Satu Nakes RSUD Morowali Sulteng Positif Corona

<p>Ilustrasi Test Covid-19</p>
Ilustrasi Test Covid-19

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi Bertambah satu terkonfirmasi positif virus corona pasien OTG terdata sebagai tenaga kesehatan atau Nakes di RSUD Morowali Sulteng.

“Satu Nakes positif corona berdasarkan hasil pemeriksaan Laboratorium kesehatan atau Labkes Kota Palu Sulteng, dari SWAB kepada 46 orang pada 15 Mei 2020,” ungkap Juru bicara masalah penanganan covid-19 Kabupaten Morowali, Ashar Ma’aruf, Sabtu 23 Mei 2020.

Ia melanjutkan, sampel pemeriksaan SWAB terkirim ke Labkes Kota Palu yaitu PDP sebanyak dua orang, OTG sebanyak tiga orang dan Tenaga kesehatan RSUD Morowali sebanyak 41 orang.

Dari total 46 orang yang di SWAB kata dia, sudah ada hasil pemeriksaan sebanyak 40 orang dan enam orang masih menunggu hasil.

“Dari 40 orang itu, 39 orang dinyatakan hasil SWAB negatif dan satu OTG terkonfirmasi positif,” jelasnya.

Dari data diketahui, hasil SWAB yang terkonfirmasi positif adalah OTG dengan kontak erat pasien terkonfirmasi positif 04 jenis kelamin perempuan, umur 31 tahun dari Kecamatan Bungku Tengah.

“Pasien merupakan tenaga kesehatan yang bertugas di salah satu ruang perawatan RSUD Morowali. Saat ini, masih menjalani isolasi mandiri di rumah. Karena pasien tanpa gejala, rencananya akan menempati salah satu ruang isolasi yang ada di RSUD Morowali untuk memudahkan dalam pengawasan, berdasarkan urutan positif,” terangnya.

Disimpulkan, pasien OTG merupakan terkonfirmasi positif virus corona 07. Dan saat ini dilakukan tracking dari yang terkonfirmasi positif. Tujuannya, untuk dilakukan intervensi sebagai langkah memutus mata rantai penularan.

Sementara itu, data terkini pandemi virus corona dari Pusdatina Sulawesi Tengah 23 Mei 2020. Menunjukkan, terkonfirmasi positif bertambah tiga.

Penambahan tiga positif virus corona di Sulawesi Tengah berasal dari Kabupaten Poso satu orang, satu dari Kota Palu dan satu dari Kabupaten Morowali Sulteng.

Dengan pertambahan tiga kasus, jumlah terkonfirmasi positif Kabupaten Poso jadi sepuluh orang (sembuh tiga orang), Kota Palu 19 orang (11 sembuh dan tiga meninggal) dan Kabupaten Morowali jadi tujuh orang (tiga orang sembuh).

Sehingga total keseluruhan terpapar virus corona se Sulawesi Tengah tembus 120 orang (diantaranya 37 orang sembuh dan empat meninggal).

Hingga saat ini, sudah sembilan kabupaten ada warganya terkonfirmasi positif virus corona. Diantaranya, 19 kasus dari Kota Palu, tiga dari Kabupaten Sigi, sepuluh dari Poso, 11 dari Tolitoli, empat dari Banggai, tujuh dari Morowali dan 13 dari Morowali Utara Sulteng.

Kemudian, kasus terkonfirmasi positif terbanyak dari Kabupaten Buol dengan 52 kasus. Dan paling sedikit adalah satu kasus dari Banggai Kepulauan Sulteng.

Sementara itu, data situs resmi pemerintah covid19.go.id pada 23 Mei 2020, menunjukkan terdapat penambahan 949 orang terkonfirmasi positif corona. Sehingga totalnya mencapai 21745 kasus.

Sedangkan, catatan data memperlihatkan meninggal akibat wabah corona adalah 1351 orang, 15145 orang dalam perawatan dan 5249 orang dinyatakan sembuh.

Laporan: Ince Hidayattullah

...

Artikel Terkait

wave

Pasien OTG, Satu Tambahan Positif Corona Kota Palu

Penambahan satu kasus positif virus corona Kota Palu Sulawesi Tengah pada 23 Mei 2020 berasal dari kasus pasien Orang Tanpa Gelaja atau OTG yang sudah dirawat di Pondok Perawatan Asrama Haji.

Gubernur Sulawesi Tengah: Zona Bebas Positif Corona Bisa Gelar Shalat Ied

Gubernur Sulawesi Tengah mengatakan zona bebas dari positif virus corona, bisa menggelar Shalat Ied.

Jelang Lebaran, Bertambah Tiga Positif Corona Sulawesi Tengah

Sehari jelang lebaran, bertambah tiga terkonfirmasi positif virus corona menurut data Pusdatina Sulawesi Tengah 23 Mei 2020.

Pemdes Sendana Parigi Moutong Salurkan BLT DD kepada Warga

Pemdes Sendana Parigi Moutong Sulawesi Tengah salurkan BLT Dana Desa atau DD kepada warga.

Parigi Moutong: Shalat Id Mesti Perhatikan Protokol Kesehatan

Pemda Parigi Moutong Sulawesi Tengah menghimbau pelaksanaan Shalat Id mesti perhatikan protokol kesehatan.

Berita Terkini

wave

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.

Maut Mengintai di Buranga: Mengapa Tambang Ilegal di Depan Mata Polres Parigi Moutong Seolah Tak Tersentuh?

Bahaya di PETI Buranga berpotensi sama dengan Tambang ilegal yang berada di gunung Nasalena. Ancaman maut reruntuhan material mengintai.


See All
; ;