Puluhan Keluarga Mengungsi Akibat Banjir di Kabupaten Morowali Utara

<p>Keterangan Foto : Banjir merendam sejumlah wilayah di Morowali Utara, (Foto/Pixabay)</p>
Keterangan Foto : Banjir merendam sejumlah wilayah di Morowali Utara, (Foto/Pixabay)

Morowali Utara, gemasulawesi – Puluhan keluarga yang ada di  Kabupaten Morowali Utara terpaksa mengungsi akibat Banjir yang terus melanda beberapa wilayah.

Delvia Parenta selaku Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Morowali Utara mengatakan lebih dari tujuh puluh sembilan keluarga mengungsi ketika rumah mereka kebanjiran dan tidak bisa dihuni.

“Tujuh Puluh Sembilan keluarga terpaksa mengungsi karena banjir yang masih belum surut,” kata Delvia.

Baca : Kronologi Rusuh Karyawan PT GNI, Telan Korban Jiwa dan Alat Berat Perusahaan Dibakar

Ia mengungkapkan bahwa ada enam belas kepala keluarga di Desa Ulula’a di Kecamatan Petasia Barati yang mengungsi akibat banjir.

Serta 23 keluarga yang ada di Desa Tompira dan 40 keluarga di Desa Bunta Kecamatan Petasia Timur.

“Warga yang mengungsi saat ini ditampung di titik-titik pengungsian di masing-masing desa,” jelasnya.

Baca : Sejumlah Titik Pengungsi Majene-Mamuju Kekurangan Stok Makanan

Ia melanjutkan, berdasarkan informasi sebelumnya dari pemerintah lebih dari 1.883 keluarga di Kecamatan Petasia Barat dan Petasia Timur terdampak banjir yang terjadi dalam beberapa hari.

Banjir juga menggenangi 22 bangunan umum, termasuk tempat ibadah, sekolah, puskesmas, dan kantor pemerintah, hal ini mengacu pada data pemerintah setempat.

“Banjir menyebabkan lebih dari seribu orang terdampak dan sejumlah fasilitas umum juga terdampak,” paparnya.

Baca : 4.841 Warga Aceh Timur Mengungsi Akibat Banjir

Selain itu, banjir juga menggenangi lebih dari seratus empat puluh tiga hektar kebun milik warga Desa Moleono di Kecamatan Petasia Barat.

Banjir dilaporkan terus menggenangi pemukiman warga Desa Bunta dan belum mereda hingga saat ini sehingga warga harus mengungsi.

“Air belum surut hingga hari keempat dan kami memperkirakan jika hujan deras akan semakin lama untuk surut,” terangnya.

Baca : 2.405 Jiwa Warga Aceh Utara Mengungsi Akibat Banjir

Ia menambahkan, pemerintah daerah Morowali Utara telah menyalurkan bantuan sembako, air bersih, perlengkapan tidur dan perlengkapan bayi kepada para pengungsi dan korban banjir.

Ia juga menuturkan jika BPBD Sulteng sudah mengambil langkah membangun posko bencana di setiap desa di Kabupaten Morowali Utara.

“Sebuah posko pemantau bencana didirikan di setiap desa untuk memberikan layanan darurat dan informasi bencana,” tutupnya. (*/Siti)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

BMKG Memprediksi Potensi Bencana Hidrometeorologi di Sulawesi Utara Akibat Cuaca Ekstrem

Berikut merupakan rilisan dari BMKG mengenai prediksi potensi bencana Hidrometeorologi yang terjadi di Sulawesi Utara.

Peringatan Dini Cuaca Buruk di Sulawesi Selatan pada 9 April 2023, Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sebagian Wilayah

Berikut merupakan sebuah peringatan dini dari BMKG tentang adanya cuaca buruk yang terjadi di Sulawesi Selatan.

Ikuti Talkshow Durian Indonesia, Pemda Parigi Moutong Berharap Durian Parigi Moutong Dikenal Dunia

Berita Parigi Moutong, gemasulawesi &#8211; Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Parigi Moutong diwakili oleh Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten Parigi Moutong Dra. Hj. Noor Wachida Prihartini S. Tombolotutu telah mengikuti launching film dokumenter dan talkshow durian Indonesia pada Sabtu, 8 April 2023 di Area Durian Store Tangerang Selatan. Noor Wachida mengatakan Pemda Parigi Moutong dalam kesiapan [&hellip;]

Hadiri Perayaan Paskah bersama GPID, Kepala Bappeda Sulawesi Tengah Minta Kerukunan Umat Beragama Tetap Terjaga

Sulawesi Tengah, gemasulawesi &#8211; Cristina Sandra Tobondo selaku Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah pada Jumat, 7 April  2022 telah menghadiri Perayaan Paskah Bersama GPID Wilayah Parigi-Poso Pesisir Selatan di Tolai Kecamatan Torue Kabupaten Parigi Moutong. Pada kesempatan itu, Kepala Bappeda menyampaikan salam hangat dari Gubernur dan Wakil Gubernur karena adanya kegiatan yang tidak kala pentingnya [&hellip;]

Waspada Gelombang Tinggi, KSOP Ternate Tunda Pelayaran Manado-Bitung dan Rute Lainnya

KSOP yang ada di Ternate melah menunda beberapa pelayaran yang sudah terjadwal, hal ini dilakukan karena adanya gelombang tinggi.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Tolong Saya (Dowajuseyo), Film Horor Hasil Kolaborasi Sineas Indonesia dan Korea Selatan

Tolong Saya (Dowajuseyo) adalah film horor hasil kolaborasi sineas Indonesia dan Korea Selatan, dibintangi Saskia Chadwick

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum


See All
; ;