Meninggal, Satu Pasien Corona Asal Morowali Sulteng

<p>Ilustrasi meninggal dunia.</p>
Ilustrasi meninggal dunia.

Berita sulawesi tengah, gemasulawesiPusdatina virus corona Sulawesi Tengah 24 Juni 2020 menyebut, satu orang pasien virus corona asal Morowali Sulteng meninggal dunia.

Satu pasien positif corona yang meninggal dunia asal Morowali Sulteng, merupakan pasien rujukan ke Makassar Sulsel pada 22 Juni 2020.

Pasien itu dipastikan meninggal positif virus corona. Setelah hasil Swabnya keluar pada 23 Juni 2020.

Dengan penambahan satu pasien positif corona meninggal asal Morowali, maka totalnya sudah lima orang meninggal dengan status positif covid-19.

Sebelumnya, Dinkes Sulteng menyebut terdapat penambahan satu orang terkonfirmasi virus corona di Morowali. Maka, totalnya sudah 13 pasien covid-19 di Morowali Sulawesi Tengah.

Baca Juga: Banjir Rendam Perbatasan Desa Tolai dan Balinggi Parigi Moutong

Selain penambahan kasus, pasien sudah sembuh di Morowali Sulteng sudah 11 orang. Jadi, tersisa dua orang terkonfirmasi positif corona masih dalam perawatan.

Secara umum di Sulteng, dengan penambahan satu kasus virus corona terbaru, maka sudah 180 kasus covid-19.

Sementara itu, sudah 12 kabupaten di Sulawesi Tengah miliki riwayat terkonfirmasi positif virus corona.

Data 12 kabupaten terkonfirmasi positif virus corona. Diantaranya, 40 kasus dari Kota Palu (31 sembuh, 3 meninggal), lima dari Kabupaten Sigi (3 sembuh), 14 dari Poso (12 sembuh), 18 dari Tolitoli (12 sembuh), 13 dari Banggai (4 sembuh), 13 dari Morowali (11 sembuh) dan 14 dari Morowali Utara (13 sembuh).

Kemudian, kasus terkonfirmasi positif terbanyak dari Kabupaten Buol dengan 57 kasus. Dan paling sedikit adalah satu kasus dari Banggai Kepulauan, satu dari Banggai Laut, dua dari Kabupaten Parigi Moutong dan dua dari Kabupaten Donggala.

Keterangan perawatan pasien positif yaitu satu di Kabupaten Morowali (1 isolasi mandiri), 6 Kabupaten Tolitoli (3 RSU Mokopido, 3 isolasi mandiri) dan 5 di Kota Palu (4 RSU Anutapura, 1 RSUD Undata).

Selanjutnya, sembilan di Kabupaten Banggai (9 Asrama BKPSDM), 5 Kabupaten Buol (2 Rusunawa, 3 RSUD Pratama Pandangaan).

Kemudian, satu di Banggai Laut (isolasi mandiri), dua di Kabupaten Parimo (1 RSU Anutapura, 1 RSUD Undata), dua di Sigi (2 RSUD Madani), dua di Kabupaten Poso (RSUD Poso) dan satu di Kabupaten Donggala (1 isolasi mandiri).

Menurut grafik gugus tugas covid-19 nasional, 72,3 persen dari terkonfirmasi positif virus corona di Sulawesi Tengah adalah dari kaum laki-laki, sedangkan 27,7 persen sisanya dari perempuan.

Sedangkan, grafik dari kelompok umur menunjukkan rentang umur 31-45 terbanyak terpapar virus corona dengan data 30,6 persen. Umur 46- 59 sebanyak 28 persen, umur <60 sebanyak 7 persen.

Kemudian, gejala demam mendominasi data medis positif virus corona sebanyak 74,3 persen, riwayat batuk 65,7 persen dan sesak nafas sebanyak 40 persen serta lemas 51,4 persen.

Dari beberapa rekam medis, terlihat 90,5 persen kondisi penyerta pasien positif virus corona adalah dengan riwayat gangguan pernafasan lainnya, diabetes melitus 19 persen, hipertensi 19 persen dan penyakit jantung 4,8 persen.

Laporan: Muhammad Rafii

...

Artikel Terkait

wave

Bertambah Satu, Positif Corona Morowali Sulteng Jadi 13 Kasus

Update gugus tugas penanganan corona Sulawesi Tengah (Sulteng) 24 Juni 2020, bertambah satu orang pasien terkonfirmasi virus corona Morowali.

Banjir Rendam Perbatasan Desa Tolai dan Balinggi Parigi Moutong

Banjir kembali menghantam wilayah perbatasan Desa Tolai dan Balinggi Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Sulawesi Tengah (Sulteng).

Bertambah Lima, Pasien Sembuh Corona Kota Palu

Data gugus tugas penanganan corona Sulawesi Tengah (Sulteng) 23 Juni 2020, bertambah lima orang pasien sembuh virus corona Kota Palu.

Pemprov Sulawesi Tengah Raih Terbaik Pertama Lomba Inovasi Daerah

Pemprov Sulawesi Tengah (Sulteng) raih terbaik pertama lomba inovasi daerah.

Parigi Moutong Optimis Raih Anggaran DID

Kabupaten Parigi Moutong Sulawesi Tengah (Sulteng) optimis bisa meraih anggaran Dana Insentif Daerah (DID).

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;