235.866 KPM di Sulawesi Tengah Telah Terima BLT BBM

<p>Ket Foto: Penerima BLT BBM (Foto/Ilustrasi Gambar)</p>
Ket Foto: Penerima BLT BBM (Foto/Ilustrasi Gambar)

Berita Sulawesi Tengah, gemasulawesi – 235.866 keluarga penerima manfaat (KPM) di Sulawesi Tengah, telah terima bantuan langsung tunai penyesuaian harga bahan bakar minyak (BLT BBM) juga bantuan sosial tunai sembako dari pemerintah pusat tahap pertama.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Sosial Sulawesi Tengah Siti Hasbiah yang dihubungi di Palu, Selasa 4 Oktober 2022.

“Secara bertahap realisasi penyaluran meningkat dari kuota yang diberikan pemerintah pusat di Sulteng menjadi 241.883 Keluarga Penerima Manfaat (KPM),” ucap Siti Hasbiah.

Ia menjelaskan, penyaluran bansos kepada masyarakat kurang mampu di Sulteng telah mencapai 98 persen, atau meningkat satu digit dibandingkan dua hari sebelumnya yang mencapai 97 persen.

Bantuan yang diberikan oleh pemerintah pusat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat terhadap penyesuaian harga BBM di tingkat nasional agar tidak terjadi inflasi yang tinggi.

“Tentunya sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat, kami memastikan bantuan ini sampai ke tempat yang dibutuhkan tepat waktu, dalam jumlah yang tepat dan dengan administrasi yang baik,” kata Hasbiah.

Menurut data yang dilansir pihaknya, penyelesaian penyaluran yang telah terima BLT BBM di berbagai wilayah 13 kabupaten/kota di Sulteng sudah 99 persen, yakni Kabupaten Donggala telah dibayarkan kepada 25.383 KK dari total kuota 25.714 KPM, Tolitoli, dengan realisasi 18.160 KK, sudah terbayar 18.423 KPM dan Kepulauan Banggai telah terbayar 3.968 penerima manfaat dari kuota 4.136 KPM.

Ia mengatakan, secara keseluruhan, penyelesaiannya lebih dari 95 persen. Artinya beban PT Pos melalui kantor pos di masing-masing daerah mengalami penurunan.

Baca: Pemkot Palu Laksanakan Program Pelayanan Kesehatan Bergerak

Ia menambahkan dari 235.866 penerima manfaat yang telah dibayarkan, sekitar 5.751 KPM masih dalam proses penutupan.

Untuk itu, pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten/Kota proaktif mengunjungi KPM untuk memastikan Kantor Pos mencari bantuan sesuai jadwal masing-masing Kota/Kelurahan.

“Masyarakat membutuhkan pendampingan, jadi saya meminta petugas lapangan untuk tidak bosan mengunjungi penerima manfaat dengan menyampaikan kemajuan kemajuan,” pungkas Hasbiah. (*Dn/Ikh)

Baca: Tragedi Stadion Kanjuruhan, Warga Sulsel Diajak Shalat Gaib

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Tragedi Stadion Kanjuruhan, Warga Sulsel Diajak Shalat Gaib

Tragedi Stadion Kanjuruhan, Warga Sulawesi Selatan (Sulsel) diajak Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Selatan, untuk menggelar shalat gaib

10 Rumah Terbakar di Makassar Diduga Akibat Arus Pendek Listrik

10 unit rumah terbakar salah satunya merupakan kantor Kelurahan Tompo Balang hangus dilalap api, dalam kejadian kebakaran di Jalan Kangkung

Kebakaran di Makassar Masih Tinggi, September 120 Kasus

Kebakaran di Kota Makassar masih tinggi, berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar, Sulawesi Selatan

Lomba Memancing Sambut Harkannas ke-9 di Parigi Moutong

Lomba memancing akan digelar di kawasan laut Parigi, pertandingan memancing rencananya dilakukan untuk sambut Hari Ikan Nasional (Harkannas)

300 Ribu Warga Parigi Moutong Terdaftar di DPB Pemilu 2024

Provinsi Sulawesi Tengah, terdaftar di Data Pemilihan Berkelanjutan (DPB) untuk Pemilihan Umum tahun (Pemilu) 2024

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;