Kemensos Verifikasi Calon Penerima Santunan Bencana Kota Palu

<p>Kemensos Verifikasi Calon Penerima Santunan Kota Palu Sulawesi Tengah. Kunjungan di Kantor Walikota Palu, Selasa 15 Juli 2020.</p>
Kemensos Verifikasi Calon Penerima Santunan Kota Palu Sulawesi Tengah. Kunjungan di Kantor Walikota Palu, Selasa 15 Juli 2020.

Berita kota palu, gemasulawesiWali Kota Palu diwakili Sekretaris daerah Kota Palu, H Asri menerima kedatangan perwakilan Kementerian Sosial RI, kunjungan untuk memverifikasi calon penerima santunan duka bencana tahap dua.

“Kami ucapkan terima kasih atas nama pemerintah dan warga Kota Palu kepada perwakilan Kemensos RI, yang merupakan Tim Verifikasi dan Validasi calon ahli waris penerima santunan duka bencana tahap II,” ungkap Sekkot Palu Asri, di ruang kerja Wali kota Palu, Selasa, 14 Juli 2020.

Sebagaimana diketahui, Desember 2019 lalu data calon ahli waris itu, telah diserahkan langsung Wali Kota Palu, Drs. Hidayat, M.Si kepada Kemensos RI.

Namun, faktor bencana non-alam Covid-19, penyaluran santunan duka tahap II sedikit terhambat.

Dalam kesempatan itu, Sekkot Asri didampingi Kepala Dinas Sosial kota Palu, Romy Sandi Agung.

Kedatangan Kasie Pemulihan Sosial Kemensos RI, Dika Yudistira Rizky ini akan melakukan verifikasi dan validasi calon ahli waris penerima santunan duka tahap II yang berjumlah 1.324 jiwa.

Dalam hal ini pejabat Kemensos RI itu, didampingi langsung Kepala Bidang Perlindungan Sosial Masyarakat Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah, Ansar.

Sebelumnya terkait rehabilitasi dan rekonstruksi, Wali kota Palu, Drs. Hidayat, M.Si memimpin langsung jalannya rapat koordinasi bencana bersama pihak terkait pada Jumat, 10 Juli 2020 di ruang rapat Bantaya kantor Wali kota Palu.

Rapat kali ini membahas tentang tambatan perahu, coastal protection, elevated road dan jembatan IV, serta permasalahan pertanahan di wilayah kelurahan yang ada di kota Palu.

Dalam kesempatan itu, dipaparkan terdapat empat tambatan perahu yang akan dibangun di sekitar tanggul pemecah ombak yang terletak di kelurahan Silae, Lere, Besusu Barat, dan kelurahan Talise.

Dari keempat tempat untuk mengikat perahu saat berlabuh baik sebelum dan sesudah bongkar muatan ini, tambatan perahu kelurahan Lere paling besar sehingga bisa menampung sekitar 200 perahu.

Dalam kesempatan tersebut juga, Wali kota Hidayat menegaskan kepada para Lurah dan Camat se-kota Palu, jangan ada pungutan bagi masyarakat dalam urusan kebencanaan baik urus surat tanah maupun lainnya.

“Saya dengar masih ada masyarakat yang diminta-minta uangnya. Mungkin bukan Lurah dan Camatnya tapi di bawahnya ini. Yang di bawah itu saya dengar minta-minta uang urus ini urus itu. Persoalan kebencanaan saya minta jangan ada pungutan-pungutan,” tutupnya.

Laporan: Muhammad Rafii

...

Artikel Terkait

wave

Covid-19 Sulawesi Tengah Terbaru, Satu Kasus Baru dan Dua Pasien Sembuh

Covid-19 Sulawesi Tengah (Sulteng) terbaru per 14 Juli 2020, tambah satu kasus baru dan dua pasien sembuh.

Parigi Moutong Darurat Banjir

Kabupaten Parigi Moutong Sulawesi Tengah darurat banjir, setelah dilanda hujan intensitas lebat selama beberapa waktu.

Data Covid-19 Sulawesi Tengah, Pasien Sembuh 166 Orang

Data Covid-19 Sulawesi Tengah per 13 Juli 2020, pasien sembuh sudah berjumlah 166 orang.

Bupati Parigi Moutong Serahkan Bantuan Bencana Banjir

Bupati Parigi Moutong menyerahkan bantuan kepada korban bencana banjir di Desa Boyantongo dan Desa Olobaru.

Peduli Bencana, Waket DPRD Parimo Faisan Badja Serahkan Bantuan

Waket DPRD Parigi Moutong disingkat Parimo Sulawesi Tengah dari Fraksi Partai Gerindra, Faisan Badja serahkan puluhan paket bantuan selimut dan sembako kepada korban bencana.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;