Kepolisian Berhasil Meringkus Pembunuh Kakak Beradik di Desa Sienjo Parimo

<p>Pelaku Berhasil Diringkus Tim Gabungan Polres Parimo.Sumber Foto/istimewa</p>
Pelaku Berhasil Diringkus Tim Gabungan Polres Parimo.Sumber Foto/istimewa

Berita Parigi moutong, gemasulawesi– Kepolisian resort Parigi moutong akhirnya berhasil meringkus pembunuh kakak beradik di Desa Sienjo Kecamatan Toribulu Kabupaten Parigi moutong (Parimo) Sulawesi tengah (Sulteng) 30 jam sejak pembantaian terjadi.

Berdasarkan informasi, pembunuh di desa sienjo berhasil ditangkap di dekat pasar toribulu, desa toribulu Kecamatan Toribulu.

Diketahui Desa toribulu berjarak tidak jauh dari Desa Sienjo yang menjadi TKP pembunuhan yang dilakukan oleh pelaku.

Hingga saat ini pihak kepolisian masih intens melakukan pemeriksaan dan pengambilan keterangan dari pelaku pembunuh kakak beradik di Desa Sienjo yang berhasil ditangkap.

“Bila rekan rekan berkenan, setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim penyidik baru kami akan berikan keterangan lebih jelas lagi,” jawab Kapolres Parigi moutong, AKBP Zulham Effendi Lubis, Sik saat coba dikonfirmasi gemasulawesi.com Minggu 19 Juli 2020.

Dikonfirmasi beberapa media, Kapolres Parigi Moutong AKBP Zulham Efendi Lubis, SIK membenarkan informasi tersebut. Zulham mengklaim telah berhasil menangkap pelaku, 30 jam setelah tindak pidana terjadi.

“Ya benar, kita telah menangkap pelaku inisial MA alias AS pada tanggal 18 Juli 2020 sekitar pukul 23.30 wita atau 30 jam setelah pelaku membantai para korban,” jelasnya. Penangkapan terhadap tersangka berlangsung pada malam hari di sekitar pasar Toribulu.

Keberhasilan itu tidak lepas dari partisipasi masyarakat yang memberikan informasi akurat terkait keberadaan pelaku pembunuhan. Saat ini tersangka masih dilakukan pemeriksaan intensif di kantor Satuan Reskrim Polres Parimo.
“Berdasarkan bukti yangg telah kita miliki, MS alias AS dipersangkakan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana”, tutupnya.

Diketahui, pembunuhan di Desa Sienjo merenggut dua nyawa kakak beradik. Selain itu ibu dari kakak beradik itu juga dalam kondisi kritis di RS Anuntaloko.

Penelusuran media ini pada sejumlah kerabat korban, diketahui ibu korban bernama Nisma telah berhasil melewati masa kritisnya. Operasi yang dilakukan pihak RS Anuntaloko akibat luka tikaman di tubuh Nisma berjalan lancar.

Pelaku Saat tertangkap. Sumber foto/Istimewa

Korban tewas akibat penikaman, An (11) dan Rara (16) telah dikebumikan di Pantai barat.

Sebelumnya diberitakan, pembunuhan diduga bermotifkan utang piutang, berdasarkan keterangan dari Nisma ibu dari dua korban tewas dua hari sebelum kejadian dia sempat menagih hutang pelaku.

Diketahui, Seorang anak berinisial (an) berusia 11 tahun asal Desa Sienjo tewas terbunuh. Ibu korban bernama Nisma ditemukan dalam kondisi terluka parah akibat tebasan dibagian perut dan badan. Sementara kakak dari korban bernama Rara ditebas dibagian jidat, lengan dan perut.

Pembunuhan diperkirakan terjadi pukul 18.30 WITA, di toko korban bernama Nisma.

Menurut sejumlah warga ada orang yang telah dicurigai melakukan pembunuhan, motif perampokan adalah dugaan awal, namun setelah dilakukan pengecekan tidak ada barang berharga korban yang hilang.

Laporan: Muhammad Irfan Mursalim

...

Artikel Terkait

wave

Korban Tewas Penikaman di Desa Sienjo Parimo Bertambah

Korban tewas akibat penikaman di Desa Sienjo Parimo bertambah. Berdasarkan informasi dokter RS Anuntaloko pukul 23.49 WITA, kakak korban pembunuhan berinisial an berusia 11 tahun bernama Rara menyusul adiknya yang telah lebih dahulu meninggal ditempat saat penikaman terjadi.

Utang Piutang Motif Dibalik Pembunuhan Warga Desa Sienjo Parimo?

Motif Utang Piutang diduga menjadi berada dibalik pembunuhan seorang Warga Desa Sienjo Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Sulawesi tengah (Sulteng) berusia 11 tahun.

Korban Pembunuhan Desa Sienjo Parimo, Anak Usia 11 Tahun

Pembunuhan seorang anak berinisial (an) berusia 11 tahun gemparkan warga desa Sienjo Kabupaten Parimo Sulawesi tengah (Sulteng).

Tertimpa Pohon Tumbang, Dua Warga Palasa Parigi Moutong Meninggal

Tertimpa pohon kelapa tumbang, dua orang di Palasa Kabupaten Parimo meninggal dunia.

Mendagri Kunjungi Sulawesi Tengah, Ini Agendanya

Mendagri kunjungi Sulawesi Tengah, cek kesiapan kesiapan pilkada serentak 2020 dan penanganan wabah covid-19.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;