Data Corona Sulawesi Tengah Hari Ini, Dua Pasien Sembuh Asal Banggai

<p>Data Corona Sulawesi Tengah Sulteng Hari Ini, Dua Pasien Sembuh Asal Banggai. Data Pusdatina Sulteng 21 Juli 2020.</p>
Data Corona Sulawesi Tengah Sulteng Hari Ini, Dua Pasien Sembuh Asal Banggai. Data Pusdatina Sulteng 21 Juli 2020.

Berita sulawesi tengah, gemasulawesiData Corona Sulawesi Tengah hari ini 21 Juli 2020, bertambah dua pasien sembuh.

Tambahan dua pasien sembuh virus corona Sulawesi Tengah hari ini, berasal dari Kabupaten Banggai. Totalnya, hari ini sudah 13 orang bebas dari covid-19.

Data corona Sulawesi Tengah hari ini, sudah 196 total kasus positif virus corona. Pasien sembuh jumlahnya 178 orang dan enam meninggal dunia. Sehingga, tersisa 12 orang sedang menjalani perawatan.

Update hingga saat ini, sudah 12 kabupaten di Sulteng miliki riwayat terkonfirmasi positif virus corona.

Secara rinci 12 kabupaten terkonfirmasi positif virus corona sebagai berikut, 44 kasus dari Kota Palu (40 sembuh, 3 meninggal), lima dari Kabupaten Sigi (5 sembuh), 16 dari Poso (14 sembuh).

Selanjutnya, 18 positif virus corona dari Tolitoli (15 sembuh), 18 dari Banggai (13 sembuh), 14 dari Morowali (12 sembuh) dan 15 dari Morowali Utara (13 sembuh).

Kemudian, kasus terkonfirmasi positif virus corona terbanyak dari Kabupaten Buol dengan 57 kasus (sembuh 57).

Dan paling sedikit adalah satu kasus positif virus corona dari Banggai Kepulauan (satu sembuh), dua dari Banggai Laut (satu sembuh), dua dari Kabupaten Parigi Moutong (dua sembuh) dan empat dari Kabupaten Donggala (tiga sembuh).

Berikutnya, keterangan perawatan pasien positif virus corona yaitu 3 Kabupaten Tolitoli (3 RSU Mokopido), 1 di Morut (1 RSUD Kolonedale) dan 1 di Kota Palu (1 RSU Anutapura).

Selanjutnya, 3 positif virus corona di Kabupaten Banggai (3 RSUD Banggai). Kemudian, satu di Kabupaten Donggala (1 isolasi mandiri), dua di Poso (1 isolasi mandiri, 1 RSUD Poso) dan satu di Kabupaten Banggai laut (1 RSUD Banggai).

Sementara itu, update perkembangan covid-19 di Indonesia tanggal 21 Juli 2020, pukul 16.00 WIB. Kasus konfirmasi 89.869, kasus sembuh 48.466, kasus meninggal 4.320 dan suspek virus corona 44.003.

Untuk istilah pasien dalam pengawasan (PDP) saat ini dikenal kembali dengan istilah kasus suspek corona. Seseorang yang memiliki salah satu dari kriteria berikut:

Pertama, orang dengan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) DAN pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala corona memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara atau wilayah Indonesia yang melaporkan transmisi lokal.

Berikutnya, orang dengan salah satu gejala atau tanda ISPA DAN pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat kontak dengan kasus konfirmasi atau probable virus corona.

Selanjutnya, orang dengan ISPA berat atau pneumonia berat yang membutuhkan perawatan di rumah sakit dan tidak ada penyebab corona lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan.

Laporan: Muhammad Rafii

...

Artikel Terkait

wave

PT. Petrokimia Gresik Promosi Sehari di Parigi Moutong

PT. Petrokimia Gresik promosi sehari di Parigi Moutong Sulawesi Tengah, guna meningkatkan ketahanan pangan.

Rentang Satu Jam, Dua Gempa Guncang Sulteng

Dua gempa bumi getarkan Sulawesi Tengah dalam rentang waktu satu jam.

Peduli Banjir Parimo, 18 Desa di Kasimbar Sumbang 1,7 Ton Beras

Peduli korban banjir Kabupaten Parimo, 18 desa di Kecamatan Kasimbar sumbang 1,7 Ton Beras.

Bantu Korban Banjir Parimo, 100 Tenaga Kesehatan Aksi Bakti Sosial

Bantu korban banjir, ratusan tenaga kesehatan dalam Gabungan Organisasi Profesi Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong Sulteng lakukan aksi bakti sosial.

Cegah Fenomena Pernikahan Dini, Kota Palu Gelar Rakor

Cegah fenomena persoalan pernikahan dini, Pemerintah Kota Palu gelar Rakor bersama pihak lain berkepentingan.

Berita Terkini

wave

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.

Maut Mengintai di Buranga: Mengapa Tambang Ilegal di Depan Mata Polres Parigi Moutong Seolah Tak Tersentuh?

Bahaya di PETI Buranga berpotensi sama dengan Tambang ilegal yang berada di gunung Nasalena. Ancaman maut reruntuhan material mengintai.

Maut di Lubang Emas Lobu: Menagih Tanggung Jawab Pengelola PETI atas Tewasnya Penambang

Emas berdarah Parigi moutong kembali telan korban jiwa, kali ini PETI berlokasi di Desa Lobu Kecamatan Moutong yang kena giliran.


See All
; ;