2021, Parigi Moutong Miliki Alumni STTD Ahli Perhubungan Darat

<p>2021, Parigi Moutong  Miliki Alumni STTD Ahli Perhubungan Darat. (Foto: Kabid Pengembangan dan Keselamatan Dinas Perhubungan Kabupaten Parigi Moutong Wahyudin A Takuloe)</p>
2021, Parigi Moutong Miliki Alumni STTD Ahli Perhubungan Darat. (Foto: Kabid Pengembangan dan Keselamatan Dinas Perhubungan Kabupaten Parigi Moutong Wahyudin A Takuloe)

Berita parigi moutong, gemasulawesiDinas Perhubungan Kabupaten Parigi Moutong Sulawesi Tengah menyebut, pada tahun 2021 sudah akan ada alumni Sekolah Tinggi Transportasi Darat atau STTD ahli perhubungan darat.

“Kerja keras menghadirkan ahli perhubungan darat di Parigi Moutong merupakan bentuk kepedulian Bupati terhadap daerah ini,” ungkap Kepala Bidang Pengembangan dan Keselamatan Dinas Perhubungan Kabupaten Parigi Moutong Wahyudin A Takuloe, di ruang kerjanya, Selasa 28 Juli 2020.

Ia mengatakan, saat ini Kabupaten Parigi Moutong telah memiliki alumni STTD lainnya. Diantaranya, ahli transportasi lalu lintas angkutan jalan dan ahli pengujian kendaraan bermotor.

Hingga saat ini lanjut dia, alumni itu sudah mengabdikan diri di wilayah Kabupaten Parigi Moutong.

“Alumni lulusan STTD semuanya berkualitas,” tegasnya.

Baja Juga: Data Virus Corona Sulteng Terbaru, 4 Kasus Baru dan 3 Pasien Sembuh

Ia melanjutlan, sejak dilakukan kerjasama (MoU) antara Pemda Parigi Moutong dengan STTD Bekasi tahun 2016 silam.

Bupati Parigi Moutong H Samsurizal Tombolotutu satu satunya Kepala daerah diberi kesempatan berpidato di depan para Civitas Akademika STTD Bekasi.

Pidato Bupati Parigi Moutong itu di SSTD Bekasi turut dihadiri para dosen dan para orang tua atau wali Taruna Taruni seluruh Indonesia. Kesempatan itu sangat berharga yang tidak sering terjadi.

“Kerjasama itu berawal dari keinginan Bupati Parigi Moutong dalam upaya peningkatan dan pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM) putra-putri daerah,” terangnya.

Sehingga, dibangun hubungan kerja sama dengan Kementerian Perhubungan melalui STTD dan pihak perguruan tinggi pun merespon kerja sama itu.

Bupati Parigi Moutong pernah mengatakan, SSTD merupakan salah satu sekolah kedinasan yang melahirkan para alumni alumni yang berkualitas di bidang transportasi darat.

Diketahui, STTD yang sekarang telah resmi menjadi Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI)-STTD.

Saat itu, acara penyerahan SK Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) tentang kebutuhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) lulusan Pola Pembibitan Daerah sekolah sekaligus meresmikan secara simbolis Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI)-STTD yang bertempat di Gedung Auditorium Giri S Hadihardjono Bekasi.

Penyerahan SK Kebutuhan PNS lulusan Pola Pembibitan Daerah STTD dilakukan langsung oleh Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) TJahjo Kumolo kepada 37 Pemerintah Daerah.

Menteri didampingi Kepala BPSDMP Sugihardjo yang mewakili Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, serta Direktur PTDI-STTD Hindro Surahmat.

Selain itu pada kesempatan ini juga dilaksanakan peresmian secara simbolis PTDI-STTD berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan No. 50 Tahun 2019 tentang Organisasi dan Tata Kerja.

Dengan demikian, selama ini yang dikenal berubah kelembagaannya menjadi Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI)-STTD.

Dengan perubahan kelembagaan ini, semoga PTDI-STTD yang akan senantiasa mampu menjawab berbagai tantangan dan memanfaatkan peluang dalam penyelenggaraan Pendidikan di Era Industry 4.0.

Serta kedepannya PTDI-STTD akan meluluskan putra putri Indonesia yang memiliki kemampuan tentang complex problem solving (kemampuan memecahkan masalah), social skill (kemampuan negosiasi, persuasi).

Serta, pembelajaran tentang process skill (kemampuan dari active listening, logical thinking dan monitoring), kemampuan system skill (kemampuan untuk melakukan professional judgement) dan pembelajaran cognitive abilities (ketrampilan) dalam bidang perhubungan.

Laporan: Muhammad Rafii/IKP

...

Artikel Terkait

wave

Pemkot Serahkan Dana Hibah Ratusan Juta ke MUI Kota Palu

Wali Kota Palu menyerahkan hibah barang milik daerah Pemkot Palu kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palu, berupa dana hibah dari Pemkot Palu senilai Rp175 juta.

Update Zonasi Risiko Covid-19, Parigi Moutong Kembali Masuk Zona Hijau

Update zonasi gugus tugas covid-19 nasional, Kabupaten Parigi Moutong kembali masuk zona hijau virus corona.

PAD Parigi Moutong dari Sektor Pajak Naik 18 Persen

Pendapatan Asli Daerah atau PAD Kabupaten Parigi Moutong Sulawesi Tengah dari sektor pajak dan retribusi alami kenaikan sebanyak 18 persen.

Kompetensi Guru di Sulteng, Dukung Suksesnya Belajar Jarak Jauh

Peningkatan kompetensi guru mata pelajaran saat pembelajaran masa new normal, jadi hasil rekomendasi rapat antar satuan pendidikan SMA, SMK, SLB dan Dikbud Provinsi Sulteng.

Kota Palu Segera Luncurkan Stimulan Bencana Tahap Tiga

Wali Kota Palu menyebut akan segera meluncurkan stimulan bencana tahap tiga.

Berita Terkini

wave

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.

Maut Mengintai di Buranga: Mengapa Tambang Ilegal di Depan Mata Polres Parigi Moutong Seolah Tak Tersentuh?

Bahaya di PETI Buranga berpotensi sama dengan Tambang ilegal yang berada di gunung Nasalena. Ancaman maut reruntuhan material mengintai.

Maut di Lubang Emas Lobu: Menagih Tanggung Jawab Pengelola PETI atas Tewasnya Penambang

Emas berdarah Parigi moutong kembali telan korban jiwa, kali ini PETI berlokasi di Desa Lobu Kecamatan Moutong yang kena giliran.


See All
; ;