Tersisa 12 Pasien Virus Corona Sulteng Dalam Perawatan Medis

<p>Tersisa 12 Pasien Virus Corona Sulteng Dalam Perawatan Medis</p>
Tersisa 12 Pasien Virus Corona Sulteng Dalam Perawatan Medis

Berita sulawesi tengah, gemasulawesiUpdate terkini virus corona Sulteng 31 Juli 2020, tersisa 12 pasien virus corona masih dalam perawatan medis.

Secara rinci 12 kabupaten terkonfirmasi positif virus corona sebagai berikut, 45 kasus dari Kota Palu (41 sembuh, 3 meninggal), lima dari Kabupaten Sigi (5 sembuh), 18 dari Poso (16 sembuh).

Selanjutnya, 18 positif virus corona dari Tolitoli (18 sembuh), 23 dari Banggai (18 sembuh, 1 meninggal), 14 dari Morowali (12 sembuh) dan 16 dari Morowali Utara (13 sembuh, 1 meninggal).

Kemudian, kasus terkonfirmasi positif virus corona terbanyak dari Kabupaten Buol dengan 57 kasus (sembuh 57).

Dan paling sedikit adalah tiga kasus positif virus corona dari Banggai Kepulauan (satu sembuh), dua dari Banggai Laut (dua sembuh), dua dari Kabupaten Parigi Moutong (dua sembuh) dan empat dari Kabupaten Donggala (tiga sembuh).

Data terupdate virus corona Sulteng, sudah 207 total kasus positif covid-19. Pasien sembuh virus corona Sulteng jumlahnya 188 orang dan tujuh meninggal dunia.

Hingga saat ini, sudah 12 kabupaten di Sulteng miliki riwayat terkonfirmasi positif virus corona.

Berikutnya, keterangan perawatan pasien positif virus corona yaitu satu di Morut (1 Isolasi Mandiri) dan satu di Kota Palu (1 RSUD Undata).

Selanjutnya, empat positif virus corona di Kabupaten Banggai (3 RSUD Banggai, 1 isolasi mandiri). Kemudian, satu di Kabupaten Donggala (1 isolasi mandiri), dua di Poso (2 isolasi mandiri) dan dua di Kabupaten Banggai Kepulauan (2 Fasilitas Pemda).

Sementara itu, update perkembangan virus corona di Indonesia tanggal 31 Juli 2020, pukul 16.00 WIB. Kasus konfirmasi 108.376, kasus sembuh 65.907, kasus meninggal 5.131 dan suspek 60.739 orang.

Untuk istilah pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona saat ini dikenal kembali dengan istilah kasus suspek. Seseorang yang memiliki salah satu dari kriteria berikut:

Pertama, orang dengan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) DAN pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara atau wilayah Indonesia yang melaporkan transmisi lokal virus corona.

Berikutnya, orang dengan salah satu gejala atau tanda ISPA DAN pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat kontak dengan kasus konfirmasi atau probable virus corona.

Selanjutnya, orang dengan ISPA berat atau pneumonia berat yang membutuhkan perawatan di rumah sakit DAN tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan.

Laporan: Muhammad Rafii

...

Artikel Terkait

wave

Wali Kota Palu Serahkan Hewan Qurban ke Sejumlah Titik

Walikota serahkan hewan qurban ke sejumlah titik di Kota Palu Sulawesi Tengah.

Asosiasi Pedagang Pasar Sentral Parigi Moutong Qurban Enam Ekor Sapi

Momen Idul Adha 2020 M, Asosiasi pedagang pasar sentral Parigi qurban enam ekor sapi.

Tekan Pernikahan Dini, Parigi Moutong Perkuat Pembinaan Remaja

Target menurunkan angka pernikahan dini, Parigi Moutong Sulawesi Tengah perkuat pembinaan remaja.

Data Terupdate Virus Corona Sulteng, Satu Kasus Baru Asal Poso

Data terupdate virus corona Sulteng 29 Juli 2020, satu kasus baru asal Kabupaten Poso.

Berikut Rancangan Pemulihan Ekonomi Kota Palu

Memasuki dua tahun pasca bencana 28 September 2018, pemulihan ekonomi secara bertahap di Sulawesi Tengah khususnya Kota Palu menunjukan peningkatan cukup baik.

Berita Terkini

wave

Gurita Tambang Ilegal: Oknum Polisi Edi Jaya Diduga Lebarkan Sayap hingga ke Desa Maleali

Tidak hanya di Mentawa Sausu Torono, Oknum polisi Edi Jaya diduga juga mulai masuk merambah ke Desa Maleali.

Rapor Merah AKBP Hendrawan: Dinilai Gagal Total Disiplinkan Anggota Penyusup Bisnis PETI dan Solar Ilegal

Kapolres Parigi moutong, Hendrawan dinilai gagal mendisiplinkan internal dalam jajarannya berkaitan keterlibatan PETI di Parimo.

Kongkalikong Tambang Ilegal? Menyoal Isu Hubungan Kekerabatan Kasat Reskrim Parigi Moutong dan Aktor PETI

Siapa Andre? Bos PETI yang disebut-sebut memiliki hubungan darah dengan Kasat Reskrim Parigi Moutong Anugerah S Tarigan.

Inilah Sinopsis Film Horor Komedi Sekawan Limo 2: Gunung Klawih, Melanjutkan Petualangan Mendebarkan dari Lima Sahabat

Geng Sekawan Limo kembali dalam film baru, mengisahkan petualangan mereka di Gunung Klawih yang penuh kelucuan dan ketakutan

Dugaan Kerabat Dekat Kasatreskrim Parigi Moutong Terlibat PETI Kebal Hukum, Propam Polda Turun Tangan

Kabid Propam Polda Sulteng Roy Satya Putra, S.I.K. berikan perhatian khusus terkait dugaan skandal Kasatreskrim Parigi moutong, Tarigan.


See All
; ;