Wartawan Mamuju Tengah Tewas, SMSI Sulteng Desak Investigasi

<p>Wartawan Sulawesi Barat Sulbar Tewas, SMSI Sulawesi Tengah Sulteng Desak Investigasi (Foto: Ist)</p>
Wartawan Sulawesi Barat Sulbar Tewas, SMSI Sulawesi Tengah Sulteng Desak Investigasi (Foto: Ist)

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi– Serikat Media Siber Indonesia disingkat SMSI Provinsi Sulteng desak Polisi investigasi kasus wartawan Mamuju Tengah Sulbar yang tewas beberapa waktu lalu.

“Saya mengecam tindakan kriminalisasi terhadap wartawan Mamuju Tengah Sulbar bernama Demas Laira, yang berujung korban tewas,” ungkap Ketua SMSI Sulteng Mahmud Matangara, dikutip dari Portalsulawesi, Kamis 20 Agustus 2020.

Ia menyampaikan rasa turut berduka cita kepada keluarga korban, mewakili rekan rekan wartawan di Sulteng.

Kasus yang dialami Demas Laura Ini kata dia, merupakan kejahatan kemanusiaan. Wartawan dalam bekerja dilindungi Undang-Undang Pers No 40 tahun 1999. Jika ada orang merasa dirugikan silahkan mengadu ke Dewan Pers.

“Jadi, jangan pakai cara brutal. Ini tindakan keji,” tegasnya.

Pihaknya mendesak aparat Kepolisian untuk segera mengungkap dan menangkap pelaku yang sudah bertindak diluar nalar itu.

Ia menjelaskan, apabila kurang nyaman dengan sebuah produk berita, maka solusinya bisa diselesaikan sesuai dengan jalur yang diatur dalam undang undang. Sehingga, terhindar dari tindakan brutal dan premanisme.

Kronologis Kematian Demas Laira

Almarhum Demas Laira ditemukan tewas dengan beberapa luka tusukan, akibat benda tajam, Kamis dini hari 20 Agustus 2020.

Korban yang keseharian bekerja sebagai wartawan online diketahui beralamat di Dusun Marga Mulya, Desa Bambadaru, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah.

Penemuan jenazah korban awalnya dikira kecelakaan lalu lintas, setelah olah TKP oleh Polisi ditemukan adanya indikasi pembunuhan.

Kasat Reskrim Polres Mamuju Tengah (Mateng) Iptu Agung Setyo Negoro mengungkapkan, Demas Laira ditemukan tewas dipinggir jalan poros wilayah Dusun Salu Bijau, Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, dini hari  sekira pukul 02.00 WITA.

“Awalnya kami kira korban kecelakaan lalu lintas. Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) menemukan indikasi pembunuhan,” tutur seorang saksi disekitar TKP pembunuhan, Agung.

Dari hasil pemeriksaan kepolisian, di tubuh Demas Laira wartawan Kabardaerah itu ditemukan luka tusuk sebanyak tujuh kali, di bagian ketiak kiri hingga tembus bagian dada.

“Setelah melakukan olah TKP, kami membawa Demas ke Rumah Sakit RS Satelit Mamuju Tengah, untuk melakukan visum,” katanya.

Ia melanjutkan, selain adanya indikasi pembunuhan pihaknya juga menemukan sejumlah barang di sekitar temuan jenazah Demas.

“Kami sudah mengamankan motor milik korban, kartu identitas korban, serta sepatu sebelah kanan yang belum kami tahu siapa pemiliknya,” ungkapnya.

Polisi masih terus berupaya mengungkap pelaku pembunuhan keji tersebut ,Jenazah Demas  sudah diambil pihak keluarganya untuk dilakukan proses pemakaman.

Laporan: Muhammad Rafii

...

Artikel Terkait

wave

SKB CPNS Parimo 2020, Ini Jadwal Pelaksanaannya

Panselda CPNS Kabupaten Parimo Provinsi Sulteng mengumumkan jadwal pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) berbasis Computer Assisted Test (CAT) formasi tahun 2019.

Satu Warga Moutong Timur Parimo Positif Corona

Gugus tugas penanganan virus corona Kabupaten Parimo Sulawesi Tengah (Sulteng) menyebut, satu warga Moutong Timur terkonfirmasi positif virus corona.

Lima Kasus Baru Corona Sulteng, Tiga Asal Parimo

Pusdatina Sulteng merilis penambahan lima kasus baru virus corona. Tiga diantaranya berasal dari Kabupaten Parigi Moutong (Parimo).

Ujian SKB di BKN Gorontalo, Ini Jadwal Intansi Pemda Parimo Sulteng

Panselda keluarkan jadwal ujian SKB CPNS di UPT BKN Gorontalo untuk seluruh instansi termasuk Pemda Parimo.

Polisi Pulangkan Jenazah ABK Kapal Fu Yuan Yu Asal Donggala Sulteng

Polda Kepri pulangkan jenazah ABK Kapal Fuan Yu asal Donggala Sulteng.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;