BMKG: Waspadai Daerah Rawan Longsor di Sulteng

<p>Foto: Citra Satelit BMKG Pergerakan Cuaca.</p>
Foto: Citra Satelit BMKG Pergerakan Cuaca.

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi– Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG Kelas II Palu, Sulawesi Tengah, memberikan peringatan untuk mewaspadai daerah rawan longsor di Sulteng.

“Sejumlah daerah rawan longsor di Sulteng mesti mendapat perhatian, terutama saat intensitas hujan yang sangat tinggi dalam sepekan kedepan,” ungkap Prakirawan cuaca BMKG Kelas II Palu, Moh Fathan, di Kota Palu, Senin 25 Januari 2021.

Ia mengatakan, daerah rawan longsor di Sulteng yang harus diwaspadai itu seperti Kota Palu, Kabupaten Sigi, Donggala, Poso, Morowali Utara dan juga Banggai.

Saat ini kata dia, sudah mulai memasuki musim hujan. Pada masa peralihan ini potensi-potensi pertumbuhan awan hujan lebih tinggi dari biasanya.

Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Sulawesi Tengah 21 Desember 2020

“Untuk wilayah Sulteng berpotensi hujan disertai dengan petir dan angin kencang, yang biasa terjadi dari siang hingga malam hari. Jadi, diharap waspada terkait potensi cuaca buruk yang bisa menyebabkan bencana seperti banjir dan longsor,” tuturnya,

Selain rawan longsor di Sulteng, BMKG Kelas II Palu menyebut curah hujan di Kota Palu akan terjadi lagi bahkan lebih tinggi. Pada bulan Mei hingga Juni 2021, dan kemudian terjadi lagi akhir tahun.

BMKG Kelas II Palu menghimbau untuk lebih hati-hati terkait potensi cuaca buruk yang selama sepekan kedepan. Terutama kepada warga yang bermukim di wilayah langganan banjir, untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Tingkatkan kewaspadaan saat beraktivitas diluar ataupun saat beristirahat di rumah. Dan untuk selalu memperhatikan cuaca dan alam-alam sekitar. Serta selalu mamantau info-info dari BMKG Kelas II Palu, khususnya daerah rawan longsor di Sulteng,” tuturnya.

Baca juga: Peringatan Dini Cuaca BMKG di Sulawesi Tengah

Waspada Cuaca Ekstrem di Puncak Musim Hujan

Sesuai prediksi BMKG yang disampaikan sejak Oktober 2020 yang lalu, puncak Musim Hujan akan terjadi di bulan Januari dan Februari 2021.

Saat ini di bulan Januari 2021 memang tercatat sebagian besar Wilayah Indonesia, yaitu 93% dari 342 Zona Musim telah memasuki musim hujan.

Untuk itu, BMKG Kelas II Palu terus meminta kepada nasyatakat dan seluruh pihak untuk tetap terus mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang cenderung meningkat. Dan berpotensi berdampak pada bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang atau daerah rawan longsor di Sulteng.

Baca juga: Zona Hijau dan Kuning di Sulteng Bisa Belajar Tatap Muka

Laporan: Muhammad Rafii

...

Artikel Terkait

wave

Dinas PUPRP Buka Pendaftaran Fasilitator Sanimas Parimo

Dinas PUPRP Parigi Moutong, Sulawesi Tengah buka program pendaftaran fasilitator Sanimas Parimo dan TPS3R, dibuka mulai 26 - 31 Januari 2021

Nakes Positif Covid 19, Puskesmas Birobuli Palu Tutup Tiga Hari

Karena Tenaga kesehatan atau Nakes Birobuli positif covid, Pusat Kesehatan Masyarakat atau Puskesmas Birobuli Palu tutup selama tiga hari.

Puluhan Desa Ikuti Pilkades Parimo 2021

Setelah sempat tertunda, Pilkades Parimo 2021 akan segera digelar. Puluhan desa dijadwalkan akan ikuti kontestasi enam tahunan itu.

BNPB: Perpanjangan Tanggap Darurat Sulbar untuk Tangani Pengungsi

BNPB menyebut perpanjangan tanggap darurat Sulbar untuk tangani pengungsi selama dua pekan, pasca bencana gempa magnitudo 6,2 Majene-Mamuju.

Gempa Getarkan Sigi Sulteng, Kekuatan Magnitudo 3,4

BMKG merilis gempa getarkan Sigi Sulteng. Kekuatannya hingga Magnitudo 3,4.Data BMKG 23 Januari 2021 pukul 21.25 Wita pada kedalaman 7 Km.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;