Gempa Kembali Getarkan Majene, Magnitudo 4,4

<p>Foto: Rilis Gempa Majene, 31 Januari 2021.</p>
Foto: Rilis Gempa Majene, 31 Januari 2021.

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi– BMKG merilis gempa kembali getarkan Majene, Sulawesi Barat, berkekuatan magnitudo 4,4.

Data BMKG 31 Januari 2021 pukul 20.13 Wita, tercatat epicentrum gempa kembali getarkan Majene itu berada di darat, 45 Km arah timur laut Majene, Sulawesi Barat.

Lokasi gempa kembali getarkan Majene, Sulawesi Barat, berada di 3,14 Lintang Selatan – 119,09 Bujur Timur, pada kedalaman 14 Km.

Berdasarkan laporan masyarakat, gempabumi ini dirasakan III MMI di Majene, II MMI di Mamuju, II MMI di Mamasa dan II MMI di Polman. Hasil pemodelan menunjukkan gempabumi tidak berpotensi tsunami.

Baca juga: Gempa 5,4 SR Guncang Mamuju Tengah, Terasa Hingga Majene

Sebelum gempa kembali getarkan Majene, Sulawesi Barat, M 4,4 hari ini, BMKG menyebut gempa Majene beberapa waktu lalu dipicu adanya Sesar Naik Mamuju atau Mamuju Thurst.

Di sisi lain, BMKG juga mengatakan, gempa susulan masih akan terjadi seperti lazimnya pasca terjadi gempa kuat.

Sehingga, masyarakat diimbau tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan gempa susulan yang kekuatannya signifikan.

Selain itu, gempa susulan signifikan juga dapat memicu adanya longsoran landslide dan runtuhan batu rockfall. Makanya, masyarakat di kawasan perbukitan dengan tebing curam agar perlu waspada.

Belajar dari sejarah, pesisir Majene, Sulawesi Barat, pernah dilanda gelombang tsunami yang dipicu adanya gempa bumi seperti pada tahun 1969. Maka, masyarakat khususnya yang berada di wilayah pantai atau pesisir agar waspada. Apabila merasakan gempa bumi kuat agar segera menjauhi pantai.

Warga juga perlu mengetahui apa itu skala MMI gempa. Berikut informasi yang dapat dipelajari:

I skala MMI berarti getaran gempa bumi tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang.

II MMI, getaran atau goncangan gempa bumi dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung seperti lampu gantung bergoyang.

III MMI, getaran gempa bumi tektonik dirasakan nyata dalam rumah. Getaran terasa seakan-akan ada naik di dalam truk yang berjalan.

IV MMI, pada saat siang hari, gempa bumi dapat dirasakan orang banyak di dalam rumah, beberapa orang di luar rumah, gerabah pecah, jendela atau pintu bergoyang hingga berderik dan dinding berbunyi.

Terkait gempa kembali getarkan Majene, Sulawesi Barat, BMKG mengingatkan warga untuk selalu waspada dan mencari informasi terkait gempa getarkan Morowali dari sumber yang dapat dipercaya.

Baca juga: Tim Medis Parimo Cek Kesehatan 100 Warga Korban Gempa Majene

Laporan: Muhammad Rafii

...

Artikel Terkait

wave

Tekan Pandemi, TNI-Polri di Tolitoli Galakkan Operasi Disiplin Prokes

Bertambahnya kasus baru positif covid 19, membuat TNI-Polri di Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah, galakkan operasi disiplin Prokes. #GemasulawesiTolitoli

Ratusan Anak Daerah Berpeluang Masuk Industri Perikanan Parimo

Ratusan anak daerah berpeluang masuk ke industri perikanan Parimo, Sulawesi Tengah, setelah KKP memberikan kuota kepada Pemkab Parimo.

Vaksin Tiba, Awal Februari Vaksinasi Perdana di Buol

Ribuan vaksin telah tiba, Satgas Penanganan Covid 19 memulai vaksinasi perdana di Buol, Sulawesi Tengah, pada awal Februari 2021.

Dinas PUPRP Parigi Moutong Siapkan Program Pemutihan IMB

Target membenahi sektor perizinan sesuai amanat Peraturan daerah, Dinas PUPRP Parigi Moutong, Sulawesi Tengah siapkan program pemutihan IMB.

Satu ASN Meninggal Terpapar Covid 19 di Poso

Pandemi virus corona kembali memakan korban. Kali ini satu ASN meninggal terpapar covid 19 di Dinas PUPR Poso, Sulawesi Tengah.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;