35 Warga Terjaring Operasi Yustisi di Banggai

<p>Foto: Operasi Yustisi Penegakan Prokes di Banggai, Sulawesi Tengah.</p>
Foto: Operasi Yustisi Penegakan Prokes di Banggai, Sulawesi Tengah.

Berita banggai, gemasulawesi– Sebanyak 35 warga terjaring operasi yustisi di Banggai, Sulawesi Tengah, dalam upaya mencegah penyebaran pandemi covid 19.

“Puluhan warga maupun pengendara yang terjaring lantaran tidak menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah,” ungkap Kapolsek Toili AKP Candra, di Banggai, Rabu 10 Februari 2021.

Ia mengatakan, mereka itu terjaring dalam operasi pendisiplinan protokol kesehatan yang digelar di depan Terminal Desa Rusa Kencana dan Pasar Rakyat Desa Tirta Kencana sebanyak.

Mereka yang terjaring operasi yustisi di Banggai itu diberikan teguran dan sanksi sosial pungut sampah.

Baca juga: Operasi Yustisi Protokol Kesehatan, Satgas Covid 19 Parimo Jaring 50

“Sanksi diharapkan bisa memberikan meningkatkan kepedulian warga atas bahaya covid 19,” sebutnya.

Selain menjaring warga tidak taat protokol kesehatan, petugas gabungan juga membagikan masker kepada mereka sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan.

Dan memberikan edukasi serta menyampaikan Instruksi Presiden Nomor 6 tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid 19.

Baca juga: Polisi Amankan Lima Pemuda karena Ikut Balap Liar di Toili

Baca juga: BNNP Sulteng: Sosialisasi Penting Cegah Kasus Narkoba

“Kita juga menyampaikan surat edaran Bupati Banggai Nomor 443.1/0095/Dinkes, tanggal 25 Januari 2021 tentang larangan dan pembatasan segala bentuk kerumunan pencegahan Covid 19,” sebutnya.

Pihaknya berharap lapisan masyarakat dapat sadar akan pentingnya mematuhi protokol kesehatan dan menjaga pola hidup bersih di tengah pandemi covid 19 saat ini.

“Sasaran penyemprotan disinfektan adalah ruang publik seperti Mapolsek Toili, Kantor Camat, rumah-rumah ibadah dan pasar rakyat,” tuturnya.

Baca juga: Ratusan Warga Parimo Terjaring Operasi Yustisi Gabungan

Baca juga: Terdakwa Korupsi DKP Parigi Moutong Ajukan Pengalihan Status Tahanan

Kemudian, jajaran Polsek Toili, Koramil, Puskesmas dan Pemerintah di Kecamatan Toili, lakukan penyemprotan disinfektan.

Sebanyak 10 unit alat penyemprotan yang digunakan hari ini.

“Kami akan terus bersinergi sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara,” tutup AKP Candra.

Baca juga: Operasi Yustisi Kota Palu, Ratusan Warga Terkena Sanksi

Baca juga: Gelontoran 1,3 Miliar Rupiah, Tekan Pandemi Covid di Palu

Laporan: Rahmat

...

Artikel Terkait

wave

Polisi Amankan Motor Knalpot Bising di Banggai

Jajaran Polsek Batui, Banggai, Sulawesi Tengah, mengamankan sejumlah sepeda motor yang menggunakan knalpot bising, saat operasi KRYD.

Kejari Tahan Ketua DPC PDIP Parimo Terdakwa Dugaan Korupsi Aset DKP

Kejari tahan Ketua DPC PDIP Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, terdakwa SS dugaan korupsi aset DKP tahun 2012, bersama HL dan MT.

Peringatan Dini Cuaca Sulteng 10 Februari 2021

BMKG keluarkan peringatan dini cuaca Sulteng 10 Februari 2021, kepada masyarakat luas.

BNNP Sulteng: Sosialisasi Penting Cegah Kasus Narkoba

Badan Narkotika Nasional atau BNNP Sulawesi Tengah menyebut sosialisasi di media cetak, elektronik, sosial penting cegah kasus Narkoba.

Polsek Luwuk Lakukan Penyemprotan Cairan Disinfektan di Pelabuhan

Polsek Luwuk melakukan penyemprotan cairan disinfektan di Kompleks Pelabuhan Rakyat, Kelurahan Bungin, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;