Bulukumba Sulawesi Selatan Terperangkap dalam Guyuran Hujan pada 27 November 2023

<p>Ket Foto: Ilustrasi foto hujan (Foto/Pixabay/Hujan)	</p>
Ket Foto: Ilustrasi foto hujan (Foto/Pixabay/Hujan)

Sulawesi Selatan, gemasulawesi – Pada tanggal 27 November 2023, situasi cuaca ekstrem di wilayah Sulawesi Selatan diprediksi akan tetap berlangsung, menciptakan dampak yang signifikan.

Perkiraan cuaca menyiratkan bahwa beberapa wilayah di Sulawesi Selatan akan terus menerima pengaruh cuaca ekstrem, dengan potensi hujan sepanjang hari dari pagi hingga malam.

Pada awal hari, hujan diperkirakan akan mengguyur beberapa wilayah di Sulawesi Selatan seperti wilayah Palopo dan Masamba, memberikan awal yang basah bagi penduduk setempat.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Sulawesi Utara 25 November 2023: Perubahan Drastis Terjadi pada Siang dan Malam Hari

Sementara itu, cuaca yang kurang bersahabat di pagi hari ini dapat memberikan tantangan ekstra bagi aktivitas sehari-hari dan transportasi di daerah tersebut.

Menuju siang hari, hujan akan meluas ke berbagai wilayah, mencakup Pare-Pare, Pinrang, Rantepao, Sengkang, Bantaeng, Barru, Sungguminasa, Takalar, Watampone, Pangkajene dan Kepulauan, Jeneponto, Makale, Makassar, Malili, Maros, Sidenreng, Bulukumba, Enrekang, Masamba, Palopo, Sinjai, dan Watan Soppeng.

Proyeksi cuaca ini menunjukkan bahwa intensitas hujan dapat bervariasi di setiap wilayah, dengan dampak yang mungkin beragam.

Baca juga: Antisipasi Bencana Alam: Cuaca Ekstrem Menerjang Sulawesi Selatan dengan Ancaman Hujan Lebat Disertai Angin Kencang pada 26 November 2023

Ketika matahari mencapai puncaknya di siang hari, berbagai kota dan daerah di Sulawesi Selatan diperkirakan akan terus menerima curahan hujan, menambah tingkat kelembaban dan mempengaruhi aktivitas sehari-hari warga.

Kondisi ini juga dapat memberikan tekanan tambahan pada sistem drainase dan infrastruktur perkotaan, meningkatkan risiko banjir dan gangguan lainnya.

Pada malam hari, perkiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa hujan akan melanda kembali beberapa wilayah, termasuk Palopo, Masamba dan Malili.

Baca juga: Diduga Ponpes Al-Zaytun Lakukan Jasa Pencucian Uang, PPATK Butuh Lakukan Penyelidikan

Ini menandakan bahwa cuaca ekstrem di Sulawesi Selatan mungkin terus berlanjut hingga malam hari, memberikan tantangan lebih lanjut bagi masyarakat setempat dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Penting untuk dicatat bahwa prakiraan cuaca ini dapat berubah, dan informasi terbaru harus selalu diakses dari sumber yang terpercaya.

Cuaca ekstrem seperti ini memerlukan kewaspadaan dan kesiapan masyarakat dan pihak terkait untuk mengurangi dampak potensial, termasuk pelaksanaan tindakan darurat jika diperlukan.

Baca juga: Antisipasi Cuaca Ekstrem di Morowali Sulawesi Tengah: Kesiapan Menghadapi Dampak Perlu Dilakukan pada 25 November 2023

Dengan adanya situasi cuaca ekstrem yang diantisipasi, penting bagi warga Sulawesi Selatan untuk tetap waspada, mengikuti perkembangan informasi cuaca terkini dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan.

Keamanan dan kesejahteraan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam menghadapi tantangan cuaca yang tidak terduga ini. (*/Riski Endah Setyawati)

...

Artikel Terkait

wave

MKTI Adakan Anniversary 1 Dekade, Camat Parigi Utara Akui Sangat Mengapresiasi Acara

Kemarin, Magau King Toboli Indonesia menyelenggarakan anniversary 1 dekadenya di Kecamatan Parigi Utara, Parigi Moutong.

Bitung Sulawesi Utara Siaga Cuaca Ekstrem: Antisipasi Dampak Besar pada 26 November 2023

Pada 26 November 2023 wilayah Sulawesi Utara akan tetap terdampak oleh cuaca ekstrem seperti hari-hari sebelumnya.

Tantangan Alam di Touna Sulawesi Tengah: Ancaman Cuaca Ekstrem Berpotensi Melanda pada 26 November 2023

Pada 26 November 2023 wilayah Sulawesi Tengah akan terdampak cuaca ekstrem dan salah satu wilayah yang terdampak adalah Touna.

Antisipasi Bencana Alam: Cuaca Ekstrem Menerjang Sulawesi Selatan dengan Ancaman Hujan Lebat Disertai Angin Kencang pada 26 November 2023

Pada 26 November 2023 wilayah Sulawesi Selatan akan tetap terdampak oleh cuaca ekstrem yang membutuhkan kewaspadaan masyarakat sekitar.

Buka Porseni dalam Rangka Peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI, PJ Bupati Parigi Moutong Ingatkan Pendidik untuk Terus Lakukan Inovasi

PJ Bupati Parigi Moutong, Richard Arnaldo, membuka Porseni tingkat Kecamatan Ampibabo dalam rangka HUT PGRI dan Hari Guru Nasional.

Berita Terkini

wave

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.

Di Balik Sidak Dispenser BBM Parigi: Menantang Nyali Satreskrim Tangkap Aktor Intelektual Penimbun Solar Subsidi

Polres Parigi Moutong lakukan uji tera dan Sidak sejumlah SPBU di Parigi moutong, sehubungan dengan gencarnya kritikan berkaitan BBM Ilegal

Gurita Tambang Ilegal: Oknum Polisi Edi Jaya Diduga Lebarkan Sayap hingga ke Desa Maleali

Tidak hanya di Mentawa Sausu Torono, Oknum polisi Edi Jaya diduga juga mulai masuk merambah ke Desa Maleali.

Rapor Merah AKBP Hendrawan: Dinilai Gagal Total Disiplinkan Anggota Penyusup Bisnis PETI dan Solar Ilegal

Kapolres Parigi moutong, Hendrawan dinilai gagal mendisiplinkan internal dalam jajarannya berkaitan keterlibatan PETI di Parimo.


See All
; ;