Akibat Cuaca Buruk, Kapal Nelayan Tenggelam di Parigi Moutong

<p>Foto: Sat Polairud Menolong kru dan ABK KM Bintang Timur yang Tenggelam di Perairan Parimo, Sulteng. Kamis 18 Februari 2021.</p>
Foto: Sat Polairud Menolong kru dan ABK KM Bintang Timur yang Tenggelam di Perairan Parimo, Sulteng. Kamis 18 Februari 2021.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=H7qExROoOJo[/embedyt]

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Akibat hempasan angin dan ombak karena cuaca buruk, kapal nelayan tenggelam di perairan Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

“Kapal nelayan KM Bintang Timur kapasitas 20 GT yang tenggelam itu berasal dari Kabupaten Donggala,” ungkap Kasat Polairud, AKP Sunarto mewakili Kapolres Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Kamis 18 Februari 2021.

KM Bintang Timur kata dia, sempat terombang-ambing di tengah laut. Lalu, mengalami mati mesin sebelum akhirnya kapal nelayan tenggelam.

Kapal nelayan tenggelam di wilayah perairan antara Desa Sausu Piore dan Desa Sausu Tambu Kecamatan Sausu, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Persis di titik kordinat 0⁰ 50′ 807″ S – 120⁰ 37′ 500″ E.

“KM Bintang Timur beranggotakan 20 orang Anak Buah Kapal (ABK) dan dinakhodai Andi (40),” jelasnya.

Baca juga: Kapal Bermuatan Sembako Tenggelam di Donggala Sulteng

Ia mengatakan, KM Bintang Timur berangkat dari Kabupaten Poso menuju rompon milik Culo di wilayah perairan antara Desa Sausu Piore, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Rabu 17 Februari 2021. Dengan memakan waktu perjalanan sekitar enam jam

Saat kapal nelayan itu sudah membuang jangkar di sebuah rumpon, tiba-tiba cuaca berubah menjadi buruk. Kemudian, diterjang ombak dan angin dengan cukup keras dan mesin kapal sudah tidak bisa dinyalakan.

Tidak lama berselang, air laut masuk ke dalam kapal dan sekitar pukul 05.00 Wita Kamis 18 Februari 2021, seluruh badan kapal nelayan tenggelam.

“Kru dan ABK kapal langsung melompat ke laut dan berusaha menyelamatkan diri ke sebuah rakit,” sebutnya.

Ia melanjutkan, tidak lama ada sebuah perahu nelayan juga ikut menyelamatkan para ABK KM Bintang Timur.

Sekitar pukul 07.30 Wita, kapal patroli Type C2 KP XIX-2009 dinahkodai Aiptu Andri Suyanto, langsung menuju lokasi tenggelamnya KM Bintang Timur. Dibantu warga Desa Tambu serta Ketua BPD Desa Tambu.

Kapal patroli Polairud Polres Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, tiba di lokasi sekitar pukul 09.00 Wita. Petugas melihat kapal nelayan tenggelam dan para kru serta ABK terombang-ambing di sebuah rakit.

“Kami mengevakuasi kru dan ABK kapal ke dermaga Desa Sausu Tambu. Kondisi mereka selamat seluruhnya,” tutupnya.

Baca juga: Puluhan Rumah Rusak Akibat Hantaman Ombak di Torue Parimo

Laporan: Muhammad Rafii

...

Artikel Terkait

wave

Lapas Parigi Terapkan Zona Integritas WBK

Lapas Parigi, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, terapkan zona integritas WBK dalam rangka mewujudkan tata nilai budaya kerja profesional.

Diguyur Hujan Semalaman, Desa Sendana Terendam Banjir

Akibat diguyur hujan semalaman, sejumlah rumah warga di Desa Sendana terendam banjir, akibat meluapnya air sungai antara Kasimbar Induk.

Sigi dan Kota Palu Jadi Titik Pemasangan Alat Deteksi Likuefaksi

BPBD Sulawesi Tengah rencana memasang alat deteksi likuefaksi di dua titik yaitu Kabupaten Sigi dan Kota Palu, lokasi terjadinya likuefaksi.

Polisi Musnahkan 2,5 Ton Miras Tradisional Cap Tikus di Banggai

Polsek Toili musnahkan 2,5 ton miras cap tikus di Banggai, Sulawesi Tengah.

Akademisi Rekomendasi 14 Poin Penanganan Stunting Parigi Moutong

Akademisi dari Universitas Tadulako Palu, rekomendasi 14 poin penanganan stunting di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Berita Terkini

wave

Skandal Galian C Sausu Taliabo: Keruk Bumi Pakai Solar Subsidi, Dewo Satria Kebal Hukum?

Aktivitas tambang galian C ilegal diduga milik Dewo Satria beraktifitas lancar dan lolos dari pantauan Unit Tipidter Polres Parigi moutong.

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.


See All
; ;