Banjir di Touna, Rendam Tiga Desa dan Hanyutkan Empat Rumah

<p>Foto: (Banjir di Kabupaten Tojo Una-una, Sulteng/kumparan)</p>
Foto: (Banjir di Kabupaten Tojo Una-una, Sulteng/kumparan)

Berita touna, gemasulawesi– Banjir di Touna, Sulawesi Tengah, rendam tiga desa dan hanyutkan empat rumah.

“Data sementara akibat banjir itu, empat rumah hanyut dan 20 rumah lainnya tergenang,” ungkap Kepala Basarnas Palu, Andrias Hendrik Johannes dalam rilis resmi, Kamis 18 Februari 2021.

Tiga desa terendam banjir di Touna, Sulawesi Tengah adalah Desa Mawomba, Kecamatan Tojo Barat, serta Uekuli dan Tayawa di Kecamatan Tojo.

Ia mengatakan, akibat hujan yang sangat lebat menyebabkan sungai di daerah itu meluap dengan ketinggian air sekitar 50 centimeter hingga satu meter.

Kejadian banjir di Touna itu pertama kali dilaporkan anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Touna, Fadly sekitar pukul 18.00 WITA, kepada Basarnas Palu.

“Kejadian banjir rendam tiga desa itu sekitar pukul 14.00 WITA,” sebutnya.

Baca juga: Banjir Desa Bambalemo Parimo, Jalan Amblas dan Satu Rumah Hanyut

Dari informasi itu, tim Basarnas dari Pos SAR Parigi sebanyak empat personel langsung menuju ke titik banjir di Touna, pukul 18.30 WITA, Kamis 18 Februari 2021.

Ia mengatakan, Tim SAR yang diturunkan ke lokasi banjir di Tojo una-una, Sulawesi Tengah, diperkirakan sampai sekitar pukul 22.30 WITA.

Terkait cuaca, diketahui BMKG telah mengeluarkan informasi cuaca pada Februari 2021 Dasarian II. Umumnya diprakirakan curah hujan berada dikriteria rendah hingga menengah (0–150 mm/dasarian).

Wilayah yang diprakirakan mengalami hujan kategori menengah (50–150 mm/dasarian) berada di sebagian besar Sumatera, sebagian besar Kalimantan, sebagian besar Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian besar Sulawesi, Malut dan Maluku, sebagian besar Papbar dan Papua.

Wilayah yang diprakirakan mengalami hujan kategori rendah (kurang dari 50 mm/dasarian) berada di sebagian kecil Aceh, Sumut, Riau, dan Bangka Belitung, P. Kalimantan bagian barat, sebagian kecil Sulawesi.

Sementara terkait perkembangan musim, berdasarkan jumlah ZOM, 95.61% wilayah Indonesia sudah masuk musim hujan. Wilayah yang sedang mengalami musim hujan meliputi Pulau Sumatera, Pulau Bangka, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Pulau Kalimantan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan bagian barat, sebagian Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, sebagian besar Maluku, Papua Barat dan Papua.

Ia menambahkan, saat ini belum bisa dipastikan jika ada korban jiwa pada saat terjadinya musibah banjir di Touna.

Baca juga: Polisi Lacak Jaringan Curanmor Poso

Laporan: Muhammad Rafii

...

Artikel Terkait

wave

Akibat Cuaca Buruk, Kapal Nelayan Tenggelam di Parigi Moutong

Akibat hempasan angin dan ombak karena cuaca buruk, kapal nelayan tenggelam di perairan Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Lapas Parigi Terapkan Zona Integritas WBK

Lapas Parigi, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, terapkan zona integritas WBK dalam rangka mewujudkan tata nilai budaya kerja profesional.

Diguyur Hujan Semalaman, Desa Sendana Terendam Banjir

Akibat diguyur hujan semalaman, sejumlah rumah warga di Desa Sendana terendam banjir, akibat meluapnya air sungai antara Kasimbar Induk.

Sigi dan Kota Palu Jadi Titik Pemasangan Alat Deteksi Likuefaksi

BPBD Sulawesi Tengah rencana memasang alat deteksi likuefaksi di dua titik yaitu Kabupaten Sigi dan Kota Palu, lokasi terjadinya likuefaksi.

Polisi Musnahkan 2,5 Ton Miras Tradisional Cap Tikus di Banggai

Polsek Toili musnahkan 2,5 ton miras cap tikus di Banggai, Sulawesi Tengah.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;