Petani di Parigi Moutong Tumpuk Gabah Ribuan Ton

<p>Foto: Gabah Menumpuk di Penggilingan di Kecamatan Parigi Selatan, Parigi Moutong. Selasa 9 Maret 2021.</p>
Foto: Gabah Menumpuk di Penggilingan di Kecamatan Parigi Selatan, Parigi Moutong. Selasa 9 Maret 2021.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=RUrLeoQwp6Q[/embedyt]

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Akibat harga beras di pasaran Parigi Moutong, Sulawesi Tengah anjlok, petani tumpuk gabah hingga ribuan ton.

“Petani memilih tidak menjual berasnya. Lantaran harga sudah tidak sesuai espektasi, sangat jauh penurunannya,” ungkap Kepala UPTD Penyuluhan Parigi Selatan, Ramadhan, dihubungi Selasa 9 Maret 2021.

Akibatnya, sejumlah penggilingan padi sudah tidak lagi melakukan aktivitas penggilingan memproduksi beras.

Sehingga, terlihat banyak petani tumpuk gabah di seluruh titik gilingan di wilayah Kecamatan Parigi Selatan, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Baca juga: Parigi Moutong Bawa Bantuan 2,5 Ton Beras untuk Korban Gempa Majene

“Setiap harinya, sebanyak 10 ton gabah masuk ke penggilingan,” sebutnya.

Kondisi petani tumpuk gabah di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, terjadi sejak awal tahun 2021, masuk periode tanam Oktober hingga Maret.

Ia mengatakan, petani saat ini dihantui ketakutan memproduksi beras yang akhirnya tidak bisa dipasarkan.

“Petani berinisiatif akan memproduksi gabah menjadi beras jika sudah ada jelas ada pembelinya,” jelasnya.

Baca juga: Parimo Salurkan 2 Ton Bantuan Beras Pemprov Sulteng

Dari pantauan, petani tumpuk gabah hingga tersimpan diluar area penggilingan di selatan Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Karena tidak ada lagi tempat penampungan.

Kondisi ini kata dia, diperparah dengan adanya wacana pemerintah pusat melakukan impor satu juta ton beras. Sehingga, para petani tidak melakukan penjualan dengan kondisi sudah turun harga.

“Kami belum mengetahui apakah ini dampak dari kebijakan itu. Saat ini harga anjlok dan pembeli tidak ada. Atau akibat pandemi sehingga ada pengaruhnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan kepala Dinas Pertanian Tanaman Holtikultura dan Perkebunan Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, atas kondisi para petani tumpuk gabah.

“Pak kadis akan menyampaikan kepada dinas terkait dalam hal ini Disperindag Parimo. Semoga tidak lagi terjadi fenomena seperti ini. Dan ada jaminan yang diberikan kepada petani. Baik saat panen raya dan kondisi lainnya, agar beras petani bisa dipasarkan,” tutupnya.

Baca juga: Harga Cabai Anjlok, Pemda Parimo Tak Punya Solusi

Laporan: Muhammad Rafii

...

Artikel Terkait

wave

Enam Pendaftar Fasilitator Program BRS Parigi Moutong Lulus Berkas

Dinas perumahan dan kawasan permukiman (Disperkim) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mencatat enam orang mendaftar sebagai fasilitator program BRS atau Bantuan Rumah Swadaya.

Belasan Kendaraan Terjaring Razia Gabungan di Banggai

Belasan kendaraan terjaring razia gabungan kepolisian di Banggai, Sulawesi Tengah, operasi ini menyasar, Sajam, Handak, Narkoba, Miras, DPO.

26 ASN Ikut Seleksi Akhir JPT Parigi Moutong

BKPSDM Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, melaksanakan seleksi akhir JPT atau Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.

Parigi Moutong Dorong Pengusaha Manfaatkan Tol Laut

Pemda Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, mendorong pengusaha manfaatkan tol laut untuk meningkatkan perdagangan dan pasar.

Ratusan Prajurit dan PNS Ikuti Vaksinasi Korem 132 Tadulako Sulawesi Tengah

Ratusan prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) ikuti vaksinasi Korem 132 Tadulako, Sulawesi Tengah, tahap pertama suntik vaksin sinovac.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;