KPK Cek Kesiapan Parimo Tangani Pajak Walet

<p>Foto: KPK rapat Cek Kesiapan Parimo Tangani Pajak Walet.</p>
Foto: KPK rapat Cek Kesiapan Parimo Tangani Pajak Walet.

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK cek langsung kesiapan Pemda Parimo, Sulawesi Tengah, untuk menjadi pilot project penanganan pajak walet.

Pilot project pengananan pajak walet ditunjuk langsung Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Perdagangan,” ungkap Kepala Badan Pendapatan Daerah, Masdin, di ruang kerjanya, Rabu 19 Mei 2021.

Wajar menjadi pilot project jika melihat dari sisi pendataan di seluruh Indonesia, Kabupaten Parimo paling akuratnya datanya.

Baca juga: Bapenda Parimo Jajaki Kerjasama Ekspor Sarang Burung Walet

Baca juga: Rumah Jabatan Ketua Dan Wakil Ketua DPRD Parimo Ludes Terbakar

Hingga tahun 2020, jumlah petani walet di Parimo berjumlah 1009 orang. Dari jumlah itu, rata-rata masih baru menggeluti usaha burung walet.

“Jumlah petani sering membayar pajak sarang burung walet, saat ini berjumlah 45 orang,” sebutnya.

Baca juga: Produksi 47 Ton, Sulawesi Tengah Potensi Bisnis Sarang Burung Walet

Baca juga: Tim INAFIS Olah TKP Rujab Wakil Rakyat Parigi Moutong

Pemda melibatkan Asosiasi Petani Walet Katulistiwa Indonesia dalam rangka fasilitasi pemasaran.

Ia berharap, pelibatan asosiasi hingga ke tahap penjualan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Parimo, melalui pembayaran pajak.

Baca juga: Ini Kritik Terkait Kebijakan Pajak Sarang Burung Walet Pemda Parimo

Baca juga: Polres Parimo: Korsleting Listrik Penyebab Kebakaran Rujab

“Saya harap para petani tidak lupa membayar pajak dengan usahanya itu,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Asosiasi Petani Walet Indonesia, Riswan Baco Ismail mengatakan, sangat mengapresiasi kedatangan KPK cek langsung pilot project penanganan pajak walet di Parimo.

Baca juga: Masuk Babak Final IBC, Lintang Project Banggakan Warga Parimo

Baca juga: Staf Disdukcapil Abaikan Tes Lanjutan, Tim Swab Ingatkan Tugas Pelayanan

“Kami bahkan mengajak mereka untuk melakukan investasi walet di Kabupaten Parimo,” ucapnya.

Ia menambahkan, pihaknya kedepan akan membentuk koperasi bagi petani walet di Kabupaten Parimo.

Baca juga: FKS Tawarkan Dua Sistem Pemasaran Sarang Burung Walet Parigi Moutong

Baca juga: Polisi Bekuk Pelaku Curanmor di Jalan Anoa, Kota Palu

Laporan: Roy Lasakka

...

Artikel Terkait

wave

Sambangi DPRD Parimo, KPK Diskusi Pencegahan Korupsi

Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK diskusi pencegahan korupsi bersama Anggota legislatif (Anleg) DPRD Parimo, Provinsi Sulawesi Tengah.

Polisi Bekuk Pelaku Curanmor di Jalan Anoa, Kota Palu

Tim Opsnal Sat Reskrim Polsek Palu Selatan bekuk satu orang terduga pelaku Curanmor di jalan Anoa, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah.

Larangan Mudik Sulteng: 714 Kendaraan Putar Balik

Petugas gabungan Operasi Ketupat Tinombala Sulteng, sebanyak 714 kendaraan putar balik saat penerapan larangan mudik pemerintah.

Staf Disdukcapil Abaikan Tes Lanjutan, Tim Swab Ingatkan Tugas Pelayanan

Tiga staf Dinas Kependukukan dan Catatan (Disdukcapil) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pasien positif covid 19 abaikan tes Swab PCR kedua.

Polres Parimo: Korsleting Listrik Penyebab Kebakaran Rujab

Tim Inafis menyebut penyebab kebakaran Rujab Ketua dan Waket DPRD Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, diakibatkan korsleting aliran listrik.

Berita Terkini

wave

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.

Maut Mengintai di Buranga: Mengapa Tambang Ilegal di Depan Mata Polres Parigi Moutong Seolah Tak Tersentuh?

Bahaya di PETI Buranga berpotensi sama dengan Tambang ilegal yang berada di gunung Nasalena. Ancaman maut reruntuhan material mengintai.


See All
; ;