Mancing Bersama di Sungai Cirarab Tangerang, Ayah dan Anak Dilaporkan Tewas Tenggelam

Ket. Foto: Ayah dan Anak Dilaporkan Tewas Tenggelam saat Memancing Bersama di Sungai Cirarab Tangerang
Ket. Foto: Ayah dan Anak Dilaporkan Tewas Tenggelam saat Memancing Bersama di Sungai Cirarab Tangerang Source: (Foto/iStock/@Lemon_tm)

Tangerang, gemasulawesi – Menurut laporan, seorang pria dan anaknya yang diketahui masih berusia 3 tahun dikabarkan terseret arus dan tenggelam saat melakukan mancing bersama di Sungai Cirarab, yang terletak di Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

Laporan yang sama menyebutkan jika Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Jakarta dengan BPBD Kabupaten Tangerang pada akhirnya menemukan ayah dan anak tersebut dalam keadaan meninggal dunia di hari Minggu kemarin.

Minar, yang merupakan salah satu saksi, menyatakan jika sebelumnya korban mengajak anaknya untuk memancing bersama di pinggir Sungai Cirarab di hari Sabtu sore.

Baca Juga:
Pasokan Tersendat Karena Cuaca Buruk, Harga Bahan Pokok di Wilayah Kepulauan Sumenep Alami Kenaikan dalam Sepekan Terakhir

DIketahui jika korban bernama Ahmad Supriyadi yang berusia 40 tahun dan anaknya dilaporkan bernama Kaira Jualinti Salma.

“Namun, saat mereka sedang memancing, anaknya yang sedang berlarian tiba-tiba jatuh terpeleset dan kemudian terjatuh ke sungai,” katanya.

Minar menambahkan jika ayahnya yang panik kemudian terjung ke sungai dengan niat menyelamatkan anaknya, namun, justru keduanya terbawa arus dan akhirnya tenggelam.

Baca Juga:
Banjir Semarang, BNPB Pastikan Kebutuhan Dasar Pengungsi Terpenuhi dengan Baik

“Saat ayahnya panik, dia langsung meloncat ke sungai, namun, saat ayahnya mencari anaknya itu, dia malah tenggelam,” ujarnya.

Dia menyebutkan jika sang ayah sempat muncul ke permukaan sungai, namun, langsung terbawa arus, sedangkan anaknya sempat muncul sekitar 2 kali, lalu langsung tenggelam di sungai.

Minar mengungkapkan jika warga yang ada di sekitar lokasi kejadian langsung membantu pencarian kedua korban dengan melakukan penyisiran, namun, tidak menemukan keduanya.

Baca Juga:
Ramadhan Hampir Sepekan, Harga Tomat Melonjak hingga 2 Kali Lipat Menjadi 30 Ribu Rupiah untuk 1 Kilogram di Jakarta Selatan

“Warga akhirnya menghubungi BPBD dan Basarnas setempat untuk melakukan pencarian para korban,” terangnya.

Minar menyatakan jika ayahnya diketahui tidak dapat berenang dan Sungai Cirarab juga dikenal lumayan dalam.

“Memang banyak warga yang suka memancing di sungai, dimana anak-anak dan orang tua juga sering memancing saat sore,” jelasnya.

Baca Juga:
Arus Mudik Idul Fitri 2024, Lalu Lintas di Tol Bali Mandara Diperkirakan Tidak Akan Sepadat Libur Nataru

Tim SAR gabungan akhirnya menemukan kedua korban setelah melakukan pencarian selama 2 hari berturut-turut.

Komanda Tim Basarnas Jakarta, Zulkifri, menyampaikan jika korban yang bernama Kaira ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi kejadian dalam keadaan meninggal dunia, sedangkan ayahnya ditemukan di radius sekitar 1 kilometer dari lokasi kejadian yang sama. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Stok Tersedia Melimpah di Bulan Maret, Harga Cabai di Kabupaten Kediri Dilaporkan Stabil

Harga cabai di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, dilaporkan terpantau stabil dikarenakan cabai yang tersedia melimpah di bulan Maret.

Jelang Arus Mudik Lebaran 2024, Polres Lampung Selatan Siapkan Skema Antisipasi Penumpukan Kendaraan di Pelabuhan Bakauheni

Polres Lampung Selatan menyiapkan skema antisipasi penumpukan kendaraan di Pelabuhan Bakauheni menjelang arus mudik Lebaran 2024.

Bulan Ramadhan, Petani Timun Suri di Tangerang Dilaporkan Mendapatkan Keuntungan yang Melimpah

Para petani timun suri di Tangerang mendapatkan keuntungan yang melimpah dari hasil penjualan timun suri di bulan Ramadhan.

Habiskan 1 Juta Rupiah, Warga Semarang Buat Sepeda dari Pelampung untuk Lewati Banjir

Salah satu warga Semarang membuat sepeda dengan roda yang terbuat dari pelampung untuk dirinya dapat melewati banjir.

Diharamkan MUI, Pedagang di Kediri Tolak Kurma yang Dikirim dari Penjajah Israel

Pedagang kurma di Kediri menolak kurma yang dikirimkan dari penjajah Israel karena adanya fatwa MUI yang mengharamkan.

Berita Terkini

wave

10 HP Terbaik yang Akan Hadir di 2026: Spesifikasi, Fitur AI, dan Perbandingan Lengkap

Sedang mencari HP terbaik 2026? Simak daftar 10 smartphone terbaru dari Samsung, Xiaomi, Google, Vivo hingga OPPO lengkap dengan fitur AI

Skandal Galian C Sausu Taliabo: Keruk Bumi Pakai Solar Subsidi, Dewo Satria Kebal Hukum?

Aktivitas tambang galian C ilegal diduga milik Dewo Satria beraktifitas lancar dan lolos dari pantauan Unit Tipidter Polres Parigi moutong.

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali


See All
; ;