Merujuk pada Hasil Pendataan, Dukcapil Jakarta Pusat Dilaporkan Menonaktifkan 2989 NIK dari 4139 Warga yang Telah Meninggal Dunia

Ket. Foto: Dukcapil Jakarta Pusat Dilaporkan Menonaktifkan 2989 NIK dari 4139 Warga yang Diketahui Telah Meninggal Dunia
Ket. Foto: Dukcapil Jakarta Pusat Dilaporkan Menonaktifkan 2989 NIK dari 4139 Warga yang Diketahui Telah Meninggal Dunia Source: (Foto/iStock/@sukadi)

Jakarta Pusat, gemasulawesi – Menurut laporan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil atau Dukcapil Jakarta Pusat menonaktifkan 2.989 NIK atau dari sekitar 4.139 warga Jakarta Pusat yang telah meninggal dunia.

Syamsul Bahri, yang merupakan Kepala Sudin Dukcapil Jakarta Pusat, menyatakan jika angka tersebut merujuk pada hasil pendataan yang telah pihaknya lakukan dari tanggal 1-15 April 2024.

Menurut keterangan Syamsul Bahri kemarin, 23 April 2024, itu menyasar pada data angka kematian warga dengan KTP atau NIK yang masih aktif.

Baca Juga:
Masuki Tahap Pendaftaran, Calon Kepala Daerah Jalur Perseorangan di Parimo Harus Memenuhi Syarat Dukungan 8,5 Persen dari Jumlah DPT

Syamsul mengatakan jika sisanya sekitar 1.150 KTP dan Dukcapil Jakarta Pusat telah meminta melalui surat resmi kepada Kementerian Dalam Negeri untuk dinonaktifkan.

“Selanjutnya, pihak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Jakarta Pusat akan melakukan pendataan melalui RT untuk warga yang telah tidak ada,” katanya.

Dia menambahkan jika Dukcapil Jakarta Pusat juga akan melakukan verifikasi data untuk 3,208 orang.

Baca Juga:
Tanpa Perlawanan, Tim Resmob Polres Bitung Berhasil Tangkap Pelaku Pencurian 2 Handphone di Kecamatan Maesa, Begini Kronologinya

Syamsul menerangkan jika pendataan serta verifikasi data untuk 3.208 orang tersebut sedang berlangsung hingga tanggal 30 April 2024.

Dalam kesempatan terpisah, Denny Ramdany, yang merupakan Asisten Pemerintahan Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Pusat, menyatakan jika penataan dan juga penertiban dokumen kependudukan sesuai domisili memiliki tujuan untuk mewujudkan tertib administrasi kependudukan.

“Penataan yang dilakukan ini juga memiliki manfaat untuk menyajikan data skala provinsi yang berasal dari DKB atau Data Kependudukan Bersih dan juga pemutakhiran data kependudukan,” ujarnya.

Baca Juga:
Diisi dengan Parade Karnaval Budaya, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong Dilaporkan Mengadakan Upacara HUT yang ke 22

Denny membeberkan jika itu dilakukan, maka akan menghasilkan data yang akurat dan juga data yang akuntabel.

Dalam kesempatan tersebut, Denny juga mengingatkan jika masyarakat dapat memeriksa status NIK dengan datang langsung ke loket-loket layanan kelurahan atau melalui situs resmi Dukcapil.

Mengenai layanan pengaduan untuk masyarakat yang ingin mengaktifkan kembali NIK yang telah dinonaktifkan atau masih dalam usulan, maka dapat datang ke loket layanan kelurahan sesuai dengan tempat domisili.

Baca Juga:
Buntut Meninggalnya Wisatawan Asal China, Pendakian TWA Kawah Ijen Banyuwangi Akan Ditutup Sementara di Akhir April 2024, Catat Tanggalnya

Kepala Dukcapil DKI Jakarta, Budi Awaludin, menyatakan jika penonaktifkan NIK tidak dilakukan secara asal-asalan.

Menurut Budi, pihak Dukcapil DKI Jakarta akan melakukan verifikasi terlebih dahulu kepada warga sebelum memutuskan untuk menonaktifkan NIK. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Sempat Jadi Pantai Terkotor se Indonesia, Kondisi Pantai Teluk di Banten yang Pernah Dibersihkan Pandawara Group Kembali Dipenuhi Sampah

Padahal sudah pernah dibersihkan Pandawara Group, Pantai Teluk yang sempat dinobatkan sebagai pantai terkotor kini kembali dipenuhi sampah

Pelaku Penipuan Katering Buka Puasa di Masjid Sheikh Zayed Solo Berhasil Diamankan, Kerugian Korban Nyaris Capai Rp1 Miliar

Viral di media sosial penipuan dengan modus pesanan fiktif katering buka puasa di Masjid Sheikh Zayed, polisi tangkap pelaku.

Sopir Bus ALS Menjadi Tersangka Kasus Kecelakaan di Sumatera Barat, Pelaku Diduga Kabur ke Pulau Jawa

Polisi menduga bahwa KH sopir bus Antar Lintas Sumatera yang terlibat dalam kecelakaan maut di Sumatera Barat kabur ke Pulau Jawa

Update Kondisi Pasca Erupsi Gunung Ruang, 10 Desa dan 2 Kelurahan di Kabupaten Sitaro Sulawesi Utara Terdampak, Ribuan Warga Harus Mengungsi

Erupsi Gunung Ruang membuat 10 desa dan 2 kelurahan yang ada di Kabupaten Sitaro Sulawesi Utara terdampak.

Masuk Peringkat 13 dengan Kasus Tertinggi di Jabar, Pemkab Cianjur Gelar Program Jumat Cantik untuk Menekan Angka DBD

Pemkab Cianjur menggelar program Jumat Cantik yang dilakukan untuk menekan angka kasus DBD atau Demam Berdarah Dengue.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;