Rapat Evaluasi DTKS, Hasilkan Tujuh Poin Penting

<p>Foto: Rapat evaluasi DTKS Parimo.</p>
Foto: Rapat evaluasi DTKS Parimo.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=s6cR5ppIJCg[/embedyt]

Berita parigi moutong, gemasulawesi- Pemda Parimo, Sulawesi Tengah melakukan rapat evaluasi DTKS terkait hasil verifikasi dan validasi data.

“Ada beberapa poin penting menjadi harapan Pemda dari hasil rapat evaluasi verifikasi dan validasi data,” ungkap Sekda Parimo, Zulfinasran Ahmad, saat dihubungi, Kamis 22 Juli 2021.

Dalam rapat evaluasi DTKS, pihaknya meminta tim verifikasi dan validasi agar memastikan kembali seluruh warga Parimo yang masuk kategori agar dimasukan dalam data.

Baca juga: Verifikasi Validasi DTKS Parimo Dibawah 50 Persen

Termasuk warga memiliki Nomor Induk kependudukan (NIK) dan yang belum memilikinya.

“Harus dipastikan warga masuk dalam data adalah bukan warga mampu. Menjadi perhatian juga adalah status anak yatim piatu tinggal dan masuk dalam KK orang lain,” sebutnya.

Dalam rapat evaluasi itu disebut apabila dalam uji petik atas data terdapat warga mampu. Maka itu diwajibkan untuk mengembalikan seluruh biaya telah dikeluarkan pemerintah.

Dia menjelaskan, ketika terdapat masyarakat berhak menjadi penerima manfaat, namun tidak terdata dalam DTKS saat ini. Maka, pemerintah desa diminta untuk menjamin masyarakatnya menggunakan Dana Desa (DD).

DTKS ini menjadi rujukan Pemda maupun pemerintah pusat, dalam penyaluran berbagai bantuan kepada masyarakat. Dirinya meminta, semua pihak yang terlibat dalam verifikasi dan validasi untuk lebih teliti saat melakukan pendataan.

“Jangan sampai masyarakat dalam kategori mampu dimasukkan. Sebaliknya masyarakat yang benar-benar berhak untuk menerima manfaat, tidak terdata,” ujarnya.

Baca juga: Wakil Rakyat Persoalkan DTKS di Parigi Moutong

Warga belum miliki NIK bisa data DTKS

Sementara, bagi masyarakat belum memiliki NIK, akan menjadi tanggung jawab dari Dinas Dukcapil setempat, dalam pemenuhan data kependudukan untuk kepentingan pemenuhan DTKS.

“Setelah data sudah terkumpul dan dinyatakan valid, agar dilakukan verifikasi dan validasi kembali secara berkala,” tutupnya.

Sebelumnya, Dinas Sosial Parimo, Sulawesi Tengah mengaku verfikasi dan validasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial, belum mencapai 50 persen dari target data yang ditetapkan pada pelaksanaan Musyawarah Desa (Musdes).

Baca juga: Sekda Minta Pemdes Verifikasi Kelayakan Data DTKS Parimo

Kendala yang sangat berpengaruh dihadapi dilapangan, diantaranya permintaan Kementerian Sosial. Untuk melakukan finalisasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial, hanya dalam waktu dua Minggu menggunakan aplikasi.

Kemudian, verifikasi dilakukan pihaknya bersamaan dengan pendataan Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi dengan sasaran Indek Desa Membangun (IDM).

Baca juga: Ini Cara Cek Penerima BST Kemensos Pada Laman DTKS

Laporan: Novita Ramadhani

...

Artikel Terkait

wave

Pemprov Salur 11 Ton Beras Cadangan Pangan untuk Parigi Moutong

Pemprov Sulawesi Tengah menyalurkan bantuan 11 ton beras cadangan pangan untuk Pemda Parigi Moutong, di Desa Sidole dan Toribulu.

Warga Keluhkan Pembayaran Uang Tindakan IGD di Kota Palu

Warga Lolu Utara Kota Palu, Provinsi Sulteng, keluhkan pembayaran uang tindakan Instalasi Gawat Darurat (IGD) di RSUD Undata.

Kota Palu Terbanyak Pasien Sembuh Covid 19 di Sulteng

Pusdatina mencatat Kota Palu penyumbang pasien sembuh covid 19, terbanyak angka kesembuhan covid-19 di Sulteng, mencapai 4155 orang

424 KK di Parimo Terima Daging Qurban Presiden Jokowi

Sebanyak 424 Kepala Keluarga (KK) di Desa Baliara Parimo terima daging Qurban Presiden Jokowi pada moment Iduladha 1442 H/2021 M.

Cuaca 22 Juli 2021: Sulawesi Tengah Berpotensi Cuaca Ekstrem

Peringatan dini BMKG untuk cuaca 22 Juli 2021, Sulawesi Tengah berpotensi alami ekstrem, sejumlah wilayah diguyur hujan intensitas lebat

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;