Keren! 3 Remaja Putri di Cianjur Ini Berhasil Gagalkan Aksi Polisi Gadungan, Kejar hingga Tendang Motor Pelaku yang Berniat Ambil Ponselnya

Kejar dan tendang motor pelaku, 3 remaja putri di Cianjur ini berhasil menggagalkan aksi polisi gadungan.
Kejar dan tendang motor pelaku, 3 remaja putri di Cianjur ini berhasil menggagalkan aksi polisi gadungan. Source: Foto/ilustrasi/Pixabay

Cianjur, gemasulawesi - Tiga remaja putri dari Cianjur, Jawa Barat, menjadi pusat perhatian setelah berhasil menggagalkan aksi seorang polisi gadungan yang berusaha mencuri telepon genggam milik mereka.

Kejadian ini terjadi setelah tiga remaja putri di Cianjur itu terlibat dalam kejar-kejaran dengan pelaku sejauh 12 kilometer.

Kompol Yayan Suharyana, Kapolsek Sukaluyu, menjelaskan bahwa kejadian dimulai ketika tiga remaja putri, Dirsi (14 tahun), Amira (14 tahun), dan Nasya (14 tahun), merasa curiga dengan perilaku mencurigakan seorang pria yang mengaku sebagai polisi.

Polisi gadungan tersebut tiba-tiba menghentikan mereka di jalan dekat tempat tinggal mereka di Kecamatan Sukaluyu.

Baca Juga:
Resmi Dibuka di Kabupaten Konawe Utara, Sekda Sulawesi Tenggara Sebut MTQ Adalah Salah Satu Kegiatan Keagamaan yang Historis

Dalam situasi yang tidak biasa, polisi gadungan ini mengancam akan menilang mereka atau meminta maaf dengan syarat menyerahkan telepon genggam milik mereka.

Ketika salah satu dari remaja putri tersebut diminta untuk naik ke sepeda motor pelaku menuju kantor desa, mereka menjadi semakin curiga.

Namun, korban diturunkan di tengah jalan, membuat Amira dan Nasya memutuskan untuk bertindak.

Tanpa ragu, mereka memilih untuk mengejar pelaku dengan menggunakan sepeda motor mereka sendiri.

Baca Juga:
Ini Dia Gapura Wringin Lawang, Keajaiban Arsitektur Kuno Kerajaan Majapahit di Situs Trowulan Jawa Timur

Pengejaran berlanjut sejauh 12 kilometer, dengan Amira dan Nasya mempertahankan kewaspadaan mereka sepanjang perjalanan.

Akhirnya, mereka berhasil menghentikan polisi gadungan tersebut dengan cara menabrakkan sepeda motor mereka ke sepeda motor pelaku, yang membuat pelaku terjatuh.

Warga sekitar yang melihat kejadian ini segera turun tangan dan berhasil melumpuhkan pelaku sebelum menyerahkannya kepada polisi yang sesungguhnya.

Dalam penangkapan yang dilakukan di Jalan Raya Ciranjang, warga berhasil menangkap Denniz Setiawan dari Kota Cimahi, yang kemudian diserahkan ke Polsek Ciranjang untuk proses hukum lebih lanjut.

Baca Juga:
Viral di Media Sosial! Remaja Asal Serang Baru Bekasi Ini Menangis Histeris Usai Jadi Korban Begal, Motor dan Ponsel Raib Digondol Pelaku

Keberhasilan ini tidak hanya berkat keberanian Amira dan Nasya dalam menghadapi situasi yang tidak biasa, tetapi juga berkat respons cepat dan kolaborasi yang baik antara masyarakat dan kepolisian.

Kejadian ini segera menjadi viral di media sosial, dengan banyak orang yang memuji keberanian dan kecerdasan tiga remaja putri ini dalam mengatasi ancaman.

Mereka tidak hanya mampu melindungi diri mereka sendiri dari tindak kriminal, tetapi juga memberikan contoh positif bagi masyarakat tentang pentingnya kewaspadaan dan keberanian dalam menghadapi situasi berbahaya.

“Keren! Remaja putri yang sigap dalam situasi tersebut. Semoga semua tetap sehat ya!” komentar akun @dwi***.

Baca Juga:
Server PDN Kominfo Down Lebih dari 80 Jam, Pria Ini Tawarkan Perbaikan Tanpa Meminta Imbalan Apapun, Sindir Soal Anggaran Negara

Sebagian lainnya menyoroti seragam satpam yang mirip dengan polisi.

“Banyaknya polisi gadungan disebabkan karena seragam satpam sekarang hampir mirip dengan seragam polisi, sehingga banyak oknum yang memanfaatkan kesempatan ini. Maaf, saya juga pernah menjadi korban oknum seperti itu,” komentar akun @ji***.

Selain itu, keberhasilan Amira dan Nasya juga menunjukkan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan mereka.

Dengan respons cepat dan kerja sama antara warga dan kepolisian, kejahatan dapat dicegah atau diatasi dengan lebih efektif. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
2 Pelaku Penjambretan di CFD Jakarta Pusat yang Sempat Viral Belum Juga Menyerahkan Diri, Polisi Bentuk Tim Gabungan

Pihak kepolisian membentuk tim gabungan untuk mempercepat penangkapan dua pelaku penjambretan di CFD Jakarta Pusat yang fotonya sempat viral

Bongkar Fakta Baru dalam Kasus Pembunuhan Vina di Cirebon, Polisi: Ada Oknum yang Berupaya Menyuap Saksi Agar Berbohong dalam Persidangan

Polisi mengungkap jika ada saksi yang disuap dan diminta berbohong dalam persidangan kasus pembunuhan Vina di Cirebon.

Peredaran Uang Palsu di Jakarta Kian Meresahkan Masyarakat, Polisi Tetapkan 4 Tersangka dan 3 DPO, Begini Peran Masing-masing Pelaku

Polisi tetapkan 4 tersangka dan 3 DPO dalam kasus peredaran uang palsu sebanyak Rp22 miliar yang kian meresahkan masyarakat.

Mengejutkan! Belasan Polisi di Medan Diduga Terlibat Kasus Perampokan Sepeda Motor Modus COD, Ini Daftar 15 Anggota yang Kini Jadi Buronan

15 oknum anggota Polrestabes Medan, Sumatera Utara, kini buron dalam kasus perampokan bermodus jual beli sepeda motor secara COD.

Kantongi Identitas Pelaku! Polisi Ultimatum 2 Penjambret yang Beraksi di CFD Sudirman Thamrin untuk Segera Menyerahkan Diri

Polisi mengultimatum pelaku penjambretan yang tertangkap kamera di car free day (CFD) kawasan Sudirman-Thamrin untuk menyerahkan diri.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;