Agar Dapat Bermanfaat untuk Semua Orang, Penguatan Keterampilan Teknik Las Diberikan untuk Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Kelas IIB Luwuk

Ket. Foto: Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Kelas IIB Luwuk Diberikan Penguatan Keterampilan Teknik Las
Ket. Foto: Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Kelas IIB Luwuk Diberikan Penguatan Keterampilan Teknik Las Source: (Foto/Duan)

Banggai, gemasulawesi – Menurut laporan, warga binaan pemasyarakatan atau WBP Lapas Kelas IIB Luwuk, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah diberikan penguatan keterampilan teknik las.

Kepala Lapas Kelas IIB Luwuk, Efendi Wahyudi, dalam keterangan tertulisnya di tanggal 30 Juni 2024, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Ketenagakerjaan dan juga Transmigrasi Kabupaten Banggai untuk meningkatkan keterampilan dari warga binaan.

Menurut Efendi Wahyudi, warga binaan juga diberikan bekal keterampilan agar setelah mereka kembali ke tengah masyarakat seusai menjalani hukuman dapat bermanfaat untuk semua orang, yang termasuk dengan membangun usaha dalam membantu meningkatkan ekonomi keluarga.

Baca Juga:
Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Buol, Gubernur Sulawesi Tengah Serahkan Bantuan Cadangan Pangan Beras untuk 7821 Penerima

“Lapas tidak hanya menjadi tempat untuk orang menjalani hukumannya dikarenakan suatu perkara hukum yang dilakukannya,” katanya.

Dia menambahkan selain bidang teknik las, pihak Lapas juga memberdayakan warga binaan di bidang keterampilan yang lainnya.

“Termasuk dengan sektor pertanian yang dilakukan dengan memanfaatkan wadah hidroponik,” ujarnya.

Baca Juga:
Dengan Sebaran 748 TPS, KPU Parigi Moutong Ungkap Pencocokan dan Penelitian Dilakukan Pantarlih dengan Menyasar 283 Desa atau Kelurahan

Dia mengungkapkan jika ini merupakan bentuk pembinaan dengan harapannya ke depannya para warga binaan menjadi orang yang berguna.

“Agar mereka mudah mencari kerja setelah selesai menjalani pembinaan di Lapas,” ucapnya.

Efendi Wahyudi menyatakan ke depannya, peningkatan kapasitas keterampilan warga binaan di Lapas Luwuk terus digenjot di berbagai bidang.

Baca Juga:
Bentuk Menjaga Kesinambungan Menjalankan Aktivitas Harian, DPRD Gorontalo Utara Sebut Kecakapan Melaut Menjadi Lisensi Setiap Nelayan

Menurutnya, hal ini dilakukan agar mereka tidak hanya menguasai 1 bidang tertentu, melainkan berbagai bidang.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Tengah, Hermansyah Siregar, menyampaikan jika pelatihan kemandirian atau kepribadian untuk warga binaan menjadi salah satu prioritas.

“Prioritas tersebut adalah dari jalannya program pemasyarakatan,” terangnya.

Baca Juga:
Gerakan Masyarakat Sehat, Bupati Bone Bolango Harap Setiap Kebun Dasawisma Ditanami Sayur dan Buah

Dia melanjutkan jika model pelatihan keterampilan itu bersertifikat dan secara legalitas juga diakui dikarenakan mempunyai lisensi.

Hermansyah menyatakan pihaknya berharap jika pemberdayaan ini dapat bermanfaat terhadap semua warga binaan.

Diketahui jika las atau welding merupakan salah satu teknik penyambungan logam yang dilakukan dengan cara mencairkan sebagian logam induk dan logam pengisi. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Untuk Kesejahteraan Nelayan, Pemkab Gorontalo Utara Sebut Pengadaan Bantuan Kapal Ikan Masih dalam Tahapan Lelang

Pengadaaan bantuan kapal ikan yang ditujukan untuk kesejahteraan nelayan diungkapkan Pemkab Gorontalo Utara masih dalam tahapan lelang.

Lebih dari 100 Hektare Rusak Dampak Banjir Bandang, Dinas TPHP Parigi Moutong Upayakan Pemulihan Lahan Persawahan

Pemulihan lahan persawahan yang rusak akibat banjir bandang diupayakan oleh Dinas TPHP Kabupaten Parigi Moutong.

Heboh! Keluarga Ini Terlibat Cekcok dengan Rombongan Ojol yang Demo di Sekitar Gedung Sate Bandung, Padahal Hendak Jemput Jemaah Haji

Sebuah video yang menunjukkan ketegangan antara keluarga yang ingin menjemput jemaah haji dan sopir ojek online viral di media sosial.

Sebut DPR Berjanji Akan Membawa Aspirasi, DPRD Sulsel Harap Ada Penjelasan Terkait Program Tapera

Berkaitan dengan program Tapera, DPRD Sulawesi Tengah menyampaikan berharap ada penjelasan untuk disampaikan sebagai jawaban.

Telah Diekspor, Kemenkumham Sulteng Sebut Durian Montong Asal Parigi Moutong Berkesempatan Memperoleh Label Indeks Geografis

Durian montong yang khas dan asal Parigi Moutong disebutkan Kemenkumham Sulteng berpeluang untuk memperoleh label indeks geografis.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;