Tak Hanya Mobil Damkar yang Dibakar, Kericuhan Warga di Deli Serdang Akibat Penertiban Lahan Juga Membuat 8 Petugas Terluka

Eksekusi lahan di Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang ricuh, satu unit mobil pemadam kebakaran terbakar dan 8 petugas terluka.
Eksekusi lahan di Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang ricuh, satu unit mobil pemadam kebakaran terbakar dan 8 petugas terluka. Source: Foto/Tangkap layar Youtube tvOneNews

Deli Serdang, gemasulawesi - Eksekusi lahan di Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara berakhir ricuh dengan delapan petugas terluka. 

Insiden ini melibatkan tiga anggota Satpol PP dan lima petugas Pemadam Kebakaran yang mengalami cedera akibat lemparan batu dan serangan dari warga di Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang tersebut.

Kericuhan di Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang ini juga menyebabkan sebuah mobil pemadam kebakaran dibakar oleh massa.

Kabid Penegakan Peraturan Daerah Satpol PP Deli Serdang, M Awal Kurniawan, menyatakan bahwa kericuhan ini disebabkan oleh miskomunikasi antara warga dan petugas. 

Baca Juga:
6 Fakta Baru Terkait Viralnya Kasus Ketua OSIS SMAN 1 Cawas di Klaten yang Meninggal Dunia Usai Diceburkan ke Kolam Saat Rayakan Ulang Tahun

Warga mengira eksekusi tersebut bertujuan menggusur rumah-rumah tempat tinggal mereka, padahal yang akan digusur hanyalah pagar dan gudang. 

"Ada tiga laporan korban yang terkena lemparan batu. Dua orang diantaranya dibawa ke klinik untuk mendapatkan perawatan," ujar Awal Kurniawan. 

Ia menambahkan bahwa warga membakar ban bekas, dan ketika petugas pemadam kebakaran datang untuk memadamkannya, mereka justru diserang oleh warga, yang akhirnya menyebabkan situasi menjadi tidak terkendali.

Donny Reinhard, Kasi Pengendalian Operasi dan Komunikasi Pemadaman Deli Serdang, memberikan keterangan lebih lanjut mengenai kronologi kejadian. 

Baca Juga:
Plafon Angggaran Bersumber APBD, Lebih dari 1000 Kelompok Usaha di Kabupaten Morowali Utara Terlayani Program BKK

Menurutnya, ketika petugas tiba di lokasi, mereka mendapati massa sudah berkumpul dan membakar ban. 

Saat petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api, mereka diserang dengan lemparan batu dan bom molotov. 

"Ketika kami masuk, sudah ada lempar-lemparan. Kaca mobil pecah duluan, kemudian massa maju sambil melempar bom molotov," jelas Donny.

Donny juga menyebutkan bahwa selain mobil pemadam yang dibakar, sejumlah petugas pemadam mengalami luka lecet akibat serpihan kaca dan lemparan batu. 

Baca Juga:
Dilakukan pada SMP, SMA, Polres Sigi Gencar Lakukan Sosialisasi serta Penyuluhan Terkait Bahaya Mengedarkan dan Mengonsumsi Narkoba

"Operator kami yang berada di dalam mobil terkena lemparan batu dan serpihan kaca. Meskipun lukanya tidak fatal, ada beberapa luka kecil," tambahnya. 

Donny menambahkan bahwa lima orang petugas pemadam yang turun untuk memadamkan api semuanya mengalami cedera, meskipun tidak serius.

Kericuhan ini mencerminkan ketegangan yang sering terjadi dalam eksekusi lahan di daerah padat penduduk, di mana komunikasi yang buruk dapat memicu kekerasan. 

Kapolsek Tembung, Kompol Jhonson, yang dihubungi terkait peristiwa ini belum memberikan tanggapan resmi. 

Baca Juga:
Detik-detik Seorang Tahanan di Jambi Melarikan Diri Usai Divonis 5 Tahun Penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sarolangun Viral

Insiden ini menambah daftar panjang kericuhan yang terjadi dalam penertiban lahan di Indonesia, menunjukkan betapa sensitifnya masalah lahan bagi banyak masyarakat. 

Petugas di lapangan harus selalu siap menghadapi potensi konflik dan pentingnya persiapan serta koordinasi yang baik untuk menghindari kericuhan semacam ini di masa depan. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
Bahan Bakar Habis Sebabkan Pemadaman Listrik Total di RS Al Aqsa, Bayi Dilaporkan Beresiko Tinggi

Banyak bayi yang dilaporkan dalam resiko tinggi setelah pemadaman total di RS Al Aqsa yang disebabkan bahan bakar kini telah habis.

Pemadaman Komunikasi oleh Penjajah Israel, Rakyat Palestina Ceritakan tentang Frustasi Hidup di Bawah Penutupan Internet

Israel memadamkan komunikasi di Palestina, rakyat Palestina menceritakan rasanya hidup dalam kondisi seperti itu.

Bentrok Penertiban Lahan, Mobil Damkar Milik Pemkab Deli Serdang Dilempari Molotov oleh Warga Hingga Hangus Terbakar, Begini Kronologinya

Sebuah mobil pemadam kebakaran dibakar warga di Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) saat demo penertiban pembongkaran bangunan.

Detik-detik Petugas Damkar Selamatkan Balita Laki-laki Berusia 1,5 Tahun yang Terkunci di Dalam Kamar Rumahnya Viral

Viral momen dramatis petugas Damkar berusaha menyelamatkan seorang balita berusia 1,5 tahun yang terkunci di dalam kamar rumahnya.

Ditemukan Tewas Terjepit, Damkar, Relawan dan Warga Evakuasi Seorang Pengendara Motor di Samarinda

Damkar, relawan dan warga evakuasi seorang pengendara motor yang tewas terjepit di bawah kolong mobil di Samarinda, Kalimantan Timur.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;