Detik-detik Seorang Tahanan di Jambi Melarikan Diri Usai Divonis 5 Tahun Penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sarolangun Viral

Seorang tahanan kabur usai menjalani proses sidang di Pengadilan Negeri Sarolangun, Jambi.
Seorang tahanan kabur usai menjalani proses sidang di Pengadilan Negeri Sarolangun, Jambi. Source: Foto/Tangkap layar Instagram @memomedsos

Jambi, gemasulawesi – Sebuah video yang menunjukkan momen seorang tahanan melarikan diri dari Pengadilan Negeri Sarolangun, Jambi, menjadi viral di media sosial. 

Tahanan yang diketahui bernama Sandit (37 tahun) berhasil kabur setelah menjalani sidang pertamanya.

Dalam sidang tersebut, majelis hakim Pengadilan Negeri Sarolangun menjatuhkan hukuman lima tahun penjara pada Sandit terkait kasus pencurian.

Peristiwa pelarian terjadi pada Rabu, 10 Juli 2024 sore hari sekitar pukul 16.47 WIB setelah sidang selesai. 

Baca Juga:
Viral di Media Sosial! Mahasiswa Universitas Negeri Makassar Didorong dan Dibentak Dosen Gegara Tanya Soal Kewajiban Beli Jas Almamater

Sandit terlihat melarikan diri saat digiring ke mobil tahanan bersama 16 tahanan lainnya untuk dibawa ke Lapas Kelas IIB Sarolangun. 

Video tersebut diunggah oleh berbagai akun media sosial, termasuk Instagram @memomedsos, dan segera menyebar luas. 

Dalam video yang diunggah pada Kamis, 11 Juli 2024 tersebut, terlihat Sandit melompati pagar pengadilan dan menghilang di semak-semak belakang kantor Pengadilan Negeri Sarolangun.

Sandit, yang tangannya terborgol dengan tahanan lain, berhasil keluar dari barisan dan berlari. 

Baca Juga:
Kembali Menegaskan Komitmennya untuk Mempercepat Industrialisasi, Pemerintah Indonesia Dilaporkan Menerbitkan PP Nomor 20 Tahun 2024

Diduga borgol tersebut terlepas sehingga memungkinkan Sandit untuk melompati pagar dan menuju hutan di belakang kantor pengadilan. 

Tanggapan terhadap insiden ini sangat cepat. Petugas keamanan, kepolisian, dan kejaksaan segera bertindak untuk mengejar dan mencari tahanan yang kabur tersebut. 

Kejadian ini memicu reaksi masyarakat di media sosial, dengan video yang menunjukkan situasi dramatis dan menegangkan, serta menyoroti tantangan keamanan di lembaga peradilan.

"Harusnya masuk penjara dijadikan moment pembenahan diri, nanti ketika sudah keluar dan kembali ke masyarakat sudah punya kemampuan yg lebih baik lagi, bukannya kabur malah hukumannya semakin berat," komentar akun @ton***.

Baca Juga:
Gasak 9 Slop Rokok! Aksi Pencurian di Minimarket Hangtuah Bengkong Polisi Batam Viral Usai Tertangkap Jelas Kamera CCTV, Begini Modus Pelaku

Pengadilan Negeri Sarolangun, sebagai lembaga utama penegakan hukum di daerah tersebut, kini menghadapi tantangan besar dalam memastikan keamanan selama dan setelah sidang.

Kasi Intelijen Kejari Sarolangun, Rikson, mengungkapkan bahwa tim gabungan dari polisi, TNI, jaksa, dan petugas pengadilan masih melakukan pencarian terhadap Sandit. 

"Saat ini, tim gabungan masih terus melakukan upaya pencarian," kata Rikson.

Kapolres Sarolangun, AKBP Budi Prasetya, juga menyatakan bahwa pihaknya terus menyisir hutan di belakang gedung pengadilan. 

Baca Juga:
Antara Angkatan Darat Indonesia dan Filipina, KSAD Sebut Pihaknya Sangat Menghargai Hubungan Baik yang Telah Terjalin

"Kami terus melakukan penyisiran dan menutup jalan-jalan yang mungkin digunakan pelaku untuk keluar dari hutan. Pencarian akan berlanjut hingga pelaku tertangkap," ujar Budi.

Pihak kepolisian meminta masyarakat untuk segera melapor jika menemukan atau mengetahui keberadaan Sandit. 

"Kerja sama dari masyarakat sangat diperlukan dalam upaya penangkapan tersangka yang kabur ini," kata Budi.

Hingga berita ini diterbitkan, pencarian terhadap tahanan yang melarikan diri masih berlangsung. Pihak berwenang terus berupaya menyelesaikan situasi ini sebaik mungkin. 

Baca Juga:
Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang Km 85, Bus Primajasa Tabrak 10 Kendaraan, Begini Kondisi Terkini Para Korban

Keberhasilan menangkap kembali tahanan tersebut akan menunjukkan efektivitas langkah-langkah keamanan yang diambil oleh institusi terkait dalam menjaga integritas dan keamanan sistem peradilan di Indonesia. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
Pasukan Penjajah Israel Serang Lingkungan Sheikh Radwan, Pertahanan Sipil Gaza Ungkap 7 Warga Palestina Ditemukan Tewas

4 warga Palestina ditemukan tewas oleh Pertahanan Sipil Gaza setelah serangan terhadap lingkungan Sheikh Radwan, Kota Gaza.

Resmi Bebas dari Tahanan! Pegi Setiawan Blak-blakan Mengaku Alami Penyiksaan hingga Intimidasi Selama di Penjara oleh Sosok Ini

Pegi Setiawan ternyata mengalami banyak peristiwa penyiksaan selama di tahanan. Berikut cerita lengkap yang dibongkarnya.

Kabur dari Polsek Biromaru Kabupaten Sigi, 2 Orang Tahanan Berhasil Ditangkap Aparat Kepolisian

Dari 4 orang tahanan yang kabur dari Polsek Biromaru, Kabupaten Sigi, 2 tahanan berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian.

Membahas Persoalan Pertahanan, Prabowo Subianto Dilaporkan Melakukan Pertemuan dengan Presiden Ukraina di Singapura

Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan dengan Presiden Ukraina di Singapura untuk membahas persoalan pertahanan.

Terkait Upaya Penanggulangan Terorisme, Indonesia dan Selandia Baru Sepakat Ketahanan Masyarakat Adalah Aspek yang Penting

Indonesia dan Selandia Baru sepakat bahwa ketahanan masyarakat adalah aspek yang penting dalam upaya penanggulangan terorisme.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;