Puluhan Pendaftar PPPK-CPNS Dinyatakan TMS

<p>Foto: Kepala BKPSDM Parimo, Sulawesi Tengah, Ahmad Saiful.</p>
Foto: Kepala BKPSDM Parimo, Sulawesi Tengah, Ahmad Saiful.

Gemasulawesi- Tercatat puluhan pendaftar PPPK-CPNS dinyatakan TMS di Kabupaten Parimo, Sulteng, karena tidak sesuai ketentuan pendaftaran.

“Panitia seleksi peserta pendaftaran menemukan 20 berkas calon peserta tidak sesuai ketentuan,” ungkap Kepala BKPSDM Parimo, Ahmad Syaiful ditemui di ruang kerjanya, Kamis 29 Juli 2021.

Dalam proses seleksi administrasi berkas calon pendaftar, panitia menemukan calon peserta PPPK-CPNS dinyatakan TMS, tidak sesuai formasi.

Baca juga: Disdikbud Parimo, Sulawesi Tengah, Harap Tagana Masuk Sekolah Lanjut Hingga SMP

Dia mencontohkan, dalam akun pendaftaran calon peserta memilih formasi penyuluh pertanian, tetapi pendidikannya adalah jurusan Biologi. Hal itu berdasarkan ketentuan, PPPK-CPNS dinyatakan TMS.

Kemudian, banyak calon peserta membuat surat permohonan lamaran dengan pengetikan komputer dan menggunakan kertas bergaris.

Padahal sesuai ketentuan, menggunakan tulisan tangan, ditulis diatas kertas HFS. Sehingga, calon peserta PPPK-CPNS dinyatakan TMS

“Dalam proses seleksai administrasi calon peserta, panitia seleksi pendaftaran terbentuk di BKPSDM, hanya melakukan pemeriksaan berkas calon peserta PPPK non guru dan CPNS,” sebutnya.

Baca juga: Lulus CPNS Parimo Sulawesi Tengah, Ini Syarat Pemberkasan NIP

Verifikasi berkas calon peserta PPPK guru

Sementara untuk berkas calon peserta PPPK guru, diambil alih pihak kementerian terkait, untuk melakukan verifikasi secara langsung. Sehingga, pihaknya menunggu hasilnya untuk diumumkan.

Dia berharap, seleksi pendaftaran peserta ini tidak terjadi perubahan lagi, mengingat kondisi pandemi saat ini. Sehingga, proses penetapan Nomor Induk Pegawai, di bulan Desember mendatang bisa segera terealisasi.

“Ditargetkan pengumuman seleksi berkas tanggal 3 Agustus, dengan diberikan waktu itu, panitia lokal sekarang memverifikasi berkas hingga malam hari sampai tanggal 2 Agustus,” jelasnya.

Usai hasil pengumuman calon peserta yang dinyatakan memenuhi syarat dan tidak, akan diberikan lagi masa sanggah terhadap terkait hasil itu.

“Kemungkinan ada panitia melakukan kelalaian dalam memverifikasi, peserta diberikan waktu tiga hari,” tutupnya.

Total jumlah pendaftar PPPK guru sebanyak 1.444 masih, tersisa 800 formasi belum terisi, PPPK non guru 179 formasi, tersedia 184 serta CPNS 1.192 dari formasi 106 total kuota.

Baca juga: Sortir Berkas Calon Peserta Seleksi CPNS-PPPK: Banyak Kesalahan Penulisan Nama

Laporan: Novita Ramadhani

...

Artikel Terkait

wave

Parimo Kembali Raih Penghargaan KLA Tingkat Pratama

Pemda Parimo, Sulawesi Tengah, kembali meraih penghargaan KLA tingkat Pratama 2021 dari Kementerian PPPA, tidak terlepas dari peran OPD.

Oknum Camat Jemput Paksa Jenazah Covid19 di Ampibabo

Oknum pejabat di Kecamatan Ampibabo, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, jemput paksa jenazah covid19 atas nama H Harmin, Rabu 28 Juli 2021.

Kumham Peduli, Lapas Parigi Salurkan 50 Paket Sembako

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia melaksanakan kegiatan Kumham Peduli Kumham Berbagi untuk masyarakat terdampak covid19.

Pemda Tambah Fasilitas Rujukan Covid19

Pemda akan menambah fasilitas rujukan Covid19, Parimo, Sulawesi Tengah. Fasilitas rujukan adalah, RS Raja Tombolotutu dan RS Buluye Napoae.

Wabup Parimo Minta Tambah Kuota Vaksin Covid19

Wakil Bupati Parimo H Badrun Nggai meminta Pemprov Sulawesi Tengah menambah kuota vaksin covid19, untuk program vaksinasi.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;