Untuk Pengembangan Usaha Tani, Optimalisasi Sumber Daya Lahan Pertanian di Sulteng Melalui Usaha Intensifikasi dan Ekstensifikasi

Ket. Foto: Melalui Usaha Intensifikasi dan Ekstensifikai Optimalisasi Sumber Daya Lahan Pertanian di Sulawesi Tengah
Ket. Foto: Melalui Usaha Intensifikasi dan Ekstensifikai Optimalisasi Sumber Daya Lahan Pertanian di Sulawesi Tengah Source: (Foto/Duan)

Palu, gemasulawesi – Optimalisasi sumber daya lahan pertanian di Provinsi Sulawesi Tengah melalui usaha intensifikasi dan ekstensifikasi untuk pengembangan usaha tani pada sub sektor tanaman dan hortikultura.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sulawesi Tengah, Nelson Metubun, mengatakan meningkat daya saing ekonomi di bidang pertanian tidak hanya sekedar bertani, namun, juga perlu memanfaatkan peluang bisnisnya.

Dalam keterangannya di Palu pada hari Senin, tanggal 15 Juli 2024, Nelson Metubun menyatakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mempunyai strategi dan juga kebijakan pengembangan pertanian jangka menengah tahun 2021 hingga 2026.

Baca Juga:
Setelah Masa Tanggap Darurat, Penanganan Pasca Banjir dan Longsor di Palu Kini Dilanjutkan dengan Fase Transisi Pemulihan

“Perencanaan tersebut dipandang penting untuk menuju pertanian yang berkelanjutan,” katanya.

Adapun strategi itu, yaitu percepatan pengembangan komoditas unggulan nasional dan daerah sesuai peluang pasar, karakteristik dan potensi wilayah dengan penerapan teknologi budidaya yang baik.

Lalu meningkatkan nilai tambah dan daya saing komoditas tanaman pangan dan hortikultura, peningkatan produktivitas lewat pendampingan maupun bimbingan teknis penerapan teknologi sesuai spesifik lokasi.

Baca Juga:
Berlangsung di Stadion Madani, Kepala Dinas Kominfosantik Sulawesi Tengah Serahkan Bantuan Program Tangguh Bersinar

Dia mengatakan pada tataran ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Kementerian Pertanian telah melakukan kolaborasi melakukan langkah penguatan kapasitas petani melalui program pemberdayaan pedesaan dan juga pengembangan pertanian atau readsi.

Langkah strategis berikutnya, yaitu pemberdayaan petani melalui bantuan sarana produksi atau saprodi berupa pupuk, benih atau bibit, alat dan mesin pertanian atau alsintan sesuai kebutuhan.

Berdasarkan data Dinas TPH, Sulawesi Tengah mempunyai kawasan pertanian pangan berkelanjutan atau KP2B seluas 492.852.,29 hektare yang dimanfaatkan sebagai kebun maupun lahan persawahan oleh petani setempat pada sub sektor hortikultura dan tanaman pangan.

Baca Juga:
Tergabung dalam Kloter 11 Trip 1, Gubernur Sulteng Secara Resmi Menerima Kedatangan Jemaah Haji 1145 Hijriah di Banggai

Sasaran komoditas dalam pengembangan sektor pertanian jangka menengah meliputi tanaman pangan, yaitu jagung, aneka kacang, komoditas padi, aneka umbi.

Kemudian hortikultura meliputi cabai merah dan rawit, bawang merah, tomat, kentang, pisang, jahe, durian, jeruk, termasuk tanaman hias.

Nelson menyampaikan sesuai arah kebijakan pemerintah daerah yaitu mewujudkan pencapaian swasembada berkelanjutan terhadap komoditas strategis daerah untuk ketahanan pangan, bahan industri dan ekspor. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Upaya Peretasan Aplikasi Depok Single Window, Wakil Wali Kota Sebut Atas Gerak Cepat Tim Diskominfo Kini Telah Berjalan Normal Kembali

Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono, menyampaikan kini aplikasi DSW atau Depok Single Window telah berjalan normal kembali.

Sebagai Upaya Mendukung Kemandirian Ekonomi, Lapas Kelas IIA Palu Bekali Warga Binaan Pemasyarakatan Pelatihan Pengelasan dan Meubelair

Para warga binaan dibekali Lapas Kelas IIA Palu pelatihan pengelasan dan meubelair sebagai upaya mendukung kemandirian ekonomi.

Saat Ini Kalangan Pelajar Menjadi Sasaran Tempat Peredaran Narkoba, Kepala RS Korem Kendari Sebut Sosialisasi dan Edukasi Harus Dilakukan Sejak Dini

Kepala RS Korem Kendari menyampaikan sosialisasi harus dilakukan sejak dini sebab saat ini pelajar menjadi sasaran tempat peredaran narkoba.

Tak Terima Diminta Bayar Rp50 Ribu untuk Ijazah, Alumni dan Siswa SMAN 11 Makassar Gelar Demo Soal Dugaan Pungli, Tuntut Kepsek Mundur

Sejumlah alumni dan siswa SMAN 11 Makassar menggelar aksi unjuk rasa terkait dugaan adanya pungutan liar (pungli) saat pengambilan ijazah.

Hari Pertama Sekolah, Aksi Emak-emak Datang Subuh ke SD Negeri 4 Kedokan Agung Indramayu Berebut Kursi untuk Sang Anak Jadi Sorotan

Viral sebuah video memperlihatkan aksi emak-emak berebut kursi untuk sang anak di hari pertama sekolah di SDN 4 Kedokan Agung, Indramayu.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;