Amburadul Proyek Ruas Jalan Pembuni – Bronjong Tahun 2023 Bernilai Milyaran Rupiah di Parigi Moutong, Begini Penampakannya Sekarang

Begini penampakan proyek ruas jalan pembuni - bronjong yang dikerjakan di tahun 2023.
Begini penampakan proyek ruas jalan pembuni - bronjong yang dikerjakan di tahun 2023. Source: (Foto/gemasulawesi/Abdul Main)

Parigi moutong, gemasulawesi – Amburadul pekerjaan di Kabupaten Parigi moutong, yang disebut-sebut menjadi temuan dalam LHP BPK RI terlihat dari kondisi jalan yang saat ini sudah mulai rusak khususnya pada pekerjaan peningkatan ruas jalan Pembuni – Bronjong yang terletak di Kecamatan moutong.

Diketahui jalan Pembuni – bronjong tersebut menelan anggaran senilai Rp7.143.000.928 pantauan media ini di lapangan dalam kondisi rusak terlihat jelas proses pekerjaannya selain dugaan gagal konstruksi juga disinyalir gagal perencanaan.

Harusnya pekerjaan tersebut dari awal sudah dihentikan karena tidak sesuai dengan spek yang harusnya digunakan.

Kuat dugaan ada pembiaran oleh pihak dinas dalam proses pelaksanaan pekerjaan oleh pihak kontraktor.

Baca Juga:
Disinyalir Gagal Kontruksi, Tiga Titik Pekerjaan Peningkatan Jalan Parigi Moutong Disebut Jadi Temuan BPK Dengan Taksiran Kerugian Negara Milyaran Rupiah

Kerusakan pada pekerjaan meliputi sejumlah aspek, pada kondisi jalan terlihat ada retakan yang mengakibatkan kerusakan disinyalir akibat pemadatan yang tidak memenuhi syarat.

Selain itu pada jalan terjadi pengausan atau polished Aggregate yang diakibatkan material yang tidak tahan aus terhadap roda kendaraan.

Bukan hanya itu, pada sejumlah titik ruas jalan Pembuni – Bronjong juga terjadi pengelupasan pada lapis permukaan yang diduga terjadi akibat kurangnya ikatan antar lapis permukaan dan lapis bawahnya atau kemungkinan lain seperti terlalu tipis lapis permukaannya.

Ditemukan juga kerusakan yang terjadi setempat dengan atau tanpa retak yang disebabkan adanya pengembangan tanah dasar ekspansif.

Baca Juga:
Tender Proyek Tahun 2023 Dinilai Janggal, Pemda Diminta Evaluasi Kinerja Pokja Lelang, Arifin Lamalindu: Jika Perlu Serahkan ke APH Untuk Mengusut

Terkait kondisi jalan dengan sejumlah kerusakan itu kuat dugaan ada manipulasi terjadi pada hasil pemeriksaan laboratorium, sehingga meloloskan pekerjaan untuk dibayarkan seratus persen.

Hingga saat ini, Kepala bidang Bina Marga, Wayan Mudana belum bisa ditemui untuk dikonfirmasi, Rabu, 17 juli saat wartawan kembali mengunjungi kantor dinas PUPRP Wayan mudana disebut tidak berada di kantor karena sedang menjalankan ibadah.

Sementara itu pihak kontraktor Iskam Lasarika yang coba dihubungi via WA hingga berita ini tayang tidak memberikan tanggapan sama sekali. (fan)

...

Artikel Terkait

wave
Mundur Lebih Awal dari Jabatannya sebagai Wali Kota, Ratusan Warga Geruduk Kantor DPRD Solo, Sampaikan Hal Ini untuk Gibran

Ratusan warga berkerumun di depan gedung DPRD Solo usai Gibran mengundurkan diri jabatannya sebagai wali kota.

Tuai Polemik! 107 Guru Honorer Mendadak Dipecat Sepihak oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jakarta, Diduga Gegara Jadi Korban Kebijakan Ini

Ratusan guru honorer di sekolah negeri di Jakarta dipecat sepihak oleh dinas pendidikan (Disdik) provinsi Jakarta.

Diduga Lakukan Penganiayaan, Iptu Rudiana Dilaporkan Keluarga Terpidana Kasus Pembunuhan Vina di Cirebon ke Bareskrim Polri

Terpidana kasus pembunuhan Vina Cirebon, Hadi Saputra melaporkan Iptu Rudiana ke Bareskrim Polri atas dugaan penganiayaan.

Tanggapi Viralnya Video Emak-emak Bernyanyi dan Berisik di Kereta hingga Ganggu Kenyamanan Penumpang Lain, Begini Penjelasan PT KAI

PT Kereta Api Indonesia angkat suara terkait aksi rombongan emak-emak bising di KA 241 Sri Tanjung relasi Ketapang-Lempuyangan.

Diduga Terlibat dalam Kasus Korupsi, Kantor Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu Digeledah Tim Penyidik KPK

Penggeledahan dilakukan oleh KPK guna mengusut sejumlah kasus korupsi yang menyeret Pemerintah Kota Semarang.

Berita Terkini

wave

Skandal Galian C Sausu Taliabo: Keruk Bumi Pakai Solar Subsidi, Dewo Satria Kebal Hukum?

Aktivitas tambang galian C ilegal diduga milik Dewo Satria beraktifitas lancar dan lolos dari pantauan Unit Tipidter Polres Parigi moutong.

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.


See All
; ;