Sejak 3 Tahun Terakhir, Pemkab Morowali Utara Telah Membangun Sekitar 178 Ruas Jalan Usaha Tani

Ket. Foto: Sekitar 178 Ruas Jalan Usaha Tani Telah Dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Morowali Utara
Ket. Foto: Sekitar 178 Ruas Jalan Usaha Tani Telah Dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Morowali Utara Source: (Foto/Duan)

Morowali Utara, gemasulawesi – Pemerintah Kabupaten Morowali Utara, Provinsi Sulawesi Tengah, telah membangun sekitar 178 ruas jalan usaha tani sejak 3 tahun terakhir.

Disebutkan jika hal tersebut dilakukan untuk memudahkan akses petani dalam menggarap lahan.

Plt Kepala Dinas Pertanian Morowali Utara, Jasron Ampugo, mengatakan ini adalah upaya pemerintah daerah memudahkan akses petani dalam memperkuat produksi mereka.

Baca Juga:
Untuk Belajar Bagaimana Mempercepat Pembangunan Desa, Rombongan Pemkab Morowali Utara Melakukan Kunker ke Badung Bali

Hal tersebut disampaikannya dalam keterangan tertulisnya di Palu pada hari Senin, tanggal 22 Juli 2024.

Jasron Ampugo menerangkan di masa pemerintahan bupati dan juga wakil bupati Delis J Hehi dan Djira, pengembangan pertanian menjadi salah satu program prioritas, yang mana jalan itu untuk memudahkan akses menuju kantong-kantong produksi,

Sejak tahun 2021 hingga tahun 2023, Pemerintah Kabupaten Morowali Utara telah menyediakan pra sarana jalan usaha tani pada 10 kecamatan di Kabupaten Morowali Utara, dengan harapan para petani lebih produktif ke depannya.

Baca Juga:
Akan Berlangsung dalam 2 Tahap, Pencanangan PIN Sulawesi Tenggara Diselenggarakan Terpusat di SDN 84 Kota Kendari

Dia mengatakan hadirnya akses jalan dapat membantu pengerahan sarana produksi ke lokasi budidaya untuk meningkatkan produktivitas dan mempermudah akses ke pasar untuk menjual hasil-hasil produksi dengan harga yang memadai.

“Pemerintah Kabupaten Morowali Utara tidak hanya sekedar membangun akses jalan, namun, juga memberikan bantuan alat dan mesin pertanian atau alsintan dan sarana produksi lainnya, seperti benih, obat-obatan dan juga pupuk,” katanya.

Dia menambahkan termasuk pendampingan dalam aspek produksi dan juga pasca panen, juga menyertakan para petani ke dalam program perlindungan sosial BPJAMSOSTEK.

Baca Juga:
Tanggapi Isu Penjualan Ikan Mengandung Formalin di Pasar Masomba, Kepala Disperindag Palu Sebut Pemeriksaan Bahan Pangan Rutin Dilakukan

Salah satu petani dari Desa Korobonde, Kecamatan Lembo, Moh Sodiq, menyampaikan mereka sangat terbantu atas pertanian Pemda kepada para petani.

Dia memaparkan dahulu para petani sulit bertani karena semua sarana produksi harus diangkut dengan sepeda motor menuju lokasi persawahan dengan menyeberangi Sungai Tambalako.

“Jika sungainya banjir, maka semua peralatan harus dipikul dan diseberangkan dengan perahu,” pungkasnya.

Baca Juga:
Lakukan Upaya Pengamanan, Anggota Polisi di Jember Ini Malah Jadi Korban Pengeroyokan Anggota Perguruan Silat PSHT hingga Babak Belur

Dia menyampaikan begitu juga saat musim panen, mesin pertanian tidak dapat dikerahkan kesana karena tidak ada akses jalan yang memadai.

“Sehingga para petani hanya dapat menggunakan sistem manual,” ucapnya.

Sodiq menyatakan terbukanya jalan usaha tani dari jalan poros Beteleme-Poona ke Paangkole Desa Korobonde kini semua mudah digerakkan. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Nunggak Pajak hingga Rp120 Miliar, Pemko Medan Ultimatum Mall Centre Point, Segera Bayar Sebelum Tanggal Ini atau Siap-siap Dibongkar

Mall Centre Point Medan diberi waktu hingga tanggal ini untuk bayar pajak Rp120 miliar atau menghadapi pembongkaran bangunan.

Kebakaran Sumur Minyak Ilegal di Musi Banyuasin Kembali Terjadi, Kapolda Sumatera Selatan Desak SKK Migas dan KKKS Segera Lakukan Ini

Kebakaran sumur minyak ilegal kembali melanda Musi Banyuasin. Kapolda Sumsel desak SKK Migas tutup sumur secara permanen.

Tegas! BKSDA Kalimantan Timur Sebut Tak Akan Evakuasi Orang Utan Setinggi Rumah yang Sempat Viral di Media Sosial, Ini Alasannya

Viral orang utan di Kutim, BKSDA tidak akan mengevakuasi karena habitat hutan masih memadai untuk kelangsungan hidupnya.

Waduh! Pengendara Motor di Karawang Timur Ini Viral Usai Diduga Berpura-pura Kesurupan Jadi Macan untuk Menghindari Tilang Polisi

Viral, pengendara motor berpura-pura kesurupan saat ditilang polisi di Karawang dani menjadi bahan perbincangan netizen. Baca selengkapnya.

Detik-detik Puluhan Warga Lari Kocar-Kacir Saat Arena Sabung Ayam di Bekasi Digerebek oleh Polisi Viral di Media Sosial

Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menggerebek arena judi sabung ayam yang berlokasi di Jalan Legok, Jatiasih, Kota Bekasi.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;