Nunggak Pajak hingga Rp120 Miliar, Pemko Medan Ultimatum Mall Centre Point, Segera Bayar Sebelum Tanggal Ini atau Siap-siap Dibongkar

Wali Kota Medan beri tenggat waktu hingga 26 Juli 2024 untuk Mall Centre Point bayar pajak atau siap-siap dibongkar.
Wali Kota Medan beri tenggat waktu hingga 26 Juli 2024 untuk Mall Centre Point bayar pajak atau siap-siap dibongkar. Source: Foto/Instagram @bobbynst

Medan, gemasulawesi – Pemerintah Kota Medan memberikan ultimatum kepada Mall Centre Point untuk segera menyelesaikan kewajiban pajaknya atau menghadapi risiko pembongkaran. 

Wali Kota Medan, Bobby Nasution, mengumumkan bahwa mall yang terletak di Jalan Jawa tersebut harus mengosongkan lokasi paling lambat hari Jumat, 26 Juli 2024.

Dalam pernyataannya di Balai Kota Medan pada Senin, 22 Juli 2024, Bobby Nasution menegaskan pentingnya kepatuhan pajak dari semua pelaku usaha di kota ini. 

“Ini sudah sewajarnya kami lakukan agar seluruh pelaku usaha di Kota Medan memenuhi kewajibannya terlebih dahulu,” ujar Bobby Nasution saat melakukan doorstop dengan sejumlah wartawan.

Baca Juga:
Kebakaran Sumur Minyak Ilegal di Musi Banyuasin Kembali Terjadi, Kapolda Sumatera Selatan Desak SKK Migas dan KKKS Segera Lakukan Ini

Bobby Nasution mengungkapkan bahwa Mall Centre Point memiliki tunggakan pajak yang sangat besar, mencapai lebih kurang Rp120 miliar. 

“Tanggal 19 Juli kemarin adalah batas waktu pembayaran, namun sampai hari ini, kami belum menerima pembayaran sama sekali ke kas Pemko Medan,” tambahnya.

Sebagai langkah tegas, Bobby Nasution memerintahkan Pj Sekda Kota Medan, Topan Obaja Putra Ginting, untuk mengirimkan surat kepada Mall Centrepoint. 

Surat tersebut memberikan tenggat waktu satu minggu, sejak 19 Juli, untuk pengosongan mall. 

Baca Juga:
Gelar Operasi Besar-besaran, Bareskrim Polri Berhasil Gagalkan Peredaran 157 Kilogram Sabu dari Dua Jaringan Internasional

“Kami berikan waktu sampai hari Jumat ini untuk dilakukan pengosongan tenant-tenant agar kami bisa melakukan eksekusi pembongkaran hari Jumat ini,” jelas Bobby Nasution.

Namun, Wali Kota juga menegaskan bahwa jika selama masa tenggang tersebut Mall Centrepoint menunjukkan itikad baik dengan melakukan pembayaran kewajiban pajaknya, Pemko Medan akan mempertimbangkan hal tersebut dengan baik. 

“Jika ada itikad baik dan pembayaran dilakukan, kami akan menerima hal tersebut dengan baik,” tambahnya.

Pemko Medan menunjukkan komitmennya untuk menegakkan peraturan perpajakan dan memastikan bahwa semua pelaku usaha mematuhi kewajiban mereka. 

Baca Juga:
Hingga Bulan Juni 2024, Distanak Sulawesi Tenggara Sebut Telah Mendistribusikan Pupuk Jenis Urea Sebanyak 12 Ribu Ton

Dalam upaya ini, Pemko Medan akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan bahwa masalah ini ditangani dengan efektif dan adil.

Kapolres Medan dan aparat keamanan juga turut dilibatkan dalam proses ini untuk memastikan bahwa pengosongan dan pembongkaran dilakukan dengan aman dan tertib.

Kebijakan tegas dari Pemko Medan terhadap Mall Centrepoint menegaskan pentingnya kepatuhan pajak di kota ini. 

Dengan batas waktu yang ketat, diharapkan masalah tunggakan pajak ini dapat segera diselesaikan, menghindari kerugian lebih lanjut dan memastikan keadilan dalam pelaksanaan kewajiban perpajakan di Medan. 

Baca Juga:
Dugaan Pungli Pengadaan AC Sebesar Rp1,5 juta Per Siswa Baru di SMAN 6 Denpasar Mencuat, Inspektorat Bali Ambil Tindakan Tegas ini

Tindakan ini juga menunjukkan upaya pemerintah kota dalam menjaga kepatuhan hukum dan menegakkan aturan yang berlaku. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
Tuai Kecaman! Pedagang Roti yang Sudah Lanjut Usia Ini Didorong Kasar oleh Petugas Satpol PP di Medan hingga Mengenai Warga Lain

Insiden Satpol PP Medan dorong pedagang roti menimbulkan kontroversi di media sosial dengan banyak komentar netizen. Baca detail lengkapnya.

Pemilihan Wali Kota Medan, Gerindra dan NasDem Nyatakan Berkoalisi serta Mengusung Kadernya untuk Maju

Partai NasDem dan Gerindra menjalin koalisi pada Pemilihan Wali Kota Medan dan mengusung masing-masing kadernya untuk maju.

Meresahkan! Rombongan Driver Ojek Online di Medan Ini Geruduk Rumah Terduga Pelaku yang Kerap Buat Orderan Fiktif

Viral video driver ojek online di Medan menggerebek seorang warga yang kerap membuat orderan fiktif.

Miris! Bentrokan Antar Pemuda di Daerah Belawan Warnai Hari Jadi Kota Medan yang ke 434, Aksi Saling Lempar Batu Tak Terhindarkan

Hari Jadi Kota Medan yang ke 434 dihiasi dengan bentrokan anakmuda yang terjadi di daerah Belawan. Apa penyebabnya?

Usai Kabar Siswinya Tak Naik Kelas Viral, Disdik Sumatera Utara Sebut Kepala Sekolah SMA Negeri 8 Medan Terancam Dicopot, Ini Alasannya

Disdik Sumatera Utara menilai Kepala Sekolah SMA Negeri 8 Medan terancam dicopot karena dianggap lalai terkait siswinya yang tak naik kelas.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;