Miris! Mahasiswi di Kota Gorontalo Ini Gelapkan 11 Laptop Milik Teman-Teman Kuliahnya Demi untuk Biayai Mantan Pacar, Begini Kronologinya

Seorang mahasiswi di salah satu perguruan tinggi ternama di Gorontalo ditangkap atas kasus penggelapan 11 laptop milik teman-teman kuliahnya.
Seorang mahasiswi di salah satu perguruan tinggi ternama di Gorontalo ditangkap atas kasus penggelapan 11 laptop milik teman-teman kuliahnya. Source: Foto/X @kegblgnunfaedh

Gorontalo, gemasulawesi - Seorang mahasiswi jurusan hukum di salah satu universitas di Kota Gorontalo, berinisial NPP alias N, kini menjadi sorotan setelah aksinya menggadaikan belasan laptop milik rekannya terungkap. 

Kasus ini mencuat setelah seorang korban melaporkan bahwa laptop yang dipinjam oleh NPP untuk mengerjakan tugas tidak kunjung dikembalikan selama beberapa bulan.

Saat laporan tersebut ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian, ditemukan bahwa NPP telah menggadaikan 11 unit laptop milik rekan-rekannya dan menggadaikannya di tiga tempat berbeda. 

"Kami telah menyita 11 unit laptop yang sudah digadaikan oleh NPP di dua lokasi yang ada di Kota Gorontalo, lalu 1 lokasi lainnya ada di Kabupaten Gorontalo," jelas Kapolresta Gorontalo Kota Kombespol Dr. Ade Permana, SIK, MH.

Baca Juga:
Innalillahi! Sopir Ojek Online di Kendari Jadi Korban Kekerasan Penumpangnya yang Diduga ODGJ hingga Terluka Parah dan Meninggal Dunia

Hal ini kemudian diungkapkan oleh Kapolresta Gorontalo Kota, yang menyebut bahwa total nilai gadai dari laptop-laptop tersebut mencapai Rp70 juta.

Dari hasil penyelidikan, terungkap bahwa NPP telah melakukan aksi penggelapan ini sejak bulan Mei hingga Juni 2024. 

NPP mengaku bahwa motif di balik tindakannya adalah untuk memenuhi kebutuhan finansial mantan pacarnya. 

Ia menjelaskan bahwa seluruh uang hasil gadai diserahkan kepada mantan pacarnya.

Baca Juga:
Orang Tua Siswa yang Sempat Cekcok dengan Kades Menganti Usai Laporkan Dugaan Pungli di SD Negeri 1 Jatimulyo Kebumen Berujung Minta Maaf

NPP juga menyatakan bahwa dirinya kerap mendapat ancaman dan tekanan dari beberapa orang yang terkait dengan mantan pacarnya.

Lebih lanjut, NPP mengungkapkan bahwa mantan pacarnya sering terlibat dalam perjudian online, yang menjadi salah satu faktor pendorong mengapa ia nekat melakukan aksi penggelapan tersebut. 

Kini, akibat perbuatannya, NPP harus mendekam di ruang tahanan Polsek Dungingi dan diancam hukuman penjara selama empat tahun.

Pihak kepolisian menyatakan bahwa mereka masih akan melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus ini. 

Baca Juga:
Sukseskan Pekan Imunisasi Nasional, DP3ACSKB Kepulauan Bangka Belitung dengan TP PKK dan BKKBN Laksanakan Vaksinasi Polio

Kasus ini telah menarik perhatian publik dan menjadi viral di media sosial, mengingat tindakan kriminal ini dilakukan oleh seorang mahasiswa dengan motif untuk memenuhi kebutuhan pribadi yang berkaitan dengan hubungan dan gaya hidup.

Dalam pengakuannya kepada polisi, NPP menceritakan bagaimana awal mula ia terjerat dalam aksi penggelapan ini. 

Awalnya, ia hanya meminjam satu laptop dari temannya dengan alasan untuk mengerjakan tugas. 

Namun, karena kebutuhan finansial yang mendesak, ia kemudian memutuskan untuk menggadaikan laptop tersebut. 

Baca Juga:
Sangat Prihatin, Otoritas Kristen Islam untuk Perlindungan Yerusalem dan Situs-Situs Suci Peringatkan Kemungkinan Pembobolan Massal Masjid Al Aqsa

Setelah berhasil mendapatkan uang dari hasil gadai, ia merasa terbantu dan mulai meminjam lebih banyak laptop dari teman-temannya dengan alasan yang sama, namun tidak pernah mengembalikannya.

Korban-korban lain yang merasa dirugikan akhirnya melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib setelah merasa curiga dan kehilangan laptop mereka dalam waktu yang lama. 

Berdasarkan laporan tersebut, polisi melakukan penyelidikan dan berhasil mengungkap modus operandi NPP serta mengamankan barang bukti berupa 11 unit laptop yang sudah digadaikan.

Kasus ini menjadi pembelajaran bagi banyak pihak tentang pentingnya kehati-hatian dalam meminjamkan barang berharga, bahkan kepada orang yang dikenal baik sekalipun. 

Baca Juga:
Sangat Prihatin, Otoritas Kristen Islam untuk Perlindungan Yerusalem dan Situs-Situs Suci Peringatkan Kemungkinan Pembobolan Massal Masjid Al Aqsa

Selain itu, kasus ini juga menunjukkan betapa besar dampak dari tekanan finansial dan hubungan pribadi yang dapat mendorong seseorang untuk melakukan tindakan kriminal.

Dalam penanganan kasus ini, pihak kepolisian berkomitmen untuk menuntaskan penyelidikan dan membawa semua pihak yang terlibat ke pengadilan. 

Proses hukum yang transparan diharapkan dapat memberikan keadilan bagi para korban dan pelaku mendapat hukuman yang setimpal dengan perbuatannya. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
Heboh Kasus Cantika Mutiara Johani, Mahasiswi Penerima KIP Kuliah Bergaya Hidup Hedon, Manajer Kemahasiswaan Undip Akhirnya Buka Suara

Usai kasus Cantika Mutiara Johani, seorang mahasisiwi penerima KIP Kuliah yang suka pamer gaya hedon viral, begini tanggapan Undip.

Dihujat Habis Warganet, Mahasiswi UNDIP yang Suka Pamer Gaya Hidup Hedon Akhirnya Cabut Beasiswa KIP Kuliah yang Selama Ini Diterimanya

Pamer gaya hedonnya panen hujatan, Cantika Mutiara Johani, mahasiswi UNDIP penerima KIP Kuliah ini akhirnya buat surat pengunduran diri.

Ramai di Media Sosial, Mahasiswi Undip Semarang Jadi Penerima KIP Kuliah Tapi Pamer Gaya Hidup Hedon, Punya iPhone hingga Tas Mahal

Aksi Cantika Mutiara Johani, mahasiswi Undip Semarang yang jadi penerima KIP Kuliah tapi pamer gaya hidup hedon viral di media sosial.

Geger! Aksi Mahasiswi Unikom Bandung yang Curi Barang Milik Teman Kosnya Viral di Media Sosial, Diduga Idap Penyakit Kleptomania

Kasus pencurian yang melibatkan mahasiswi Unikom Bandung sedang viral di media sosial X. Korban sebut pelaku playing victim.

Adaptasi dari Drakor Hits, Simak Sinopsis Drama Thailand, Beauty Newbie: Kisah Mahasiswi yang Mencari Kepercayaan Diri

Perjalanan seorang mahasiswi mencari kepercayaan diri sejati di tengah dilema perubahan penampilan.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;