Dituduh Jadi Pelaku Tabrak Lari, Bocah 13 Tahun di Depok Jadi Korban Begal, Sepeda Motornya Raib Digasak Pencuri

Seorang bocah laki-laki berinisial FP (13) menjadi korban pencurian sepeda motor dengan modus licik ini.
Seorang bocah laki-laki berinisial FP (13) menjadi korban pencurian sepeda motor dengan modus licik ini. Source: Foto/ilustrasi/Freepik

Depok, gemasulawesi - Di tengah hiruk-pikuk kehidupan perkotaan, insiden kriminalitas seperti, begal, pencurian dan lain sebagainya kerap menghantui warga, terutama mereka yang tak menduga akan menjadi korban.

Bahkan para pelaku kriminalitas ini memiliki beberapa modus baru yang licik untuk bisa melancarkan aksinya dengan lebih mulus.

Salah satu peristiwa kriminal terbaru terjadi di Depok, Jawa Barat, di mana seorang anak laki-laki berusia 13 tahun berinisial FP menjadi korban pencurian sepeda motor.

Peristiwa ini menarik perhatian publik karena pelaku menggunakan modus operandi yang cukup licik, yakni menuduh korban sebagai pelaku tabrak lari.

Baca Juga:
Aksi Massa Tolak Revisi UU Pilkada 2024 di Jakarta Kian Memanas, Anggota DPR RI Ini Disambut Lemparan Botol dan Sorakan Demonstran

Kejadian ini berlangsung sore hari di Jalan H Imang, Kalimulya, Depok, Jawa Barat. 

Kejadian bermula ketika FP tengah berboncengan dengan seorang saksi yang berinisial AP, yang masih berusia 12 tahun.

Keduanya melintasi Jalan Taman Makam Pahlawan di Depok sekitar pukul 15.45 WIB.

Tanpa disangka, mereka dihampiri oleh dua orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor jenis matic. 

Baca Juga:
Memanas! Demo Tolak RUU Pilkada di Semarang Berujung Ricuh, Massa Dorong Pagar DPRD Jawa Tengah hingga Jebol

Kedua pelaku dengan tiba-tiba memepet sepeda motor FP dan AP, memaksa mereka untuk berhenti.

Kapolsek Sukmajaya, Kompol Margiyono, dalam keterangan resminya menjelaskan bahwa setelah berhasil menghentikan laju motor FP, para pelaku segera melancarkan tuduhan. 

"Kedua pelaku menuduh FP telah menyerempet keponakan mereka hingga terluka, dan menuntut agar FP bertanggung jawab," kata Margiyono, dikutip pada Kamis, 22 Agustus 2024.

Para pelaku kemudian memaksa FP untuk mengikuti mereka ke rumah salah satu pelaku, sementara AP, saksi mata dalam kejadian ini, disuruh menunggu di lokasi tempat mereka pertama kali dihentikan.

Baca Juga:
Amankan Aksi Beberapa Elemen Masyarakat di Depan Gedung DPR, Sebanyak 2013 Personel Gabungan Dikerahkan Kepolisian

Namun, kejadian tidak berakhir di situ. Para pelaku tidak benar-benar membawa FP ke rumah mereka. 

Sebaliknya, FP diajak berkeliling menggunakan sepeda motornya sendiri oleh para pelaku. 

Setelah beberapa waktu, mereka tiba di sebuah tempat yang sepi di Jalan H Imang, Kalimulya, yang akhirnya menjadi tempat kejadian perkara (TKP) pencurian tersebut.

Di sana, pelaku memaksa FP untuk turun dari motornya. Tanpa menunggu lama, para pelaku segera membawa kabur motor milik FP, meninggalkannya tanpa kendaraan.

Baca Juga:
Bertajuk Menelusuri Luka Bumi Palu, AMSI Sulteng Menggelar Diskusi Publik Membahas Aktivitas Pertambangan Ilegal dan Indikasi Keterlibatan WNA

Akibat insiden ini, FP harus merelakan satu unit sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor polisi B-3082-ETD yang menjadi miliknya. 

Kasus ini kini tengah ditangani oleh Polsek Sukmajaya yang sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap identitas para pelaku serta mengembalikan motor korban.

Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati dalam berinteraksi dengan orang tak dikenal di jalanan. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
Nekad Panjat Tembok Rumah Siang Bolong, Pelaku Pencurian di Kawasan Jatisari Bekasi Kepergok Warga Saat Beraksi

Pelaku pencurian yang beraksi di siang bolong berhasil diamankan setelah aksinya kepergok warga di kawasan Jatisari, Bekasi.

Kepergok Warga! Heboh Pencurian Spion Mobil di Jakarta Timur, Satu Pelaku Tewas dalam Kecelakaan Saat Melarikan Diri, Begini Kronologinya

Satu dari dua orang diduga pelaku pencurian spion mobil tewas usai menabrak tiang saat berusaha kabur dengan sepeda motornya.

Apes! Pelaku Pencurian Sepeda Motor di Jakarta Barat Kepergok Warga, Berniat Kabur Berujung Ditangkap Polisi, Begini Kronologinya

Polisi mengamankan pria berinisial RDH (25), pelaku pencurian kendaraan bermotor di Jakarta Barat, begini kronologi penangkapannya.

Viral Aksi Pencurian Sepeda Motor dengan Modus Bantu Dorong di Pondok Aren Tangerang Selatan, Polisi Buru Pelaku

Pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dengan modus setut terjadi di Tangerang Selatan (Tangsel), Banten.

Heboh Penangkapan Residivis Pencurian Kendaraan Bermotor di Tanjung Priok Jakarta Utara, Ternyata Sudah Pernah Beraksi hingga 5 Kali

Polisi mengamankan pria berinisial FPR (28), pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;