Menjelang Pilkada 2024, Kanwil Kemenkumham Sulteng Memperkuat Pengawasan terhadap Aktivitas Orang Asing

Ket. Foto: Kanwil Kemenkumham Sulawesi Tengah Memperkuat Pengawasan terhadap Aktivitas Orang Asing Menjelang Pilkada 2024
Ket. Foto: Kanwil Kemenkumham Sulawesi Tengah Memperkuat Pengawasan terhadap Aktivitas Orang Asing Menjelang Pilkada 2024 Source: (Foto/ANTARA/HO-Kanwil Kemenkumham Sulteng)

Palu, gemasulawesi – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM atau Kemenkumham Sulawesi Tengah memperkuat pengawasan terhadap aktivitas orang asing menjelang Pilkada 2024.

Dalam keterangannya di Palu pada hari Sabtu, tanggal 31 Agustus 2024, Kepala Kanwil Kemenkumham Sulawesi Tengah, Hermansyah Siregar, mengatakan penting untuk seluruh pihak memahami bahwa Pilkada adalah momen penting dalam proses demokrasi dan memastikan proses ini berjalan damai dan aman.

Hermansyah Siregar menyampaikan sinergi yang baik antara semua lembaga dan pengawasan yang ketat, sangat diperlukan untuk menjaga keamanan dan integritas Pilkada.

Baca Juga:
Festival Hiu Paus Digelar oleh Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo di Kabupaten Bone Bolango

Untuk itu, rapat koordinasi Timpora atau Tim Pengawasan Orang Asing dilaksanakan untuk memperkuat koordinasi dan pengawasan terhadap aktivitas orang asing yang dapat memberikan pengaruh terhadap jalannya Pilkada 2024.

Timpora melibatkan berbagai pihak, seperti Kantor Pelayanan Pajak Pratama Palu, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulawesi Tengah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pariwisata dan instansi terkait lainnya.

Dia menerangkan ada beberapa isu yang perlu diwaspadai menjelang Pilkada, yaitu kewaspadaan terhadap jurnalis asing dan NGO atau organisasi non-pemeirntah atau LSM asing yang melakukan kolaborasi dengan LSM lokal.

Baca Juga:
Pj Gubernur Sulbar Sebut Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Menjadi Penyumbang Terbesar untuk Pembangunan Ekonomi Sulawesi Barat

“Hal ini penting untuk mencegah potensi pengaruh eksternal yang dapat mengganggu proses demokrasi lokal,” ujarnya.

Dikutip dari Antara, selain itu, perhatian juga diberikan kepada orang asing yang diduga menggunakan KTP Indonesia dan memiliki potensi menjadi pemilih tetap.

“Pengawasan ketat dibutuhkan untuk memastikan bahwa tidak ada penyalahgunaan identitas yang dapat mempengaruhi hasil Pilkada,” ucapnya.

Baca Juga:
Sebagai Upaya Mewujudkan Sulteng Provinsi dengan Indeks Kerukunan Tertinggi, Sosialisasi Moderasi Beragama Terus Digencarkan di Kabupaten Banggai

Dia melanjutkan, untuk itu, Timpora diharapkan dapat melakukan tindakan preventif untuk mengidentifikasi dan menindaklanjuti potensi ancaman ini.

Menurutnya, pengawasan orang asing adalah tanggung jawab bersama yang harus dilakukan sesuai dengan tugas dan juga fungsi masing-masing lembaga dan kementerian terkait.

Dia berharap langkah-langkah yang diambil dalam rakor ini dapat mengatasi potensi masalah dan memastikan pemilihan berlangsung dengan adil dan juga sesuai dengan ketentuan hukum. (Antara)

...

Artikel Terkait

wave
Trafo 2 di Gardu Induk Pamona Kabupaten Poso Mulai Dipersiapkan untuk Mendukung Optimalisasi Kehandalan Kelistrikan di Sulteng

Untuk mendukung optimalisasi kehandalan kelistrikan di Sulawesi Tengah, trafo 2 di GI Pamona, Poso, mulai dipersiapkan.

Salah Satu Syarat Pencalonan Pilkada, 5 Bapaslon Kepala Daerah Parigi Moutong Mengikuti Pemeriksaan Kesehatan di RS Anutapura Palu

5 bakal pasangan cakada atau calon kepala daerah Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mengikuti pemeriksaan kesehatan di RS Anutapura Palu.

Jika Menjadi Bupati dan Wabup Parigi Moutong, Pasangan Membara Berkomitmen Membuka Peluang Investasi

Pasangan Membara berkomitmen membuka peluang investasi apabila terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Parigi Moutong.

Pemerintah Kabupaten Morowali Utara Nyatakan Upaya Kolaboratif Berbagai Pihak Penting untuk Menjaga Kelestarian Situs Jejak Tapak Tangan Pra Sejarah

Upaya kolaboratif berbagai pihak, disebutkan Pemkab Morut, penting untuk menjaga kelestarian situs jejak tapak tangan pra sejarah.

Pemerintah Provinsi Sulteng Memperkuat Sinergi dan Kolaborasi dalam Meningkatkan Pengelolaan Perikanan yang Berkelanjutan

Sinergidan juga kolaborasi dalam meningkatkan pengelolaan perikanan yang berkelanjutan diperkuat oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;