Jakarta, gemasulawesi - Insiden kecelakaan tragis terjadi di perlintasan kereta dekat Stasiun Citayam yang melibatkan sepeda motor dan Kereta Rel Listrik (KRL).
Peristiwa ini mencuri perhatian publik setelah video kejadian tersebut viral di media sosial, menampilkan momen mengerikan dari tabrakan tersebut.
Menurut informasi awal, kecelakaan terjadi ketika sepeda motor yang dikendarai korban melewati perlintasan kereta meskipun palang pintu sudah dalam posisi tertutup dan sinyal peringatan sudah berbunyi.
Dalam video yang beredar, terlihat jelas KRL yang melaju dari arah Bojong Gede menuju Citayam sudah memasuki perlintasan ketika pengendara motor memaksakan diri melintasi rel.
Akibatnya, motor tersebut tertabrak dan menyebabkan korban mengalami luka fatal.
Vice President Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus, mengonfirmasi bahwa pengendara motor tersebut meninggal dunia di lokasi kecelakaan.
"Dengan sangat menyesal kami harus melaporkan bahwa seorang pengendara motor meninggal dunia akibat dari tabrakan dengan KRL. Ini menjadi salah satu tragedi yang sangat menyedihkan," kata Joni pada Sabtu, 7 September 2024.
Manager Public Relation KAI Commuter, Leza Arlan, menyatakan bahwa pihaknya sangat prihatin dengan kejadian ini dan menegaskan perlunya kepatuhan terhadap peraturan keselamatan di perlintasan kereta.
Baca Juga:
Krisis Air Bersih Melanda Kampung Koceak Tangerang Selatan, 120 KK Terkena Dampak Kekeringan
"Meskipun semua peringatan dan palang pintu sudah diaktifkan, pengendara motor tersebut tetap melanggar aturan dan menerobos perlintasan. Ini merupakan tindakan yang sangat berbahaya," ujar Leza.
Ia juga mengingatkan, "Kami ingin mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu mematuhi aturan dan tanda-tanda keselamatan di perlintasan kereta. Keselamatan kita semua bergantung pada kesadaran dan ketaatan terhadap peraturan lalu lintas."
Sebagai langkah pencegahan, KAI Commuter berencana untuk memperketat pengawasan di perlintasan kereta dan meningkatkan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya menerobos perlintasan.
Pihak berwenang juga akan melakukan evaluasi terhadap sistem peringatan dan penutupan perlintasan untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
Baca Juga:
Aksi Oknum Satpol PP Kota Bekasi Diduga Minta Setoran dari Pedagang Kaki Lima Viral di Media Sosial
Kecelakaan ini menegaskan betapa pentingnya keselamatan di perlintasan sebidang.
Pengendara sepeda motor dan semua pengguna jalan lainnya diharapkan lebih berhati-hati dan patuh terhadap peraturan lalu lintas demi mencegah kejadian serupa yang dapat menimbulkan korban jiwa. (*/Shofia)