Didampingi Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan, Pj Bupati Pinrang Melakukan Kunker ke Rumah Pemotongan Hewan

Ket. Foto: Kunjungan Kerja ke RPH di Kabupaten Pinrang Dilakukan oleh Pj Bupati Pinrang
Ket. Foto: Kunjungan Kerja ke RPH di Kabupaten Pinrang Dilakukan oleh Pj Bupati Pinrang Source: (Foto/Ari CK)

Pinrang, gemasulawesi – H. Ahmadi Akil, yang adalah Pj Bupati Pinrang, melakukan kunjungan kerja atau kunker ke RPH atau Rumah Pemotongan Hewan di Kabupaten Pinrang pada hari Jumat, tanggal 6 September 2024.

Dalam kunjungan kerja ini, H. Ahmadi Akil didampingi oleh drh. Hj. Elvi Martina, yang merupakan Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Pinrang, dan juga beberapa pihak terkait lainnya.

H. Ahmadi Akil menegaskan pentingnya melakukan pembenahan terhadap fasilitas RPH yang ada guna memastikan komoditas daging yang diproduksi memenuhi standar kesehatan yang layak untuk dikonsumsi masyarakat.

Baca Juga:
Pj Bupati Pinrang Dilaporkan Menerima Audiensi dari Perusahaan Umum Daerah Manuntung Sukses dan Borneo Food Kota Balikpapan

Dia mengatakan kualitas daging yang sehat dan aman sangat penting untuk kesejahteraan masyarakat dan fasilitas RPH harus mendukung tujuan itu.

“Kita harus memastikan fasilitas RPH atau Rumah Pemotongan Hewan ini berfungsi dengan baik dan mampu menghasilkan daging yang sesuai dengan standar kesehatan. Ini penting agar masyarakat kita dapat menikmati daging yang aman dan sehat,” ucapnya.

Dia juga menekankan perlunya pembangunan sarana pengolahan limbah dan sisa pemotongan hewan agar tidak menimbulkan dampak negatif untuk lingkungan dan kesehatan.

Baca Juga:
Pj Bupati Pinrang Memimpin Langsung Rapat Tindak Lanjut Hasil Evaluasi Penjabat Kepala Daerah

Dia menyampaikan pengelolaan limbah yang baik akan memberikan manfaat ganda, yaitu menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mencegah terjadinya kontaminasi yang dapat berbahaya untuk masyarakat sekitar.

“Kita juga harus memikirkan dampak lingkungan dari operasional RPH atau Rumah Pemotongan Hewan ini,” katanya.

Dia menambahkan limbah dan sisa pemotongan hewan harus dikelola dengan baik agar tidak membahayakan kesehatan masyarakat maupun merusak lingkungan sekitar.

Baca Juga:
Pj Bupati Pinrang Melakukan Kunjungan Kerja ke Sejumlah Fasilitas Pendidikan dan Kesehatan di Kecamatan Suppa

“Jika anggaran memungkinkan, Pemkab Pinrang akan melakukan rehabilitasi terhadap fasilitas RPH agar sesuai dengan standar kesehatan yang telah ditetapkan,” tuturnya.

Menurut Ahmadi, langkah ini sangat penting untuk memastikan komoditas daging yang diproduksi di Kabupaten Pinrang benar-benar layak dikonsumsi dan tidak berisiko untuk kesehatan masyarakat.

“Jika memungkinkan, kita akan mengalokasikan anggaran untuk rehabilitas RPH ini, sehingga ke depannya fasilitas ini benar-benar sesuai dengan standar kesehatan yang berlaku,” pungkasnya.

Baca Juga:
Hadirkan 3 Pilar, Pj Bupati Pinrang Menghadiri Kegiatan Cooling System Pilkada Tingkat Kabupaten

Dia melanjutkan dengan begitu, masyarakat dapat mendapatkan daging yang lebih aman dan sehat. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Operasikan Bisnis Ilegal Selama 8 Bulan, Sindikat Oplosan Gas Elpiji Subsidi di Bekasi Terbongkar, Raup Keuntungan hingga Rp518 Juta

Polisi Bekasi bongkar sindikat oplosan gas Elpiji subsidi yang telah beroperasi selama 8 bulan, menangkap empat tersangka yang meraup Rp518

Kecelakaan Maut di Perlintasan Stasiun Citayam, Seorang Pengendara Motor Menabrak Kereta dan Tewas di Tempat

Kecelakaan maut di Stasiun Citayam mengakibatkan seorang pengendara motor meninggal dunia setelah ditabrak kereta.

Aksi Oknum Satpol PP Kota Bekasi Diduga Minta Setoran dari Pedagang Kaki Lima Viral di Media Sosial

Dugaan oknum Satpol PP Kota Bekasi minta setoran kepada pedagang kaki lima viral di media sosial. Investigasi sedang berlangsung.

Heboh Penemuan Pasutri Lansia yang Tewas di Rumahnya di Komplek Metropolitan Kota Tangerang, Fakta Baru Terungkap dari Hasil Autopsi Polisi

Polisi selidiki kasus pembunuhan pasutri lansia di Tangerang, autopsi dan olah TKP ungkap fakta mengejutkan.

Geger! Bentrok Dua Kelompok di Jakarta Utara Sebabkan 1 Orang Terluka Parah, Polisi Turun Tangan

Bentrokan dua kelompok di Penjaringan memicu korban luka dan kehebohan di media sosial, dipicu oleh kesalahpahaman.

Berita Terkini

wave

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.

Layanan Kesehatan Buruk, Anleg Arifin dg Pallalo Protes Pemda Parigi Moutong

Ambulans kehabisan bensin hingga warga meninggal memicu amarah DPRD Parigi Moutong. Bupati dikecam karena absen rapat pelayanan publik.

Jenis Kejadian Darurat Laporan 112 Parigi Moutong yang Wajib Diketahui Warga

Pahami jenis kejadian darurat laporan 112 Parigi Moutong. Segera laporkan kondisi kritis medis, kebakaran, dan bencana untuk penanganan cepa


See All
; ;