Tertangkap Tangan! 11 Remaja yang Diduga Hendak Tawuran Ditangkap di Jakarta Barat, Polisi Temukan Senjata Tajam dan Narkoba

Sebanyak 11 remaja diduga akan tawuran ditangkap polisi di Jakarta Barat, ditemukan narkoba dan senjata tajam.
Sebanyak 11 remaja diduga akan tawuran ditangkap polisi di Jakarta Barat, ditemukan narkoba dan senjata tajam. Source: Foto/Dok. Polda Metro Jaya

Jakarta Barat, gemasulawesi - Sebanyak 11 remaja yang diduga hendak melakukan aksi tawuran berhasil ditangkap oleh Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Barat.

Penangkapan ini dilakukan di beberapa lokasi berbeda di wilayah Jakarta Barat setelah polisi mendapatkan informasi mengenai aktivitas yang mencurigakan di wilayah tersebut. 

Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa senjata tajam dan narkoba.

Kasat Samapta Polres Metro Jakarta Barat, AKBP M Hari Agung Julianto, menjelaskan bahwa penangkapan pertama dilakukan di kawasan Jalan Kampung Baru, Kembangan, Jakarta Barat pada Minggu malam.

Baca Juga:
Kejam! Pengemudi Taksi Online Ini Dipaksa Turun oleh Penumpangnya dengan Senjata Tajam, Mobilnya Dirampas di Tol JORR Jatiasih Bekasi

Di lokasi tersebut, tiga remaja ditangkap karena diduga membawa narkoba jenis tembakau sintetis atau sinte serta senjata tajam. 

Mereka juga kedapatan membawa dua kantong minuman keras jenis anggur merah.

"Tim kami berhasil mengamankan tiga remaja yang diduga menggunakan narkoba jenis sinte dan membawa senjata tajam berupa samurai. Selain itu, kami juga menemukan dua kantong anggur merah yang diduga mereka bawa untuk tawuran," ungkap AKBP Agung pada Senin, 9 September 2024.

Namun, penangkapan tidak berhenti di situ. Tak berselang lama, tim patroli kembali menemukan aktivitas mencurigakan di kawasan Cengkareng. 

Baca Juga:
Tragis! Seorang Suami di Jakarta Selatan Tega Bunuh Sang Istri dengan Cara Sadis Ini, Diduga Berawal dari Cemburu

Di lokasi tersebut, tiga remaja lainnya berhasil ditangkap. Remaja-remaja ini juga diduga terlibat dalam rencana tawuran. 

Tak jauh dari penangkapan tersebut, polisi kembali menangkap lima orang remaja yang diduga hendak melakukan hal yang sama.

Total, 11 remaja berhasil ditangkap dalam operasi tersebut, dengan berbagai barang bukti disita, termasuk senjata tajam seperti samurai, celurit, busur panah, dan golok. 

AKBP Agung menyatakan bahwa pihaknya sangat serius dalam menangani kasus ini, mengingat bahaya yang ditimbulkan oleh tawuran di kalangan remaja.

Baca Juga:
Menjelang Pelaksanaan Pilkada 2024, KPU Sulawesi Utara dan Provinsi Gorontalo Menyelesaikan Data Pemilih Ganda dan Pemilih Perbatasan

"Total sebanyak 11 remaja berikut sejumlah senjata tajam berhasil kami amankan. Di antaranya adalah dua buah samurai, satu celurit, satu busur panah, dan satu golok," ungkapnya.

Saat ini, para remaja tersebut sudah diserahkan kepada Polsek masing-masing untuk diproses lebih lanjut. 

Polisi akan melakukan penyelidikan lebih mendalam guna memastikan keterlibatan mereka dalam kasus tawuran dan tindak pidana lainnya, termasuk penyalahgunaan narkoba.

AKBP Agung juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mencegah anak-anak mereka terlibat dalam aktivitas berbahaya seperti tawuran. 

Baca Juga:
Gunung Ibu di Halmahera Barat Dilaporkan Mengalami Erupsi 3 Kali pada Senin Dini Hari

Ia menghimbau kepada masyarakat untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anak mereka, terutama ketika mereka bergaul di luar rumah.

Pihak kepolisian juga menegaskan bahwa mereka akan menindak tegas para pelaku tawuran sesuai dengan aturan yang berlaku. Operasi serupa akan terus dilakukan di berbagai wilayah untuk meminimalisir terjadinya aksi tawuran, terutama yang melibatkan remaja.

Kepolisian berharap dengan adanya penangkapan ini, akan semakin banyak orang tua dan masyarakat yang lebih waspada terhadap perilaku remaja yang bisa mengarah pada tindakan kriminal seperti tawuran dan penyalahgunaan narkoba. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
Puluhan Pemuda Makassar Hendak Tawuran Dibekuk Polisi

Puluhan pemuda Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, dibekuk polisi diduga hendak tawuran saat operasi Kamtibmas Polrestabes Makassar

Tawuran Antar Kelompok di Makassar Terjadi Saat Perayaan Pergantian Tahun Semalam

Tawuran antar kelompok di Makassar terjadi saat perayaan pergantian tahun semalam, Sabtu 31 Desember 2022. Tawuran terjadi pada sejumlah titik

Berniat Ingin Bubarkan Tawuran, Pemuda di Kalideres Ini Malah Jadi Tersangka Pembunuhan Usai Tewaskan Anak Dibawah Umur, Begini Kronologinya

Pemuda di Kalideres ini ditetapkan sebagai tersangka usai menewaskan 1 anak dibawah umur saat ingin berusaha membubarkan tawuran.

Bukannya Bersuka Cita, Perayaan HUT ke 497 DKI Jakarta Justru Diwarnai Aksi Tawuran 2 Kelompok Remaja di Jatinegara, Ini Pemicunya

Bertepatan dengan HUT DKI Jakarta ke-497, dua kelompok pemuda terlibat tawuran di kawasan Pasar Gembrong, Jatinegara.

Sempat Diperingatkan Warga Tapi Abai, Pelajar SMA yang Hendak Tawuran di Jakarta Barat Ini Tewas Tertabrak Kereta, Begini Kata Saksi

Seorang pelajar SMA tewas tertabrak kereta di Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat saat hendak terlibat tawuran bersama rekannya.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;