Usai Aksinya Viral, Polisi Periksa 4 Saksi Terkait Pengemudi Pajero yang Ngamuk dan Pamer Senjata di Kalibata Jakarta Selatan

Polisi dalami kasus pengemudi Pajero yang diduga pamer senjata api saat perselisihan di Kalibata, Jakarta Selatan.
Polisi dalami kasus pengemudi Pajero yang diduga pamer senjata api saat perselisihan di Kalibata, Jakarta Selatan. Source: Foto/Tangkap layar Instagram @fakta.indo

Jakarta Selatan, gemasulawesi - Kasus keributan antar pengendara di Flyover Kalibata, Jakarta Selatan, membuat geger publik.

Hal ini terungkap setelah video yang menunjukkan seorang pengemudi Pajero hitam diduga mengeluarkan senjata api viral di media sosial X (sebelumnya dikenal sebagai Twitter). 

Kejadian ini berawal saat terjadi serempetan mobil di tengah kemacetan, di mana pengemudi Pajero yang tak diberi jalan, diduga menunjukkan senjata api kepada pengendara lain.

Dalam video yang diunggah oleh salah satu pengguna, disebutkan bahwa keributan terjadi karena pengemudi Pajero hendak berpindah jalur tetapi tidak diberikan ruang oleh mobil lain. Akibatnya, kedua mobil tersebut bersinggungan. 

Baca Juga:
Bayi Palestina Dilaporkan Meninggal Karena Ketakutan Setelah Serangan Udara Penjajah Israel

Saat diminta untuk menepi dan menyelesaikan masalah, pengemudi Pajero justru mengeluarkan benda yang diduga senjata api. 

Unggahan tersebut memperlihatkan pelat nomor Pajero dengan nomor polisi B 1614 TJN, sehingga semakin menambah kecaman publik terhadap perilaku sang pengemudi.

Tak butuh waktu lama, pihak kepolisian segera menindaklanjuti insiden yang viral tersebut. 

Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, Kabid Humas Polda Metro Jaya, menyatakan bahwa Polsek Kramat Jati bersama Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mendalami kasus ini. 

Baca Juga:
Pemerintah Daerah Yerusalem Memperingatkan Masjid Al Aqsa dalam Bahaya dan Dunia Harus Campur Tangan Sebelum Terlambat

"Kami telah meminta keterangan dari empat saksi, termasuk sekuriti, pengamen, dan petugas parkir yang ada di sekitar lokasi," jelas Ade Ary, dikutip pada Selasa, 10 September 2024.

Hingga saat ini, polisi masih mendalami apakah benda yang ditunjukkan oleh pengemudi Pajero benar-benar senjata api atau bukan. 

Penyelidikan juga dilakukan untuk mengetahui apakah ada unsur pelanggaran hukum dari tindakan yang dilakukan pengemudi tersebut. 

"Kami akan memastikan apakah benda itu memang senjata api. Kami juga akan mengungkap siapa pelaku dan latar belakang insiden ini," tambah Ade Ary.

Baca Juga:
Seorang Pemukim Yahudi Bersenjata Dilaporkan Menyerang Anak-Anak Palestina pada Hari Pertama Kembali ke Sekolah

Kejadian ini menunjukkan pentingnya kedisiplinan dan ketenangan di jalan raya. 

Polisi mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing emosi saat berkendara, apalagi sampai menunjukkan benda-benda yang dapat menimbulkan ketakutan bagi orang lain. 

Hingga kini, pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus ini dan berharap pihak yang terlibat segera melapor untuk menyelesaikan masalah ini secara hukum.

Meskipun belum ada laporan resmi yang masuk, kasus ini mendapat perhatian luas dari masyarakat, terutama di media sosial. 

Baca Juga:
44 Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Periode 2024 hingga 2029 Dilaporkan Resmi Dilantik

Banyak yang mengecam tindakan pengemudi Pajero tersebut karena dianggap membahayakan dan memperburuk suasana. 

Aparat kepolisian diharapkan segera dapat mengungkap pelaku dan motif dari insiden ini, serta memberikan kejelasan apakah senjata yang ditunjukkan merupakan senjata api asli atau bukan. 

Proses hukum akan dijalankan sesuai prosedur setelah penyelidikan selesai. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
Laskar FPI Pengawal HRS Disebut Miliki Senjata Api, Munarman: Itu Fitnah Besar

Munarman membantah keras ada anggota FPI yang membawa senjata api dan senjata tajam Menurutnya, itu adalah fitnah besar kepada HRS.

Polisi Amankan Pelaku Pencurian Motor Bersenjata Api di Tangerang

Polisi berhasil mengamankan dua orang pelaku pencurian motor bersenjata api rakitan saat melakukan aksinya di Pandegelang, Tangerang.

20 Senjata Api Anggota Polres Parigi Moutong Diambil Sampel Uji Balistik

Polda Sulteng menyita total 20 pucuk senjata api diambil sampel uji balistik. kasus penembakan mengakibatkan tewasnya pendemo tolak tambang.

Diduga Jual Senjata Api ke KKB, ASN Asal Papua Ditangkap Polisi

Diduga Jual senjata api dan amunisi ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Eganius Kogoya, Aparatur Sipil Negara (ASN) Papua

Pelaku Begal Menggunakan Senjata Api Mainan Berhasil Diamankan Warga: Ngakunya Kalau Siang Jadi Badut Keliling

Pelaku begal dengan senjata api mainan di Jakarta Timur berhasil diamankan dan mengaku pada siang hari ia berprofesi sebagai badut keliling.

Berita Terkini

wave

Gurita Tambang Ilegal: Oknum Polisi Edi Jaya Diduga Lebarkan Sayap hingga ke Desa Maleali

Tidak hanya di Mentawa Sausu Torono, Oknum polisi Edi Jaya diduga juga mulai masuk merambah ke Desa Maleali.

Rapor Merah AKBP Hendrawan: Dinilai Gagal Total Disiplinkan Anggota Penyusup Bisnis PETI dan Solar Ilegal

Kapolres Parigi moutong, Hendrawan dinilai gagal mendisiplinkan internal dalam jajarannya berkaitan keterlibatan PETI di Parimo.

Kongkalikong Tambang Ilegal? Menyoal Isu Hubungan Kekerabatan Kasat Reskrim Parigi Moutong dan Aktor PETI

Siapa Andre? Bos PETI yang disebut-sebut memiliki hubungan darah dengan Kasat Reskrim Parigi Moutong Anugerah S Tarigan.

Inilah Sinopsis Film Horor Komedi Sekawan Limo 2: Gunung Klawih, Melanjutkan Petualangan Mendebarkan dari Lima Sahabat

Geng Sekawan Limo kembali dalam film baru, mengisahkan petualangan mereka di Gunung Klawih yang penuh kelucuan dan ketakutan

Dugaan Kerabat Dekat Kasatreskrim Parigi Moutong Terlibat PETI Kebal Hukum, Propam Polda Turun Tangan

Kabid Propam Polda Sulteng Roy Satya Putra, S.I.K. berikan perhatian khusus terkait dugaan skandal Kasatreskrim Parigi moutong, Tarigan.


See All
; ;