Viral! Aksi Penculikan Bocah 10 Tahun oleh Pria Berseragam Ojol di Serpong Kota Tangerang Terekam Kamera CCTV

Seorang bocah di Serpong diculik oleh pria misterius yang mengenakan jaket ojol. Pelaku berhasil ditangkap di Alam Sutera.
Seorang bocah di Serpong diculik oleh pria misterius yang mengenakan jaket ojol. Pelaku berhasil ditangkap di Alam Sutera. Source: Foto/dok. Polda Metro Jaya

Serpong, gemasulawesi - Peristiwa penculikan seorang bocah laki-laki berusia 10 tahun di Serpong Utara, Tangerang Selatan, viral setelah aksinya terekam kamera CCTV. 

Pelaku, seorang pria misterius yang mengenakan jaket ojek online (ojol), memanfaatkan kelengahan korban yang tengah bermain bersama temannya di sekitar apartemen kawasan tersebut.

Modus yang digunakan pelaku terbilang licik. Ia berpura-pura meminta tolong kepada korban dan temannya untuk membantunya mengangkat koper, dengan iming-iming uang sebesar Rp20 ribu. 

Tanpa merasa curiga, kedua bocah tersebut menuruti permintaan pelaku. 

Baca Juga:
Lebih Berat dari Vonis Sebelumnya! Syahrul Yasin Limpo Dijatuhi Hukuman 12 Tahun Penjara, Denda Rp500 Juta dan Uang Pengganti Puluhan Miliar

Mereka naik ke atas sepeda motor milik pelaku dengan harapan mendapatkan imbalan yang dijanjikan. 

Namun, dalam perjalanan, pelaku menurunkan salah satu bocah dan hanya membawa korban yang berinisial K.

Rekaman CCTV yang merekam aksi penculikan ini dengan cepat menyebar di media sosial, memicu kepanikan dan keprihatinan masyarakat sekitar. 

Tak lama setelah video itu viral, orang tua korban segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. 

Baca Juga:
Akun Fufufafa yang Disebut-sebut Milik Gibran Rakabuming Raka Viral, Dituduh Sebar Konten Kontroversial Hingga Seret Nama Tokoh Publik

Polres Tangerang Selatan bergerak cepat untuk menangani kasus ini. 

Tim gabungan dari Polsek Serpong dan Satreskrim Polres Tangsel segera melakukan penyelidikan dan identifikasi pelaku berdasarkan rekaman CCTV yang telah beredar.

Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Victor Inkiriwang, menyatakan bahwa bocah yang sempat diculik tersebut akhirnya berhasil ditemukan di wilayah Kampung Baru, Serpong Utara. 

"Korban sudah ditemukan dalam keadaan selamat dan saat ini sedang berada bersama keluarganya," ujar Victor, dikutip pada Rabu, 11 September 2024.

Baca Juga:
Paris Jusuf Secara Resmi Diangkat Sebagai Ketua Sementara DPRD Provinsi Gorontalo Periode 2024 hingga 2029

Lebih lanjut, Victor menambahkan bahwa pihaknya masih mendalami kasus ini dengan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap korban, yang kini didampingi oleh kedua orang tuanya. 

Petugas gabungan juga terus melakukan pengejaran terhadap pelaku yang sudah teridentifikasi. 

Dalam perkembangan terbaru, pihak kepolisian berhasil menangkap terduga pelaku yang diketahui berinisial MB (49). 

MB, yang bekerja sebagai pengemudi ojek online, ditangkap di wilayah Alam Sutera, Serpong Utara, pada Senin sore. 

Baca Juga:
Bupati Pangkep Mengapresiasi Hasil Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat SMA/SMK/MA se Kabupaten Pangkep

Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Alvino Cahyadi, mengungkapkan bahwa pelaku menggunakan modus memberikan iming-iming uang untuk membujuk korban. 

"Setelah berhasil membujuk korban, pelaku membawanya berkeliling dengan sepeda motor dan diduga melakukan perbuatan melanggar kesusilaan," jelas Alvino.

Atas perbuatannya, MB dijerat dengan Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 atas perubahan UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, serta beberapa pasal terkait eksploitasi anak dan tindakan melanggar kesusilaan.

Kasus ini terus menjadi sorotan publik karena banyaknya komentar di media sosial yang mengecam tindakan pelaku dan menuntut keadilan bagi korban. 

Baca Juga:
Untuk Memudahkan Masyarakat dalam Mengakses Informasi, Pemkab Sigi Memprioritaskan Program Layanan Internet di 5 Kecamatan yang Blank Spot

Masyarakat pun mengapresiasi langkah cepat pihak kepolisian dalam menangani kasus ini. 

Dengan tertangkapnya pelaku, diharapkan proses hukum dapat berjalan dengan lancar sehingga kasus ini bisa menjadi pelajaran penting bagi semua pihak dalam menjaga keselamatan anak-anak dari kejahatan penculikan. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
Untuk Memudahkan Masyarakat dalam Mengakses Informasi, Pemkab Sigi Memprioritaskan Program Layanan Internet di 5 Kecamatan yang Blank Spot

Program layanan internet di 5 kecamatan yang blank spot diprioritaskan Pemerintah Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah.

Bawa 42 Penumpang, Pesawat Trigana Air Tergelincir Saat Mendarat di Sentani Jayapura, Kemenhub Ambil Langkah Tegas Ini

Pesawat Trigana Air tergelincir di Bandara Sentani. Kemenhub investigasi insiden, evakuasi penumpang dan kru berjalan.

Baru Saja Dilantik Kembali, Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Ini Akan Memprioritaskan Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan Sebagai Fokus Utamanya

Program rehabilitasi hutan dan lahan akan diprioritaskan salah satu anggota DPRD Provinsi Gorontalo sebagai fokus utamanya.

Berikan Kemudahan Akses Pendidikan Tinggi, Sekda Pinrang Resmikan Sentra Layanan Universitas Terbuka

Sentra Layanan Universitas Terbuka atau SALUT diresmikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pinrang, A. Tjalo Kerrang.

Dihadiri Bupati Pangkep, 3 Pilar Laksanakan Tudang Sipulung Pilkada Damai

Tudang Sipulung Pilkada Damai dilaksanakan oleh 3 pilar, yakni Pemkab Pangkep, Polres Pangkep, dan Kodim 1421, yang dihadiri Bupati Pangkep.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;