Geger! Kasus Bullying di SMA Binus Simprug Viral, Begini Pengakuan Korban yang Singgung Keterlibatan Anak Pejabat

Kasus bullying di SMA Binus Simprug viral, korban mengklaim dianiaya dan dilecehkan oleh anak pejabat.
Kasus bullying di SMA Binus Simprug viral, korban mengklaim dianiaya dan dilecehkan oleh anak pejabat. Source: Foto/ilustrasi/Pixabay

Jakarta Selatan, gemasulawesi - Kasus bullying yang terjadi di SMA Binus Simprug, yang berlokasi di kawasan Simprug, Jakarta Selatan, telah menjadi perhatian luas.

Hal ini bermula setelah korban, yang dikenal dengan inisial RE, mengungkapkan pengalamannya melalui media sosial. 

Dalam unggahan di akun X @kegblgunfaedh, RE melaporkan bahwa dirinya telah mengalami perundungan dan penganiayaan oleh sejumlah pelajar di sekolah tersebut.

RE mengklaim bahwa perundungan yang dialaminya dimulai sejak hari pertama ia memasuki SMA Binus Simprug. 

Baca Juga:
Dalami Penyelidikan Kasus Tabrak Lari Anak di Ciputat Tangerang Selatan, Polisi Libatkan Tim Traffic Accident Analysis

Menurut RE, sejumlah siswa secara konsisten melakukan ejekan dan perlakuan tidak menyenangkan terhadapnya. 

"Pada hari pertama saya masuk sekolah, saya sudah mengalami perlakuan yang sangat tidak pantas. Sekitar 30 orang pelajar terus-menerus mengejek dan memperlakukan saya dengan kasar," ungkap RE dalam postingannya.

Korban juga mengungkapkan bahwa ada seorang pelajar yang memimpin kelompok perundung ini dan memerintahkan anggota kelompoknya untuk melakukan kekerasan. 

"Ada seorang pelajar yang menjadi pemimpin kelompok ini dan mengarahkan mereka untuk menganiaya saya. Puncaknya, saya dibawa ke toilet sekolah dan mengalami perlakuan yang sangat kasar," lanjut RE.

Baca Juga:
Tragis! Wanita Tanpa Identitas Tewas Tertabrak Kereta Listrik di Jakarta Selatan, Begini Kata Saksi di Lokasi

Sunan Kalijaga, pengacara yang mewakili RE, menegaskan bahwa fokus saat ini adalah pada penyidikan untuk mengungkap seluruh fakta terkait kasus ini. 

"Kami sedang melakukan wawancara untuk memahami kejadian secara menyeluruh dan menunggu hasil dari penyidikan. Ini penting untuk mendapatkan gambaran yang jelas mengenai apa yang sebenarnya terjadi," kata Kalijaga.

Kalijaga juga menambahkan bahwa proses penyidikan akan membantu mengidentifikasi pelaku dan memahami keterlibatan mereka dalam kasus ini. 

"Proses penyidikan akan mengungkap siapa pelaku yang terlibat dan bagaimana hubungan mereka dengan orangtua mereka. Hal ini akan sangat membantu dalam menentukan langkah-langkah berikutnya dalam penanganan kasus ini," jelas Kalijaga.

Baca Juga:
Pengacara Kondang Indonesia Hotman Paris Unggah Video Permintaan Evakuasi WNI Diduga Korban TPPO di Myanmar

Kasus bullying ini menyoroti masalah serius mengenai perundungan di lingkungan sekolah, yang memerlukan perhatian dan penanganan yang tepat. 

Untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan, penegakan hukum dan kebijakan sekolah harus dilakukan secara efektif. 

Kejelasan dari proses penyidikan diharapkan dapat memberikan keadilan bagi RE dan memastikan bahwa semua pihak yang terlibat mendapatkan solusi yang adil. 

Proses ini diharapkan bisa memfasilitasi pemulihan bagi korban serta memperbaiki lingkungan sekolah agar lebih aman dan mendukung bagi semua siswa. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Dalami Penyelidikan Kasus Tabrak Lari Anak di Ciputat Tangerang Selatan, Polisi Libatkan Tim Traffic Accident Analysis

Penyidikan kasus tabrak lari anak di Ciputat melibatkan tim Traffic Accident Analysis dan ahli pidana.

Tragis! Wanita Tanpa Identitas Tewas Tertabrak Kereta Listrik di Jakarta Selatan, Begini Kata Saksi di Lokasi

Wanita tewas di jalur kereta Pondok Ranji-Kebayoran Lama; dapat peringatan dari saksi namun tidak diindahkan.

Tidak Terima Pelaku UMKM Kritik Panitia Kegiatan Harhubnas di Facebook, Istri Kadishub Parigi Moutong Usir Pedagang

Istri Kepala dinas Perhubungan Parigi moutong usir pelaku UMKM akibat status medsos salah satu pedagang yang mengkritisi panitia.

Diawali dengan Jalan Sehat, Pencanangan Hari Perhubungan Nasional 2024 Tingkat Provinsi Gorontalo Berlangsung Meriah

Pencanangan Hari Perhubungan Nasional tahun 2024 atau Harhubnas 2024 tingkat Provinsi Gorontalo berlangsung dengan meriah.

Plt Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Gorontalo Menghadiri Pengukuhan dan Rakerwil Pemuda Muhammadiyah

Acara pengukuhan dan Rakerwil Pemuda Muhammadiyah Gorontalo dihadiri oleh Plt Asisten Bidang Administrasi Umum Setda.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;