Terseret hingga 3 Meter! Lansia 73 Tahun Ini Jadi Korban Pembeli Mobil yang Hendak Kabur Saat Transaksi

Lansia terseret mobil di Duren Sawit akibat sengketa transaksi jual-beli, pelaku langsung diamankan warga.
Lansia terseret mobil di Duren Sawit akibat sengketa transaksi jual-beli, pelaku langsung diamankan warga. Source: Foto/ilustrasi/Pixabay

Jakarta Timur, gemasulawesi - Kejadian mengejutkan terjadi di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, ketika seorang lansia berinisial RAW (73) terseret mobil oleh calon pembeli yang diduga hendak kabur dengan mobil tersebut. 

Insiden ini bermula saat RAW bersama anaknya, RPSWP, melakukan transaksi penjualan mobil di lokasi kejadian. 

Pelaku, APS, dikabarkan meminta untuk melihat dokumen kendaraan dan mengaku telah melakukan transfer untuk pembayaran mobil seharga Rp140 juta. 

Namun, RAW merasa transfer tersebut belum diterima, sehingga terjadi konflik antara kedua belah pihak.

Baca Juga:
Geger! Kasus Bullying di SMA Binus Simprug Viral, Begini Pengakuan Korban yang Singgung Keterlibatan Anak Pejabat

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengungmap bahwa peristiwa ini terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. 

Dalam keterangannya pada Senin, 16 September 2024, Ade Ary menjelaskan bahwa pelaku meminta ditunjukkan dokumen seperti STNK, BPKB, dan kunci keyless mobil. 

Meski APS mengklaim telah mengirim uangnya, RAW belum menerima konfirmasi pembayaran tersebut. 

Konflik ini pun berujung pada tindakan APS yang mencoba membawa mobil pergi tanpa izin dari RAW.

Baca Juga:
Dalami Penyelidikan Kasus Tabrak Lari Anak di Ciputat Tangerang Selatan, Polisi Libatkan Tim Traffic Accident Analysis

"Anak korban telah bersiap untuk bertransaksi dengan pelaku, namun saat itu pelaku meminta untuk melihat STNK, BPKB, dan kunci mobil," jelas Kombes Pol Ade Ary.

RAW, yang berusaha mencegah mobilnya dibawa, langsung menghalangi pelaku dengan berdiri di depan mobil. 

Namun, pelaku tetap melaju, sehingga RAW terseret sejauh kurang lebih tiga meter. 

Warga sekitar yang menyaksikan kejadian ini segera bereaksi, berteriak dan menuduh pelaku sebagai maling, sehingga pelaku berhasil dihentikan.

Baca Juga:
Tragis! Wanita Tanpa Identitas Tewas Tertabrak Kereta Listrik di Jakarta Selatan, Begini Kata Saksi di Lokasi

"Warga yang melihat kejadian tersebut langsung meneriaki pelaku sebagai maling hingga akhirnya pelaku bisa diamankan," ujar Ade Ary.

Akibat kejadian tersebut, RAW mengalami luka memar di beberapa bagian tubuh, termasuk di wajah, tangan, dan kaki. 

Kondisinya dilaporkan stabil, meskipun luka-luka yang dialaminya memerlukan perawatan. 

Ade Ary menambahkan bahwa pelaku kini telah diamankan oleh polisi dan kasus ini sedang dalam tahap penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga:
KPK Ungkap Dugaan Korupsi Besar Dana CSR BI dan OJK, Siapa yang Akan Jadi Tersangkanya?

"Korban mengalami luka memar di bagian wajah, tangan, dan kaki akibat insiden tersebut," tambahnya.

Insiden ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar selalu berhati-hati dalam melakukan transaksi jual-beli barang berharga. 

Penting untuk memastikan bahwa pembayaran telah diterima secara penuh sebelum menyerahkan barang kepada pembeli, terutama untuk transaksi bernilai besar seperti kendaraan.

Kasus ini menyoroti pentingnya pengamanan transaksi dan kehati-hatian dalam jual-beli, terutama dalam situasi yang melibatkan nilai transaksi yang tinggi. 

Baca Juga:
Pengacara Kondang Indonesia Hotman Paris Unggah Video Permintaan Evakuasi WNI Diduga Korban TPPO di Myanmar

Dengan demikian, diharapkan kejadian serupa dapat dihindari di masa depan, demi keselamatan semua pihak yang terlibat. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Geger! Kasus Bullying di SMA Binus Simprug Viral, Begini Pengakuan Korban yang Singgung Keterlibatan Anak Pejabat

Viral di media sosial, kasus perundungan di SMA Binus Simprug yang disebut korban jika ada anak pejabat terlibat.

Dalami Penyelidikan Kasus Tabrak Lari Anak di Ciputat Tangerang Selatan, Polisi Libatkan Tim Traffic Accident Analysis

Penyidikan kasus tabrak lari anak di Ciputat melibatkan tim Traffic Accident Analysis dan ahli pidana.

Tragis! Wanita Tanpa Identitas Tewas Tertabrak Kereta Listrik di Jakarta Selatan, Begini Kata Saksi di Lokasi

Wanita tewas di jalur kereta Pondok Ranji-Kebayoran Lama; dapat peringatan dari saksi namun tidak diindahkan.

Tidak Terima Pelaku UMKM Kritik Panitia Kegiatan Harhubnas di Facebook, Istri Kadishub Parigi Moutong Usir Pedagang

Istri Kepala dinas Perhubungan Parigi moutong usir pelaku UMKM akibat status medsos salah satu pedagang yang mengkritisi panitia.

Diawali dengan Jalan Sehat, Pencanangan Hari Perhubungan Nasional 2024 Tingkat Provinsi Gorontalo Berlangsung Meriah

Pencanangan Hari Perhubungan Nasional tahun 2024 atau Harhubnas 2024 tingkat Provinsi Gorontalo berlangsung dengan meriah.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;