Kemendikbud Minta Mutahirkan Data Penerima Bantuan Kuota Pelajar

<p>Foto: Data Mutakhir penerima bantuan.</p>
Foto: Data Mutakhir penerima bantuan.

Gemasulawesi- Plt Kepala Pusat Data dan Informasi Kemendikbud-Ristek, M Hasan Chabibie, menginstruksikan setiap satuan pendidikan memutakhirkan data penerima bantuan kuota pelajar, khususnya untuk termin kedua (September-Desember 2021).

“Berdasarkan data penerima pada termin sebelumnya, telah diperkirakan kisaran jumlah penerima bantuan penerima kuota untuk pelajar,” ungkapnya Hasan dalam Dialog Kabar Kamis di Media Center KPCPEN, Kamis 12 Agustus 2021.

Diperkirakan, data penerima bantuan kuota pelajar ditingkat PAUD sebanyak 1,5 juta penerima, SD – SMK 20,5 juta, dosen dan mahasiswa sebanyak 3,2 juta serta guru 1,5 juta penerima.

Baca juga: Mendikbud-Ristek: 2022 Pagu Anggaran Turun, Program Tetap Jalan

Bantuan kuota pelajar ini untuk mendukung kecakapan literasi pendidik, dalam meningkatkan kualitas Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), koneksi internet memadai, dan dukungan sarana teknologi. Para guru pun dapat memanfaatkan peningkatan literasi atau kecakapan secara digital.

“Misalnya, para pendidik dapat mengakses situs https://ayoguruberbagi.kemdikbud.go.id/ untuk mendapatkan acuan dan inspirasi skenario pembelajaran daring. Dengan demikian, pemanfaatan bantuan kuota internet dapat lebih optimal,” ungkapnya.

Selama ini, pemerintah terus berusaha memenuhi kebutuhan PJJ di tengah keterbatasan alat dan akses.

Misalnya saja, meminta bantuan provider dalam hal penguatan kualitas layanan, menyiapkan program bantuan laptop kepada sekolah, pengadaan perangkat penunjang materi Pengantar Instalasi Komputer (PIK), dan mendorong kolaborasi masyarakat, serta alokasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Dipastikan, bantuan kuota pelajar akan mulai dicairkan pada September mendatang. Penyaluran bantuan kuota ini mengedepankan kepresisian data.

Baca juga: Guru hingga Siswa Dapat Bantuan Internet PPKM Darurat

Pemerintah juga melanjutkan proses distribusi tambahan bantuan kuota data internet

Selain itu, pemerintah juga akan melanjutkan proses distribusi tambahan bantuan kuota data internet senilai Rp2,3 triliun bagi 26,8 juta siswa, mahasiswa, guru, dan dosen mulai September 2021.

Bantuan kuota data internet akan kembali disalurkan pada tanggal 11-15 September, 11-15 Oktober, dan 11-15 November 2021, dan berlaku selama 30 hari sejak diterima.

Diketahui, sejak Maret 2020, Kemendikbud-Ristek telah melakukan penyesuaian kebijakan pendidikan, serta menyediakan inisiatif dan solusi di masa pandemi Covid19.

Salah satunya adalah relaksasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), dimana satuan pendidikan diberi kewenangan untuk mengalokasikan dana BOS untuk penyediaan pulsa kuota internet bagi guru dan siswa.

Penyesuaian itu tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 19 Tahun 2020 tentang Perubahan Permendikbud Nomor 8 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Reguler, diterbitkan pada 9 April 2020. (***)

Baca juga: Kuota Seleksi PPPK Tenaga Guru Parigi Moutong Bisa Tidak Tercapai

...

Artikel Terkait

wave

Pemkot Palu Dapat Apresiasi Capaian Realisasi APBD 2021

Pemkot Palu, Sulawesi Tengah, satu dari dalam lima provinsi, lima kabupaten dan lima kota mendapatkan apresiasi capaian realisasi APBD 2021.

Pedagang Musiman Umbul-Umbul Keluhkan Omset Menurun Akibat Pandemi

Pedagang musiman umbul-umbul jelang perayaan HUT RI Ke-79 di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, keluhkan penurunan omset akibat covid19.

Pemda Parigi Moutong Akan Rekrut Relawan Penanganan Covid19

Pemda Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, akan rekrut relawan penanganan covid19. Menyusul mulai meningkatnya Tenaga Kesehatan (Nakes).

Parigi Moutong Rekomendasi Dua Titik Wilayah Pertambangan Rakyat

Parigi Moutong rekomendasi dua titik Wilayah Pertambangan Rakyat. Dari 29 titik usulan Pemerintah provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah.

Kemenkes Sahuti Usulan Pinjaman Alat PCR Mobile dari Parigi Moutong

Kemenkes sahuti usulan peminjaman alat PCR mobile dari Pemda Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, berdasarkan petunjuk Pak Bupati.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;