Tragis! Pria Membakar Diri di Depan SPBU Pertamina Pondok Kacang Tangerang Selatan Setelah Cekcok dengan Istrinya

Viral di medsos, pria berinisial S membakar diri di SPBU Pondok Kacang setelah cekcok dengan istrinya.
Viral di medsos, pria berinisial S membakar diri di SPBU Pondok Kacang setelah cekcok dengan istrinya. Source: Foto/Tangkap layar Instagram @kabarciledug

Tangerang Selatan, gemasulawesi - Sebuah insiden tragis terjadi di SPBU Pertamina Pondok Kacang, di mana seorang pria berinisial S (39) yang merupakan penjual es teh solo, nekat membakar dirinya sendiri. 

Aksi nekat tersebut terjadi diduga setelah pria tersebut terlibat cekcok dengan istrinya di pinggir jalan dekat pom bensin. 

Dalam keadaan emosional, S melakukan tindakan ekstrem dengan membakar dirinya menggunakan cairan bensin yang dibawanya.

Menurut keterangan saksi di lokasi, pertengkaran antara S dan istrinya berlangsung di pinggir jalan dekat pom bensin. 

Baca Juga:
Usut Kasus Kematian Pasutri Lansia di Cipondoh Tangerang, Polisi Beberkan Sejumlah Fakta Baru

Tiba-tiba, tanpa diduga, pria tersebut melakukan tindakan nekat dengan membakar dirinya.

Beruntung, api yang menyala pada tubuhnya tidak meluas ke pedagang lain di sekitar lokasi atau kepada pengendara yang melintas.

Melihat kejadian tersebut, warga yang berada di lokasi langsung berupaya memadamkan api yang membakar tubuh korban. 

Setelah api berhasil dipadamkan, S segera dilarikan ke RS Bhakti Asih Ciledug untuk mendapatkan perawatan medis akibat luka bakar yang dialaminya. 

Baca Juga:
Innalillahi! Bocah 8 Tahun Meninggal Dunia Usai Tertabrak Taksi Saat Mengejar Bus Telolet di Ragunan Jakarta Selatan

Kondisi pria tersebut sangat memprihatinkan dan saat ini sedang dalam penanganan intensif di rumah sakit.

Kejadian ini menjadi viral di media sosial setelah momen saat pria tersebut membakar diri terekam oleh kamera Closed Circuit Television (CCTV) dan videonya menyebar luas di berbagai platform. 

Masyarakat yang menyaksikan video tersebut merasa terkejut dan prihatin atas tindakan ekstrem yang diambil oleh S.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, mengkonfirmasi kejadian ini dan menyatakan bahwa peristiwa ini merupakan tindakan yang sangat disayangkan. 

Baca Juga:
Kebakaran Hebat! Lantai 5 Mal Ciputra Jakarta Barat Hangus Dilahap Api, Operasional Ditutup Sementara

"Benar, ada kejadian tersebut. Ini adalah tindakan nekat yang dilakukan S setelah cekcok dengan istrinya di pinggir jalan," ungkapnya saat dikonfirmasi pada Jumat, 4 Oktober 2024.

Lebih lanjut, Ade Ary menyampaikan pentingnya perhatian terhadap masalah kesehatan mental dalam masyarakat, terutama yang terkait dengan tekanan emosional dalam rumah tangga. 

"Kami berharap kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih peka terhadap masalah kesehatan mental di lingkungan sekitar," imbuhnya.

Kejadian tragis ini juga mengingatkan kita akan dampak dari konflik rumah tangga yang bisa berujung pada tindakan berbahaya. 

Baca Juga:
BEI Sebut Total Transaksi Pasar Modal di Sulawesi Utara pada Tahun Ini hingga Agustus 2024 Mencapai 3,17 Triliun Rupiah

Masyarakat diimbau untuk lebih terbuka dalam menyampaikan masalah yang dihadapi dan mencari bantuan agar tidak sampai mengambil langkah-langkah yang merugikan diri sendiri. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Usut Kasus Kematian Pasutri Lansia di Cipondoh Tangerang, Polisi Beberkan Sejumlah Fakta Baru

Kematian pasangan suami istri di Cipondoh mengejutkan, penyelidikan mengungkap KDRT sebagai motif di balik tragedi ini.

Innalillahi! Bocah 8 Tahun Meninggal Dunia Usai Tertabrak Taksi Saat Mengejar Bus Telolet di Ragunan Jakarta Selatan

Tertabrak taksi saat tengah mengejar bus telolet di kawasan Ragunan Jakarta Selatan, seorang bocah 8 tahun meninggal di tempat.

Kebakaran Hebat! Lantai 5 Mal Ciputra Jakarta Barat Hangus Dilahap Api, Operasional Ditutup Sementara

Si jago merah melahap lantai 5 Mal Ciputra, manajemen tutup sementara untuk penyelidikan lebih lanjut.

BEI Sebut Total Transaksi Pasar Modal di Sulawesi Utara pada Tahun Ini hingga Agustus 2024 Mencapai 3,17 Triliun Rupiah

Total transaksi pasar modal di Provinsi Sulawesi Utara pada tahun ini hingga bulan Agustus 2024 mencapai lebih dari 3 triliun rupiah.

Sebanyak 7 Anak Tuna Rungu di Tomohon Sulawesi Utara Mendapatkan Alat Bantu Dengar

Dilaporkan bahwa alat bantu dengar didapatkan oleh sebanyak 7 anak tuna rungu di Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;