Viral Ada Tembok Tutup Akses Jalan di Singosari Malang, Diduga Buntut dari Saudara yang Sedang Bertengkar

Tangkap layar video ibu-ibu yang mencoba melewati jalan yang aksesnya ditembok salah satu saudara yang cekcok di Kecamatan Singosari Malang
Tangkap layar video ibu-ibu yang mencoba melewati jalan yang aksesnya ditembok salah satu saudara yang cekcok di Kecamatan Singosari Malang Source: (Foto/Instagram/@lagi.viral)

Malang, gemasulawesi - Viral sebuah video yang menampilkan tembok di jalan depan rumah di Kecamatan Singosari Kota Malang, Jawa Timur.

Tembok yang berada di jalan depan rumah tersebut kabarnya buntut dari pertengkaran antara dua orang yang merupakan saudara.

Dilansir dari video yang diunggah akun Instagram @lagi.viral pada Sabtu 5 Oktober 2024 lalu, tampak ibu-ibu yang berusaha berjalan di antara rumah dan tembok.

Ibu tersebut awalnya tampak cukup kesulitan melewati ruang antara rumah dan tembok yang cukup sempit tersebut, meskipun pada akhirnya bisa.

Baca Juga:
Salut! Polisi di Pekalongan Ini Hanya Butuh Waktu 10 Menit untuk Bubarkan Ratusan Pemuda Balap Liar di Exit Tol Duwet

Jarak antara tembok dan dinding rumah tersebut memang tampak sangat sempit. Jika dilewati orang dewasa sepertinya akan kesulitan.

Menurut keterangan video, ada saudara di Kecamatan Saingosari Kota Malang yang bertengkar, hingga akhirnya jalan di depan rumahnya ditembok.

"Sesama saudara bertengkar, akhirnya jalan didepan rumahnya ditembok, yaudah gataulah," tulis keterangan akun @lagi.viral melancir dari akun TikTok @tutik_winarti72.

Akun @lagi.viral juga menerangkan jika peristiwa ini terjadi di Kecamatan Singosari, Kota Malang, Jawa Timur. Namun, tidak menjelaskan kapan peristiwa ini berlangsung.

Baca Juga:
Diduga Telpon Polisi Lain untuk Minta Bantuan Saat Ditilang, Etika Pemuda Tengil di Bandung ini Bikin Geram Warganet

Melihat video viral tersebut, beberapa warganet tampak heran kepana sesama saudara bisa saling cekcok hingga menembok jalan di depan rumah.

Warganet menyayangkan aksi membuat tembok di jalan depan rumah yang membuat orang lain kesulitan menggunakan jalan tersebut.

"Saya tidak menyalahkan siapapun tapi lebih bagus diselesaikan secara jernih dan hati pikiran tenang musyawarah untuk kesepakatan solusi yg terbaik dan saling memaafkan demi kebaikan bersama antar saudara tetangga maupun masyarakat sekitar," tulis balasan dari akun @ken***.

"Ya Alloh, , kalau begini tdk bisa membela dan menyalahkan masing" tp se Yokjanya bisa dibicarakan dg baik tp klo tdk ketemu solusinnya ya pasrahkan aja sama yg membuat Tanah." Tulis balasan dari akun @agu***.

Aksi saudara yang cekcok hingga menembok akses jalan di Singosari Kota Malang ini tentu bisa jadi pembelajaran bagi masyarakat, khusunya yang masih punya saudara.

Apapun masalah dengan saudara sebaiknya diselesaikan secara kekeluargaan, sehingga tidak merugikan orang lain di sekitar kita.

Selain itu, sesama saudara juga seharusnya tidak punya masalah yang berlarut-larut. Sesama saudara hendaknya saling membantu jika salah satu dalam kesulitan. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Salut! Polisi di Pekalongan Ini Hanya Butuh Waktu 10 Menit untuk Bubarkan Ratusan Pemuda Balap Liar di Exit Tol Duwet

Aksi balap liar yang dilakukan sekelompok pemuda di exit tol Duwet Pekalongan dibuarkan oleh Polisi Bripka Windo hanya dalam waktu 10 menit

Diduga Telpon Polisi Lain untuk Minta Bantuan Saat Ditilang, Etika Pemuda Tengil di Bandung ini Bikin Geram Warganet

Seorang pemuda yang cukup tengil diduga mencoba meminta bantuan ke Polisi lain ketika ditilang petugas Kepolisian di Bandung Jawa Barat

Penampakan Sumur yang Jadi Awal Mula Penemuan Goa di Sugio Lamongan, Warganet Sebut Bakal Jadi Tempat Wisata Baru

Begini wujud dan kondisi terkini sumur di Kecamatan Sugio Kabupaten Lamongan yang menjadi awal mula penemuan goa bercabang

Pj Gubernur Gorontalo Sebut Gorontalo Harus Mempunyai Kesiapan Skala Produksi Ekonomi Kreatif

Pj Gubernur Gorontalo menyampaikan Gorontalo harus memiliki kesiapan skala produksi ekonomi kreatif.

Bapenda Sulsel Merekomendasikan Penunggak Pajak Kendaraan Bermotor Tidak Mendapatkan Barcode Subsidi BBM

Bapenda Sulawesi Selatan merekomendasikan untuk para penunggak pajak kendaraan bermotor tidak mendapatkan barcode subsidi BBM.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;