Penguatan Kapasitas terhadap Jajaran Panwascam Dilakukan Bawaslu Parigi Moutong

Ket. Foto: Bawaslu Kabupaten Parigi Moutong Melaksanakan Penguatan Kapasitas terhadap Jajaran Panwascam
Ket. Foto: Bawaslu Kabupaten Parigi Moutong Melaksanakan Penguatan Kapasitas terhadap Jajaran Panwascam Source: (Foto/gemasulawesi/Abdul Main)

Parigi Moutong, gemasulawesi – Bawaslu Kabupaten Parigi Moutong pada hari Sabtu, tanggal 5 Oktober 2024, melaksanakan penguatan kapasitas terhadap jajaran Panwascam sehubungan dengan tahapan kampanye pada Pilkada serentak tahun 2024.

Kordiv Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Parigi Moutong, Herman Saputra, menyampaikan karena dalam tahapan kampanye, proses penyelesaian sengketa dan dugaan pelanggaran penting adanya dilakukan pengawasan oleh pihaknya.

Herman Saputra menyebutkan penting adanya pihaknya selalu memberikan penguatan terhadap jajaran, yaitu Panwascam, pada setiap tahapan apalagi di tahapan kampanye.

Baca Juga:
Viral Ada Tembok Tutup Akses Jalan di Singosari Malang, Diduga Buntut dari Saudara yang Sedang Bertengkar

Hal tersebut disampaikan oleh Herman saat ditemui oleh sejumlah wartawan d lokasi kegiatan.

“Dalam tahapan kampanye telah terdapat beberapa dugaan pelanggaran yang pihaknya tangani, seperti ASN yang ikut secara aktif saat deklarasi dan juga kampanye,” ungkapnya.

Dia melanjutkan dugaan pelanggaran ASN saat deklarasi dan juga penetapan kemarin telah pihaknya panggil.

Baca Juga:
Salut! Polisi di Pekalongan Ini Hanya Butuh Waktu 10 Menit untuk Bubarkan Ratusan Pemuda Balap Liar di Exit Tol Duwet

“Dan juga telah menandatangani surat perjanjian untuk tidak mengulangi,” katanya.

Dia menuturkan olehnya, jika kemudian ASN itu akan terus mengulangi perbuatannya, tentunya pihaknya tidak lagi memanggil, tapi langsung melaporkan kepada lembaga yang berwenang menanganinya.

Dia menyebutkan ASN yang pihaknya panggil masih mengulangi perbuatannya di tahapan kampanye, tentunya pihaknya tidak memanggil lagi.

Baca Juga:
Diduga Telpon Polisi Lain untuk Minta Bantuan Saat Ditilang, Etika Pemuda Tengil di Bandung ini Bikin Geram Warganet

“Langsung kami rekomendasi Kemendagri, yang merupakan lembaga yang menangani ASN saat ini,” ucapnya.

Dia menerangkan di tahapan kampanye saat ini telah ada satu penyelesaian musyawarah cepat yang ditangani oleh pihaknya.

Herman Saputra menyampaikan di hari ketiga masa kampanye ada laporan antara sesama peserta, yaitu terkait APK yang saling menutupi.

Baca Juga:
Penampakan Sumur yang Jadi Awal Mula Penemuan Goa di Sugio Lamongan, Warganet Sebut Bakal Jadi Tempat Wisata Baru

Dia menyebutkan hal itu telah berhasil diselesaikan oleh Panwascam pihaknya dalam musyawarah cepat.

Herman mengatakan selain itu, yang menjadi fokus pengawasan pihaknya juga d tahapan kampanye saat ini adalah oknum kepala desa beserta aparatnya.

“Jadi berdasarkan laporan masyarakat dan hasil temuan lapangan telah ada oknum kepala desa yang kami mintai keterangan lewat Panwascam,” tandasnya. (*/Abdul Main)

...

Artikel Terkait

wave

Viral Ada Tembok Tutup Akses Jalan di Singosari Malang, Diduga Buntut dari Saudara yang Sedang Bertengkar

Sebuah tempok menutup akses jalan di Kecamatan Singosari Malang viral jadi sorotan, diduga karena ada saudara yang sedang bertengkar

Salut! Polisi di Pekalongan Ini Hanya Butuh Waktu 10 Menit untuk Bubarkan Ratusan Pemuda Balap Liar di Exit Tol Duwet

Aksi balap liar yang dilakukan sekelompok pemuda di exit tol Duwet Pekalongan dibuarkan oleh Polisi Bripka Windo hanya dalam waktu 10 menit

Diduga Telpon Polisi Lain untuk Minta Bantuan Saat Ditilang, Etika Pemuda Tengil di Bandung ini Bikin Geram Warganet

Seorang pemuda yang cukup tengil diduga mencoba meminta bantuan ke Polisi lain ketika ditilang petugas Kepolisian di Bandung Jawa Barat

Penampakan Sumur yang Jadi Awal Mula Penemuan Goa di Sugio Lamongan, Warganet Sebut Bakal Jadi Tempat Wisata Baru

Begini wujud dan kondisi terkini sumur di Kecamatan Sugio Kabupaten Lamongan yang menjadi awal mula penemuan goa bercabang

Pj Gubernur Gorontalo Sebut Gorontalo Harus Mempunyai Kesiapan Skala Produksi Ekonomi Kreatif

Pj Gubernur Gorontalo menyampaikan Gorontalo harus memiliki kesiapan skala produksi ekonomi kreatif.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;