Hendak Serang Kos di Dekat Kantor Benteng Raider Semarang, Sejumlah Pemuda Ditangkap dan Diberi Salam Olahraga oleh TNI

Penangkapan lima pemuda oleh TNI dan warga Semarang usai mencoba menyerang kos, penyebab masih diselidiki.
Penangkapan lima pemuda oleh TNI dan warga Semarang usai mencoba menyerang kos, penyebab masih diselidiki. Source: Foto/Tangkap layar Instagram @fakta.indo

Semarang, gemasulawesi - Keributan di salah satu kos yang berada di dekat kantor Benteng Raider, Banyumanik, Semarang menarik perhatian publik. 

Kejadian ini menjadi sorotan setelah rekaman video penangkapan sejumlah pemuda oleh warga dan anggota TNI beredar luas di media sosial. 

Dalam video tersebut, lima pemuda terlihat berbaris di pinggir tembok, dikepung oleh warga dan anggota TNI yang bertugas mengamankan situasi. 

Salah satu pemuda bahkan tampak menerima pukulan ringan dari anggota TNI yang hadir, memicu perdebatan di kalangan warganet.

Baca Juga:
Dugaan Pungli di SMA Negeri 2 Sanga Desa di Sumatera Selatan Mencuat, Modus Uang Infaq Ramai Dikeluhkan Orang Tua Siswa

Aksi cepat warga yang melaporkan kejadian ini ke aparat, serta respons sigap dari TNI, berhasil menggagalkan potensi keributan yang lebih besar. 

Namun, motif penyerangan yang dilakukan oleh para pemuda tersebut hingga kini masih dalam penyelidikan.

Kapolsek Banyumanik, Kompol Ali Santoso, menjelaskan bahwa keributan bermula di salah satu kamar kos di wilayah tersebut. 

Warga yang khawatir akan situasi semakin kacau segera menghubungi Bhabinkamtibmas untuk meminta bantuan. Dengan sigap, aparat tiba di lokasi dan bersama warga mengamankan para pemuda yang terlibat.

Baca Juga:
Sedang Duduk di Area Masjid, Pemuda Ini Jadi Korban Pengeroyokan Geng Motor di Serpong, Polisi Buru Pelaku

Video yang memperlihatkan proses penangkapan para pemuda tersebut langsung viral di berbagai platform media sosial pada Selasa, 8 Oktober 2024.

Banyak warganet yang memberikan komentar terkait tindakan warga dan aparat yang terlibat. 

Beberapa di antaranya memuji ketegasan TNI, sementara yang lain mengkritisi metode yang digunakan.

"Sikat yg anak muda berlaga jagoan seperti ini! Sungguh meresahkan masyarakat," komentar akun @bud***.

Baca Juga:
Mahkamah Agung Buka Suara Terkait Viralnya Aksi Cuti Bersama Ribuan Hakim di Indonesia, Tegaskan Hal Ini

Namun ada pula yang menyangkan sikap TNI saat main hakim sendiri.

"Saya tidak suka ada aparat yang main tangan seperti ini, tidak manusiawi dan tak memenuhi SOP," komentar akun @par***.

Meski tindakan sigap warga dan TNI dalam menenangkan situasi mendapatkan banyak pujian, tetap penting untuk mematuhi prosedur hukum yang berlaku. Kasus ini masih dalam penyelidikan untuk mengetahui motif pasti para pemuda tersebut. 

Tindakan berlebihan, terutama yang melibatkan kekerasan, dapat menimbulkan kritik dan polemik di masyarakat. 

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Memberlakukan Lockdown Menyeluruh di Tepi Barat pada Peringatan Pertama Operasi Banjir Al Aqsa

Oleh karena itu, pihak kepolisian berkomitmen untuk menindaklanjuti kejadian ini sesuai hukum yang berlaku, memastikan bahwa semua pihak diperlakukan secara adil. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Dugaan Pungli di SMA Negeri 2 Sanga Desa di Sumatera Selatan Mencuat, Modus Uang Infaq Ramai Dikeluhkan Orang Tua Siswa

Viral! Dugaan adanya pungli di SMA Negeri 2 Sanga Desa dengan modus infaq, orang tua siswa angkat bicara.

Sedang Duduk di Area Masjid, Pemuda Ini Jadi Korban Pengeroyokan Geng Motor di Serpong, Polisi Buru Pelaku

Penganiyaan brutal terjadi di Serpong, Tangerang Selatan. Seorang pemuda dilarikan ke rumah sakit akibat luka bacok.

Pj Bupati Pinrang Dilaporkan Menerima Audiensi dari Komandan Batalyon Infanteri 721/Makkasau

Audiensi dari Komandan Batalyon Infanteri 721/Makkasau dikabarkan diterima oleh Pj Bupati Pinrang, H. Ahmadi Akil.

Ramai di Medsos! Bantuan Telur untuk Ibu Hamil Diminta Lagi Setelah Difoto oleh Kader Posyandu, Begini Faktanya

Heboh di media sosial! Kasus ibu hamil tak boleh menerima bantuan telur ramai dibahas, begini faktanya.

Tangkap 2 Residivis di Tangerang, Ribuan Butir Ekstasi Berhasil Diamankan oleh Polda Metro Jaya

Dua residivis narkoba kembali ditangkap di Tangerang, membawa 10.100 butir ekstasi yang akan diedarkan.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;