Kepala Diskominfo Sulteng Mengungkapkan Akan Pentingnya Kolaborasi untuk Membangun Digitalisasi

Ket. Foto: Kepala Diskominfo Sulteng, Sudaryano Lamangkona, Mengemukakan Akan Pentingnya Kolaborasi untuk Membangun Digitalisasi
Ket. Foto: Kepala Diskominfo Sulteng, Sudaryano Lamangkona, Mengemukakan Akan Pentingnya Kolaborasi untuk Membangun Digitalisasi Source: (Foto/ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi)

Palu, gemasulawesi – Sudaryano Lamangkona, yang merupakan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian atau Diskominfo Provinsi Sulawesi Tengah mengemukakan akan pentingnya kolaborasi untuk membangun digitalisasi di provinsi tersebut.

Dalam keterangannya saat dihubungi dari Palu pada hari Selasa, tanggal 8 Oktober 2024, Sudaryano Lamangkona mengatakan perlu upaya-upaya kolaboratif untuk memperkecil kesenjangan digital di wilayah pedesaan.

Penegasan tersebut juga disampaikan oleh Sudaryano Lamangkona, yang kerap disapa dengan Ano tersebut, ketika menjadi narasumber dalam kegiatan Rural ICT Camp 2024 yang berlangsung di Ujung Genteng, Ciracap, Sukabumi, Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga:
Pj Gubernur Gorontalo Meminta Pemkab Gorontalo untuk Dapat Meningkatkan Sektor Perdagangan Pertanian

Dalam forum tersebut, dia menyoroti pentingnya kolaborasi antara semua pemangku kepentingan dan pemangku kebijakan untuk membangun strategi ekosistem digital berbasis komunitas desa.

Dia menyebutkan tantangan yang dihadapi oleh pemda dalam membangun akses informasi dan komunikasi, seperti kondisi geografis yang sulit dan juga ketersediaan infrastruktur jaringan internet yang belum menjangkau sebagian besar wilayah Provinsi Sulawesi Tengah.

“Aspek kebijakan juga perlu diperkuat antara pemerintah pusat dan juga daerah terkait pembangunan infrastruktur internet dan pemberdayaan masyarakat di sektor digital,” katanya.

Baca Juga:
Bank Indonesia Terus Meningkatkan Digitalisasi Transaksi di Kota Bitung Sulawesi Utara

Dikutip dari Antara, Rural ICT Camp yang berkembang menjadi forum internasional sejak pertama kali diadakan di Kampung Adat Kasepuhan Ciptagelar di tahun 2020, kembali diadakan di Sukabumi, Provinsi Jawa Barat.

Kegiatan ini memiliki tujuan untuk memperkuat peran organisasi sipil dalam pengembangan dan pembangunan teknologi informasi untuk memperkuat kedaulatan digital di wilayah pedesaan.

Acara yang diadakan di tanggal 7 hingga 11Oktober 2024 adalah hasil kolaborasi antara Digital Access Programme atau DAP dan Common Room Networks Foundation.

Baca Juga:
Hendak Serang Kos di Dekat Kantor Benteng Raider Semarang, Sejumlah Pemuda Ditangkap dan Diberi Salam Olahraga oleh TNI

Mengangkat tema Konektivitas Pedesaan dan Ketahanan Iklim, ICT Camp memiliki tujuan memperkuat konektivitas di wilayah pedesaan lewat peningkatan keterampilan teknis dan literasi digital sebagai dukungan terhadap transformasi digital di Indonesia. (Antara)

...

Artikel Terkait

wave

Pj Gubernur Gorontalo Meminta Pemkab Gorontalo untuk Dapat Meningkatkan Sektor Perdagangan Pertanian

Pemkab Gorontalo diminta oleh Pj Gubernur, Rudy Salahuddin, untuk dapat meningkatkan sektor perdagangan pertanian.

Bank Indonesia Terus Meningkatkan Digitalisasi Transaksi di Kota Bitung Sulawesi Utara

Digitalisasi transaksi di Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara, terus dilakukan peningkatan oleh Bank Indonesia.

Hendak Serang Kos di Dekat Kantor Benteng Raider Semarang, Sejumlah Pemuda Ditangkap dan Diberi Salam Olahraga oleh TNI

Lima pemuda ditangkap TNI dan warga usai mencoba menyerang kos di Banyumanik, Semarang. Motif diselidiki.

Dugaan Pungli di SMA Negeri 2 Sanga Desa di Sumatera Selatan Mencuat, Modus Uang Infaq Ramai Dikeluhkan Orang Tua Siswa

Viral! Dugaan adanya pungli di SMA Negeri 2 Sanga Desa dengan modus infaq, orang tua siswa angkat bicara.

Sedang Duduk di Area Masjid, Pemuda Ini Jadi Korban Pengeroyokan Geng Motor di Serpong, Polisi Buru Pelaku

Penganiyaan brutal terjadi di Serpong, Tangerang Selatan. Seorang pemuda dilarikan ke rumah sakit akibat luka bacok.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;