Bacok Warga Saat Tawuran di Cinere Kota Depok, Pelajar Ini Tak Berkutik Saat Ditangkap Polisi

Polisi amankan pelajar AI, pelaku pembacokan dalam tawuran di Depok, aksi ini terjadi akibat salah paham.
Polisi amankan pelajar AI, pelaku pembacokan dalam tawuran di Depok, aksi ini terjadi akibat salah paham. Source: Foto/ilustrasi/Pexels

Depok, gemasulawesi - Tawuran yang melibatkan kelompok remaja kembali memakan korban di Kota Depok. 

Kali ini, seorang warga menjadi korban pembacokan saat mencoba membubarkan aksi tawuran di Jalan Pangkalan Jati II, Cinere.

Korban, yang awalnya hanya ingin menghentikan kericuhan, malah disangka sebagai musuh oleh salah satu pelaku tawuran berinisial AI, seorang pelajar.

Kapolsek Cinere, AKP Pesta Hasiholan, menjelaskan bahwa tawuran ini melibatkan beberapa kelompok remaja yang sudah berencana bentrok melalui media sosial. 

Baca Juga:
Belum Genap 1 Bulan Beroperasi, Bus Trans Jatim Dilempari Batu oleh OTK Saat Melintas di Jembatan Suramadu

Salah satu kelompok tersebut adalah gabungan dari Karang Tengah Bersatu, Warcil, dan Cikident. 

Tawuran yang mereka lakukan tidak dipicu oleh masalah serius, melainkan sekadar aksi gagah-gagahan antarkelompok remaja.

Menurut keterangan dari AI, ia melihat korban, Madinah, membawa cangkul, dan langsung menyangka bahwa Madinah adalah lawannya. 

Tanpa berpikir panjang, AI mengayunkan senjata tajam jenis corbek yang ia bawa, hingga mengenai korban. 

Baca Juga:
Beda Dari yang Lain! Aksi Sekelompok Orang Putar Sound Horeg di Tengah Laut Viral

"Pelaku anak AI melihat korban membawa cangkul dan mengira itu lawannya, kemudian menyerang," ungkap Pesta Hasiholan, pada Rabu, 9 Oktober 2024

Kejadian ini bermula saat AI dan teman-temannya tengah nongkrong di Waduk Lebak Bulus.

Mereka kemudian menerima pesan melalui Instagram dari akun bernama Pijakstreet yang mengajak mereka untuk melakukan tawuran. 

Media sosial, terutama Instagram, telah menjadi salah satu alat komunikasi utama bagi kelompok-kelompok ini untuk merencanakan bentrokan.

Baca Juga:
Uang Rp750 Juta Raib! Ibu di Lubuklinggau Jadi Korban Penipuan Oknum Polisi yang Janjikan Anaknya Lolos Seleksi Polri

Teman AI, MA, yang menjadi admin dari akun Instagram Southregency, menerima pesan langsung (DM) yang berisi tantangan untuk tawuran dari kelompok lawan. 

Tindakan tawuran yang sudah direncanakan ini ternyata juga dimanfaatkan oleh beberapa pihak yang tidak bertanggung jawab untuk dijadikan konten media sosial. 

Beberapa di antara mereka bahkan menyiarkan aksi tawuran tersebut secara langsung.

Pesta Hasiholan juga menambahkan bahwa tidak ada pemicu yang jelas dari tawuran tersebut. 

Baca Juga:
Ternyata Segini Besaran Gaji yang Dikeluhkan Hakim hingga Gelar Cuti Massal, Warganet Bandingkan dengan Guru Honorer

Kelompok-kelompok remaja ini hanya ingin unjuk kebolehan dan merasa gagah dengan melakukan aksi tersebut. 

"Mereka ini hanya ingin terlihat gagah, tidak ada tujuan khusus lainnya," ujarnya.

Polisi kini telah mengamankan AI, dan penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan untuk mengetahui sejauh mana keterlibatan pelaku lainnya dalam aksi tawuran tersebut. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Belum Genap 1 Bulan Beroperasi, Bus Trans Jatim Dilempari Batu oleh OTK Saat Melintas di Jembatan Suramadu

Pelemparan batu terhadap bus Trans Jatim di Suramadu viral. Gubernur Jatim janji ambil tindakan tegas untuk pelaku.

Beda Dari yang Lain! Aksi Sekelompok Orang Putar Sound Horeg di Tengah Laut Viral

Konser sound horeg di laut mencuri perhatian warganet, menawarkan pengalaman unik dan ramah lingkungan.

Uang Rp750 Juta Raib! Ibu di Lubuklinggau Jadi Korban Penipuan Oknum Polisi yang Janjikan Anaknya Lolos Seleksi Polri

Penipuan seleksi anggota Polri terjadi di Lubuklinggau, seorang ibu rumah tangga melaporkan oknum polisi ke Polda Sumsel.

Innalillahi! Pria di Kupang Tewas Usai Terlibat Pertengkaran dengan Sekelompok Orang, Begini Kronologinya

Polisi berhasil menangkap pelaku penikaman setelah insiden tragis mengguncang masyarakat Kupang dan korbannya meninggal dunia.

Lima Perampok Ojol di Jakarta Barat Dibekuk, Polisi Sita Airsoft Gun dan Barang Bukti Ini

Pengemudi ojol jadi korban perampokan dengan senjata. Polisi ringkus lima pelaku, ancaman penjara hingga 12 tahun.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;