Viral! Pemuda Ini Berulah di Minimarket Kendari, Borong Belanjaan Puluhan Keranjang Tapi Tak Mau Bayar

Seorang pemuda viral setelah memborong belanjaan puluhan keranjang di Kendari, namun gagal membayar.
Seorang pemuda viral setelah memborong belanjaan puluhan keranjang di Kendari, namun gagal membayar. Source: Foto/tangkap layar Instagram @fakta.indo

Kendari, gemasulawesi - Sebuah insiden tak biasa mengguncang minimarket di Puuwatu, Kendari, ketika seorang pemuda yang mengaku sebagai Tiktoker memborong belanjaan hingga puluhan keranjang. 

Pemuda tersebut tampaknya tidak memikirkan konsekuensi, karena saat harus membayar, ia gagal memenuhi kewajibannya. 

Peristiwa ini tidak hanya mengundang keheranan, tetapi juga menimbulkan kontroversi di kalangan netizen.

Kejadian itu terjadi ketika pemuda tersebut mengumpulkan berbagai barang belanjaan, dengan total mencapai sekitar Rp 4 juta. 

Baca Juga:
Cagub Maluku Utara Benny Laos Meninggal Dunia Usai Kapalnya Terbakar, Begini Kata Kepala UPTD RSUD Bobong

Dia mengklaim bahwa belanjaan tersebut untuk keperluan kerja di Morowali, Sulawesi Tengah. 

Namun, ketika saatnya tiba untuk melakukan pembayaran, dia tidak memiliki dana yang cukup. 

Sebagai gantinya, ia menawarkan handphone miliknya sebagai jaminan, yang tentu saja menambah emosi pegawai minimarket, terutama karena situasi itu berlangsung saat toko hampir tutup.

Dalam situasi yang penuh tekanan tersebut, pegawai minimarket berusaha untuk menangani masalah ini dengan bijaksana. 

Baca Juga:
Satu Orang Terluka Parah Akibat Bacokan Senjata Tajam dalam Tawuran di Tangerang Selatan, Polisi Buru Pelaku

Namun, keputusan untuk membiarkan pemuda tersebut pergi tanpa membayar dan mengharuskan mereka menyusun kembali semua barang yang telah dikumpulkan, menunjukkan bahwa situasi ini sangat tidak biasa. 

Pemuda tersebut akhirnya meninggalkan minimarket, menyisakan kebingungan dan frustrasi di antara para pegawai.

Kejadian ini langsung menyebar di media sosial dan mendapatkan banyak perhatian. 

Beragam komentar pun muncul, mulai dari kemarahan terhadap tindakan pemuda tersebut. 

Baca Juga:
Keracunan! Pegawai Dinas Perhubungan Pasuruan Mendadak Dilarikan ke Rumah Sakit, Diduga Gegara Minum Ini

"Sepertinya emang niat ngerjain minimarketnya," komentar akun @fen***.

Tak sedikit juga yang merasa kasihan terhadap pegawai yang terpaksa mengurus masalah itu di waktu yang tidak tepat. 

"Kasihan pegawainya harus balikin barang-barangnya sebanyak itu woy," komentar akun @don**.

Beberapa netizen mempertanyakan bagaimana seseorang bisa merasa nyaman melakukan pembelian sebanyak itu tanpa mempersiapkan dana yang cukup.

Baca Juga:
Detik-Detik Speedboat Cagub Maluku Benny Laos Meledak Viral di Media Sosial, Ini Data 5 Orang yang Tewas

"Kalau memang nggak punya uang gak usah belanja sebanyak itu. Gengsi ya mas, biar dikira banyak duit, definisi sok yes," komentar akun @ald***.

Kejadian ini juga membawa kita untuk merenungkan etika dalam berbelanja. 

Di era di mana media sosial memengaruhi banyak aspek kehidupan, termasuk perilaku konsumsi, insiden seperti ini semakin sering muncul. 

Hal ini menunjukkan betapa pentingnya kesadaran akan tanggung jawab pribadi dalam melakukan transaksi. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Cagub Maluku Utara Benny Laos Meninggal Dunia Usai Kapalnya Terbakar, Begini Kata Kepala UPTD RSUD Bobong

Insiden speedboat terbakar merenggut nyawa Benny Laos dan lima penumpang lainnya di Taliabu, Maluku Utara.

Satu Orang Terluka Parah Akibat Bacokan Senjata Tajam dalam Tawuran di Tangerang Selatan, Polisi Buru Pelaku

Terjadi insiden tawuran di Tangerang Selatan. Melibatkan 20 orang bersenjata tajam, satu korban terluka.

Keracunan! Pegawai Dinas Perhubungan Pasuruan Mendadak Dilarikan ke Rumah Sakit, Diduga Gegara Minum Ini

Insiden keracunan pegawai Dishub Pasuruan menjadi perhatian setelah mereka minum cairan berbahaya dari lemari es.

Detik-Detik Speedboat Cagub Maluku Benny Laos Meledak Viral di Media Sosial, Ini Data 5 Orang yang Tewas

Tragedi ledakan speedboat Cagub Benny Laos di Maluku Utara viral, empat korban tewas, penyebab diselidiki.

Kejati Sulteng Bidik Dugaan Tindak Pidana Korupsi 7 Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit di Parigi Moutong

Kejaksaan Tinggi Sulawesi tengah tengah membidik dugaan korupsi pada investasi perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Parigi moutong.

Berita Terkini

wave

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.

Di Balik Sidak Dispenser BBM Parigi: Menantang Nyali Satreskrim Tangkap Aktor Intelektual Penimbun Solar Subsidi

Polres Parigi Moutong lakukan uji tera dan Sidak sejumlah SPBU di Parigi moutong, sehubungan dengan gencarnya kritikan berkaitan BBM Ilegal


See All
; ;