Aksi Liciknya Terungkap! Mantri Bank dan Calo di Pamulang Tangerang Selatan Palsukan Data Debitur untuk Korupsi Miliaran

Mantri KUR bank di Pamulang korupsi Rp 1,2 miliar, pelaku dipecat, perusahaan pastikan dana nasabah tetap aman.
Mantri KUR bank di Pamulang korupsi Rp 1,2 miliar, pelaku dipecat, perusahaan pastikan dana nasabah tetap aman. Source: Foto/Ilustrasi/Freepik

Tangerang Selatan, gemasulawesi - Kasus korupsi kembali mengguncang salah satu bank nasional di Pamulang, Kota Tangerang Selatan. 

Seorang pegawai bank yang bertugas sebagai mantri Kredit Usaha Rakyat (KUR) terbukti melakukan penyelewengan dana sebesar Rp 1,2 miliar. 

Pelaku, berinisial YSK (29), tidak hanya merugikan perusahaan, tetapi juga mencederai kepercayaan publik terhadap lembaga keuangan tersebut.

YSK tidak bekerja sendirian dalam menjalankan aksinya. Ia dibantu oleh seorang calo berinisial DW, yang bertugas memalsukan data calon debitur. 

Baca Juga:
Viral! Mobil Terperosok ke Kali Saat Parkir Paralel dan Tabrak Motor, Netizen Soroti Pengemudi yang Ternyata Perempuan

Dengan data palsu ini, YSK berhasil mencairkan dana KUR secara ilegal dan menumpuk keuntungan pribadi. Namun, tindakan mereka akhirnya terungkap dan menjadi sorotan publik.

Pimpinan cabang bank nasional di Pamulang, Reza Cahya Dwiputra, memberikan keterangan terkait kasus ini. 

Ia menegaskan bahwa perusahaan telah mengambil langkah tegas dengan memecat YSK. Selain itu, kasus ini juga diproses secara hukum untuk memastikan keadilan ditegakkan.

"Perusahaan telah memberikan tindakan tegas berupa pemecatan kepada YSK karena merugikan secara materiil dan immateriil. Kami juga menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan," ujar Reza, Senin, 14 Oktober 2024.

Baca Juga:
Terseret Ombak Besar! Pencarian Pelajar Asal Medan yang Hilang di Pantai Kedung Tumpang Tulungagung Terus Dilakukan

Bank juga memastikan bahwa kasus ini tidak berdampak pada nasabah. Dana nasabah dijamin tetap aman dan tidak ada kerugian yang mereka alami akibat tindakan pelaku. 

Menurut Reza, bank memiliki komitmen untuk menjaga integritas serta menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap segala bentuk pelanggaran hukum dan fraud.

"Kami memastikan tidak ada nasabah yang dirugikan, dan kami terus berkomitmen untuk menjaga kepercayaan mereka," tambah Reza.

Sementara itu, Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang Selatan mengungkapkan bahwa penyelidikan terhadap kasus ini terus dilakukan. 

Baca Juga:
Viral Pelaku Penganiayaan Penjual Martabak di Bandung yang Penuh Amarah Langsung Berubah Sopan Ketika Ditangkap Polisi

YSK dan DW kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan tengah menjalani proses hukum lebih lanjut. 

Menurut informasi dari Kejari, modus operandi yang dilakukan kedua tersangka ini adalah dengan memalsukan dokumen pengajuan kredit dari calon debitur. 

Mereka membuat seolah-olah debitur tersebut memenuhi syarat untuk mendapatkan dana KUR, padahal dokumen tersebut tidak sah.

Tidak hanya itu, pihak kejaksaan juga tengah mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang turut terlibat dalam skema korupsi ini. 

Apabila ditemukan bukti lebih lanjut, tidak menutup kemungkinan bahwa akan ada penambahan tersangka dalam kasus ini. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Viral! Mobil Terperosok ke Kali Saat Parkir Paralel dan Tabrak Motor, Netizen Soroti Pengemudi yang Ternyata Perempuan

Mobil jatuh ke kali di Koja setelah menabrak motor saat parkir. Evakuasi berlangsung selama tiga jam.

Terseret Ombak Besar! Pencarian Pelajar Asal Medan yang Hilang di Pantai Kedung Tumpang Tulungagung Terus Dilakukan

Pelajar terseret ombak besar di Pantai Kedung Tumpang. Tim SAR masih terus melakukan pencarian di lokasi.

Razia Motor Knalpot Brong dan Balap Liar, Polisi Tindak 71 Kendaraan Tanpa Surat di Bundaran HI Jakarta Pusat

Operasi polisi di Sudirman pada akhir pekan berhasil mengamankan 71 motor balap liar dan knalpot brong.

Viral Pelaku Penganiayaan Penjual Martabak di Bandung yang Penuh Amarah Langsung Berubah Sopan Ketika Ditangkap Polisi

Pria yang melakukan aniaya kepada penjual martabak di Bandung Jawa Barat sukses diamankan oleh pihak Kepolisian

Sudah Ditandai Sebagai Pencuri, Wanita di Sukabumi ini Tertangkap Hingga Dapat Salam Olahraga dari Pedagang Pasar

Seorang wanita yang sudah dipantau sering melakukan pencurian barang di pasar Sukabumi berhasil ditangkap oleh salah satu pedagang

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;