Sopir Panik! Minibus di DepokTak Sengaja Seruduk Minimarket, Begini Kronologinya

Sopir tak sengaja injak gas, mobil seruduk minimarket di Depok.
Sopir tak sengaja injak gas, mobil seruduk minimarket di Depok. Source: Foto/dok. Polda Metro Jaya

Depok, gemasulawesi - Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Kota Depok, tepatnya di Jalan Raya Gandul, Limo. 

Insiden yang terjadi pada Rabu, 16 Oktober 2024 ini melibatkan sebuah mobil jenis minibus Toyota Innova dengan nomor polisi B-1080-URI yang menghantam bangunan minimarket. 

Peristiwa tersebut bermula ketika sang pengemudi, Hariyadi, sedang menyelesaikan transaksi pengisian kartu E-Tol di minimarket tersebut. 

Saat hendak meninggalkan lokasi, kecelakaan pun tak terhindarkan. 

Baca Juga:
Profil Diana Kusumastuti, Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR yang Bakal Masuk Jajaran Kabinet Prabowo Subianto

Alih-alih mengendalikan mobil dengan benar, Hariyadi justru secara tidak sengaja menginjak pedal gas, membuat mobil tersebut melompat ke arah depan dan menabrak kaca minimarket.

Menurut keterangan Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Hendra, pengemudi diduga tidak menyadari bahwa gigi mobil dalam posisi maju saat ia berbicara dengan seseorang di dalam mobil. Kondisi ini mengakibatkan mobil melaju tiba-tiba ke depan. 

"Pengemudi diajak bicara yang tidak sadar gigi mobil dalam keadaan maju dan menginjak pedal gas, sehingga mobil lompat dan menabrak kaca depan minimarket," jelas Hendra saat dikonfirmasi.

Kecelakaan ini mengakibatkan kaca depan minimarket pecah, dan beberapa barang yang dipajang di dalamnya mengalami kerusakan. 

Baca Juga:
Pemerintah RI Telah Berhasil Meningkatkan Rasio Kewirausahaan Nasional Menjadi 3,35 Persen

Meski begitu, AKP Hendra memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut. 

Ia juga menyebutkan bahwa saat ini pihak minimarket masih menghitung jumlah kerugian akibat kerusakan tersebut. 

"Akibat kejadian tersebut kaca bagian depan minimarket pecah dan beberapa barang mengalami kerusakan. Untuk besar kerugian belum bisa diperkirakan dan masih dalam proses perhitungan," lanjut Hendra.

Sementara itu, mobil minibus yang dikendarai Hariyadi mengalami kerusakan pada bagian depan. 

Baca Juga:
Pjs Bupati Gorontalo Meminta Hipmi Menjadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah

Meski kecelakaan ini sempat mengejutkan para pengunjung dan karyawan minimarket, situasi dapat diatasi dengan cepat. 

Hendra menambahkan bahwa pengemudi mobil telah bersedia bertanggung jawab atas semua kerusakan yang dialami oleh pihak minimarket. 

"Kejadian tersebut diselesaikan secara musyawarah, dan pihak pengemudi mobil mau bertanggung jawab atas semua kerugian yang dialami oleh minimarket," imbuhnya.

Untungnya, kejadian ini hanya menimbulkan kerusakan material tanpa adanya korban jiwa. 

Baca Juga:
KPU Provinsi Gorontalo Mulai Menyebarkan dan Memasang Spanduk 4 Paslon Gubernur di 729 Desa

Namun, kecelakaan seperti ini mengingatkan kita semua akan pentingnya kewaspadaan dan fokus saat mengemudi, terutama di area ramai seperti parkiran minimarket. 

Dengan selesainya permasalahan ini secara damai, diharapkan kejadian serupa tidak terulang lagi di masa mendatang. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Pjs Bupati Gorontalo Meminta Hipmi Menjadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah

Syukri Botuhihe, yang merupakan Pjs Bupati Gorontalo, meminta Hipmi menjadi motor penggerak ekonomi daerah.

KPU Provinsi Gorontalo Mulai Menyebarkan dan Memasang Spanduk 4 Paslon Gubernur di 729 Desa

Spanduk 4 pasangan calon gubernur mulai disebarkan dan juga dipasang oleh KPU Provinsi Gorontalo di 729 desa/kelurahan.

Kanwil Kemenkumham Sulut Adakan CoP dengan Mengangkat Tema Prosedur Usulan Pengembangan Kompetensi ASN

CoP diselenggarakan oleh Kanwil Kemenkumham Sulut dengan mengangkat tema prosedur usulan pengembangan kompetensi ASN.

Dewan Penasehat Partai Koalisi BERAMAL Sebut Kontribusi Ahmad Ali untuk Masyarakat Sulteng Telah Terbukti

Kontribusi Ahmad Ali untuk masyarakat Sulteng disebutkan oleh Dewan Penasehat Partai Koalisi BERAMAL telah terbukti.

Ikrar Cabup Nizar Rahmatu, Tidak Ada Lagi Warga Parigi Moutong Meregang Nyawa Akibat Rumitnya Sistem Pelayanan Kesehatan

Nizar Rahmatu Berikrar jika dirinya bersama Ardi terpilih dengan Izin Allah, maka yang diutamakan adalah tindakan.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;